Wali Kota Bekasi Siap Bantu Penelusuran Oknum Pembuang Sampah di Bantaran Kali Kebalen

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktifitas pembuangan sampah ke bantaran Kali Kebalen, Kabupaten Bekasi.

Aktifitas pembuangan sampah ke bantaran Kali Kebalen, Kabupaten Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengecam keras aksi pembuangan sampah secara sembarangan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di bantaran Kali Bekasi, tepatnya di Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Aksi pembuangan sampah ini melibatkan sebuah mobil bak dan sekelompok orang yang diduga berasal dari pihak swasta.

Berdasarkan laporan yang diterima, sampah tersebut diduga berasal dari wilayah Kota Bekasi dan sengaja dibuang di wilayah bantaran kali Kabupaten Bekasi. Kejadian ini menuai perhatian serius dari Pemerintah Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira ini tindakan oknum. Kita semua harus bersama-sama menegakkan aturan karena tindakan seperti ini jelas melanggar ketentuan yang berlaku,” tegas Tri Adhianto saat memberikan keterangannya kepada wartawan, Minggu (27/04/2025).

Tri Adhianto memastikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi tidak akan mentolerir tindakan pembuangan sampah yang merusak lingkungan tersebut.

Ia juga membuka kemungkinan untuk bekerja sama dengan pihak terkait dalam melakukan penelusuran terhadap pelaku, jika pihak yang dirugikan meminta kolaborasi dalam investigasi.

“Kami akan memantau perkembangan situasi dan, jika diperlukan, turut serta membantu penelusuran pelaku pembuangan sampah ini,” tuturnya.

Untuk diketahui, pembuangan sampah sembarangan di bantaran kali dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti:

  1. Pencemaran air yang mengancam ekosistem sungai, memengaruhi kualitas air, dan membahayakan kehidupan flora dan fauna di sekitarnya.
  2. Peningkatan risiko banjir, karena sampah yang menumpuk di bantaran kali dapat menyumbat aliran air, terutama saat musim hujan.
  3. Gangguan kesehatan masyarakat, karena sampah yang membusuk dapat menjadi sumber penyakit.

Pemerintah Kabupaten Bekasi sebelumnya juga telah mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah di bantaran kali, mengingat tingginya risiko pencemaran dan dampak lingkungan lainnya.

Tindakan pembuangan sampah sembarangan merupakan pelanggaran hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang menyatakan bahwa pembuangan sampah sembarangan dapat dikenakan sanksi administratif atau pidana.

Selain itu, Peraturan Daerah di tingkat kota dan kabupaten juga mengatur tata kelola sampah dan melarang keras pembuangan sampah di lokasi tidak semestinya.

Wali Kota Bekasi berharap insiden ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak swasta dalam memastikan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

“Saya harap masyarakat Kota Bekasi dan sekitarnya dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kita harus bersama-sama memastikan bahwa pengelolaan sampah dilakukan dengan cara yang benar demi keberlangsungan lingkungan yang sehat,” tutup Tri Adhianto.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau
​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:04 WIB

​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x