Viral Kabel Semrawut di Cipendawa, Pemkot Bekasi Tata Ulang Jaringan ke Bawah Tanah

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bergerak cepat menangani laporan masyarakat terkait kondisi kabel fiber optik yang berserakan di trotoar Jalan Cipendawa. Penanganan ini dilakukan menyusul viralnya sebuah video di media sosial pada Rabu (10/12) kemarin, yang memperlihatkan kondisi semrawut utilitas kota tersebut.

​Video yang beredar luas memperlihatkan kabel fiber optik menjuntai hingga ke tanah, sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan para pejalan kaki dan mengganggu kenyamanan pengguna trotoar. Merespons hal tersebut, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penertiban.

​Respon Cepat DBMSDA: Pemutusan Kabel Bermasalah

​Berdasarkan pantauan di lapangan, kabel-kabel yang sebelumnya berserakan kini telah diputus dan tidak lagi terhubung antar tiang. Langkah ini diambil sebagai tindakan pengamanan awal sebelum proses penataan permanen dilakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Bidang (Kabid) Pemanfaatan Ruang Jalan dan Taman DBMSDA Kota Bekasi, Ronald Achyar, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan penataan intensif di sepanjang lokasi tersebut.

​”Kabel-kabel di udara yang benar-benar semrawut sedang diputus. Saat ini pekerjaan perapihan kabel fiber optik masih terus berjalan,” ujar Ronald kepada awak media, Rabu (10/12/2025) sore.

​Ronald menambahkan bahwa kabel yang sudah diturunkan tersebut nantinya akan segera dipindahkan oleh pihak pelaksana kegiatan atau penyedia layanan internet terkait.

​Relokasi Jaringan ke Bawah Tanah (Ducting)

​Tidak hanya sekadar merapikan kabel yang putus, Pemkot Bekasi memiliki rencana jangka panjang untuk meningkatkan estetika dan keamanan kota. Ronald menjelaskan bahwa penataan ini adalah bagian dari proyek relokasi jaringan utilitas dari udara ke bawah tanah (underground ducting).

​”Nantinya, jaringan utilitas tersebut akan dipindahkan ke dalam tanah. Tujuannya supaya estetika kota lebih terjaga dan yang paling utama adalah untuk memberi keamanan serta kenyamanan bagi masyarakat,” tuturnya.

​Langkah ini dinilai krusial mengingat banyaknya insiden kecelakaan akibat kabel menjuntai di berbagai wilayah Jabodetabek belakangan ini.

​10 Ruas Jalan Lain di Bekasi Juga Ditata

​Penurunan dan perapihan kabel fiber optik ini ternyata tidak hanya terfokus di Jalan Cipendawa Baru saja. Ronald mengungkapkan bahwa pekerjaan serupa tengah dilakukan secara serentak di 10 ruas jalan lainnya yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan di Kota Bekasi.

​”Ada beberapa ruas jalan yang memang sedang kita putus dan kita lakukan penataan, salah satunya Jalan Cipendawa ini,” jelas Ronald.

​Adapun puluhan ruas jalan yang masuk dalam daftar prioritas perbaikan dan penataan kabel fiber optik meliputi:

  • ​Jalan Perjuangan
  • ​Jalan H. Djole
  • ​Jalan Swatantra
  • ​Jalan Pemuda
  • ​Jalan Muchtar Tabrani
  • ​Jalan Caman Raya
  • ​Jalan Bintara
  • ​Jalan Jatimakmur
  • ​Jalan Pejuang

​Dengan adanya penataan massal ini, diharapkan wajah Kota Bekasi akan menjadi lebih rapi dan risiko kecelakaan akibat kabel semrawut dapat diminimalisir secara signifikan.

Punya keluhan terkait fasilitas umum di sekitar Anda? Jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak terkait agar segera ditindaklanjuti demi kenyamanan bersama.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x