Pemkot Bekasi Relokasi Kabel Fiber Optik agar Tata Kota Tak Semrawut

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kabel Fiber Optik Semrawut di Jalan Bintara Raya, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat.

Ilustrasi Kabel Fiber Optik Semrawut di Jalan Bintara Raya, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air ( DBMSDA) Kota Bekasi terus melakukan relokasi kabel fiber optik yang semrawut di berbagai wilayah.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan estetika kota serta mengurangi risiko kecelakaan akibat kabel yang menjuntai di udara.

Relokasi dilakukan secara bertahap dan telah berlangsung selama tiga tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fungsional Teknik Jalan dan Jembatan DBMSDA Kota Bekasi, Firman Gunawan, mengungkapkan bahwa relokasi kabel telah berjalan di beberapa lokasi strategis.

“Upaya kita meminimalisir kondisi yang semrawut dimulai dari relokasi mandiri. Memang bertahap, perjalanan hampir tiga tahun ke belakang ini sudah mulai terlihat efeknya,” ujar Firman kepada RakyatBekasi.com, Minggu (01/06/2025).

Saat ini, relokasi kabel tengah dilakukan di beberapa titik, di antaranya:

  • Pekayon
  • Jalan H Djole
  • Jalan Wibawa Mukti
  • Jalan KH Muchtar Tabrani
  • Jalan Rawatembaga
  • Jalan Juanda (area stasiun)
  • Jalan KH Noer Alie hingga perbatasan DKI Jakarta
  • Sebagian wilayah Jatiasih

Firman menjelaskan bahwa relokasi ini merupakan inisiatif mandiri dari para provider melalui Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).

Pemerintah Kota Bekasi terbantu dengan inisiatif ini karena pembiayaan ditanggung oleh pihak provider, sementara DBMSDA bertugas melakukan monitoring dan pengawasan terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Sebagai langkah lanjutan, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto merencanakan program ducting kabel bersama, yaitu sistem pemindahan kabel ke bawah tanah secara kolektif.

Program ini bertujuan untuk merelokasi seluruh kabel fiber optik di Kota Bekasi agar lebih tertata dan aman.

“Prioritas sekarang optik dulu, di luar PLN. Kalau PLN kan ada risiko, belum lagi kesiapan dari PLN sendiri, kita masih koordinasi lanjutan,” jelas Firman.

Saat ini, kabel fiber optik di Kota Bekasi berasal dari lebih dari 20 operator, dan jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan jaringan internet.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x