15,65 Persen Pasangan Usia Subur di Bekasi Belum Mengakses Layanan KB

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Keluarga Berencana.

ilustrasi Keluarga Berencana.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi mencatat bahwa sebanyak 15,65 persen atau 54.050 Pasangan Usia Subur (PUS) belum mengakses layanan Keluarga Berencana (KB).

Angka ini terhimpun dari jumlah yang tercatat pada tahun 2024 lalu mencapai 338.234 pasangan.

Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB) pada DPPKB Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, mengatakan bahwa angka 15,65 persen tersebut merupakan angka Unmet Need, yakni tolok ukur program KB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unmet Need KB merupakan pasangan yang tidak ingin punya anak lagi atau ingin menjarangkan kehamilan tetapi tidak ber-KB.

“Seharusnya Unmet Need kita di bawah 10 persen, sekarang ini kita sedang mengejar itu. Angka ini menunjukkan kepesertaan KB di Kota Bekasi semakin meningkat,” ujar Dezi kepada wartawan, Kamis (23/01/2025).

Dezi menjelaskan bahwa pasangan yang telah menyatakan ingin menunda kehamilan atau tidak ingin memiliki anak kembali tentunya mengalami risiko.

Seperti pada tahun 2024 lalu, sebagian dari pasangan tersebut telah menyadari risiko dan mengakses KB.

“Padahal itu berisiko, tidak mau punya anak lagi tapi tidak mau ber-KB. Nah sekarang angka itu turun di kita,” ujarnya.

Dezi menerangkan bahwa pada tahun lalu, tercatat ada sebanyak 201.075 pasangan yang mengakses KB di Kota Bekasi. Angka ini terbilang bertambah dengan adanya 18.441 peserta KB baru.

Di sisi lain, dalam upaya pengendalian penduduk, program KB akan meningkatkan ketahanan keluarga dari berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, hingga sosial.

“Kalau penduduknya terkendali, keluarga itu bisa sejahtera. Itu yang membuat pengendalian penduduk itu penting,” ungkapnya.

Tahun ini, sosialisasi kepada masyarakat akan lebih digencarkan melalui berbagai kegiatan dan kader KB yang tersebar di seluruh wilayah di Kota Bekasi. Program Keluarga Berencana saat ini juga telah diperkenalkan kepada siswa di sekolah.

“Kita juga masuk ke sekolah, kita punya duta Generasi Berencana (Genre), mereka adalah siswa. Upaya kita memberi bekal sejak dini,” jelasnya.

Dengan berbagai upaya ini, DPPKB Kota Bekasi berharap dapat menurunkan angka Unmet Need dan meningkatkan kepesertaan KB di Kota Bekasi, sehingga keluarga-keluarga dapat hidup lebih sejahtera dan berencana.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air
Rusuh di HNM Jatisampurna: Jam Operasional Dilanggar, Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji!
Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya
Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas
Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi
Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun
Telan APBD Rp5 Miliar, Progres Pembangunan Wall Climbing Patriot Baru Capai 25 Persen
DPRD Minta Belanja Pegawai Ditekan dan Atasi Krisis Guru, Ini Respons Wali Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:06 WIB

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air

Senin, 14 September 2026 - 10:07 WIB

Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya

Senin, 14 September 2026 - 09:14 WIB

Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas

Senin, 14 September 2026 - 09:03 WIB

Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi

Senin, 14 September 2026 - 08:26 WIB

Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x