223 Kebakaran Guncang Kota Bekasi sepanjang 2026, Korsleting Listrik Mendominasi

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Petugas pemadam dari Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku memadamkan kobaran api.

Ilustrasi Petugas pemadam dari Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku memadamkan kobaran api.

  • ​Total Insiden: Tercatat 223 kasus kebakaran di Kota Bekasi periode Januari – 5 Agustus 2026.
  • ​Faktor Dominan: Korsleting listrik menjadi pemicu utama dengan 121 kejadian.
  • ​Faktor Lain: Pembakaran sampah di lahan kosong memicu 37 titik api.
  • ​Tren Kenaikan: Meningkat tajam hingga 24,6% dibanding periode yang sama pada 2025.

​Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mencatat lonjakan kasus kebakaran yang signifikan sepanjang tahun 2026.

Tercatat sebanyak 223 insiden amukan si jago merah telah menghanguskan berbagai titik di wilayah Kota Bekasi terhitung sejak awal Januari hingga 5 Agustus 2026, dengan insiden akibat korsleting listrik menduduki peringkat teratas.

​Mengapa Kasus Kebakaran di Kota Bekasi Meningkat Tajam?

​Tingkat kebakaran di Kota Bekasi tahun ini melonjak drastis hingga 24,6 persen jika disandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemadaman pada Disdamkarmat Kota Bekasi, Muhammad Reward Aprial, mengungkapkan bahwa kelalaian masyarakat terhadap instalasi listrik menjadi penyumbang musibah terbesar.

​”Dengan rata-rata dari kejadian tersebut, pemicu kebakaran dari adanya korsleting listrik. Masih menjadi faktor utama dari pelaporan yang masuk yakni mencapai 121 kejadian,” kata Muhammad Reward Aprial kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (06/08/2026).

​Selain instalasi kelistrikan yang bermasalah, faktor kecerobohan lingkungan turut memperparah situasi dan memicu insiden susulan.

“Lantaran angka kebakaran pada tahun lalu, tercatat sebanyak 179 kejadian kebakaran, dan sisanya pada tahun 2026 ini ada kejadian pembakaran sampah yang tercatat pada lahan kosong sebanyak 37 kejadian,” ujarnya.

​Apa Langkah Antisipasi Disdamkarmat Menghadapi Puncak Kemarau?

​Menghadapi musim kemarau yang rawan memicu titik api baru, Disdamkarmat Kota Bekasi memastikan ketersediaan armada dan menyiagakan seluruh personel pemadam di setiap pos sektor.

Di sisi lain, Reward sangat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada serta melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi fisik instalasi kelistrikan rumah.

​”Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan instalasi listrik yang sudah tidak layak, tidak menumpuk colokan listrik secara berlebihan, serta memastikan peralatan elektronik dimatikan apabila tidak digunakan dalam waktu lama,” tuturnya.

[baca juga: Skandal Perselingkuhan dan Perbuatan Asusila Dua Pegawai Disdamkarmat Kota Bekasi di Toilet Mako]

​”Kami terus meningkatkan kesiapsiagaan personel maupun sarana pendukung. Harapannya, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan sehingga angka kejadian kebakaran di Kota Bekasi dapat ditekan,” pungkasnya.

​Masyarakat Kota Bekasi diimbau untuk segera menghubungi layanan darurat Disdamkarmat terdekat apabila melihat titik api.

​Bagikan informasi penting ini kepada keluarga dan tetangga Anda agar terhindar dari bahaya korsleting listrik! Jangan lupa tinggalkan komentar Anda terkait kewaspadaan kebakaran di lingkungan tempat tinggal Anda, dan baca juga artikel terkait layanan publik lainnya di RakyatBekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas SiLPA Membengkak! Serapan Anggaran Baru 58 Persen, Wali Kota Bekasi Desak OPD Kebut Belanja
Geger WNA Punya KTP Lokal di Jatisampurna, Disdukcapil Kota Bekasi Ungkap Fakta Sebenarnya
Usai Bongkar 88 Bangli Tanahfit, DBMSDA Kota Bekasi Kebut Normalisasi Kali Irigasi Medansatria
Syarat Mutlak Perlinsos: Disdukcapil Kota Bekasi Desak Warga Segera Aktivasi IKD untuk Bansos Digital
Cegah Salah Sasaran, Pemkot Bekasi Rilis Sistem Bansos Digital dan Ajak Warga Jadi Agen “Peduli Tetangga”
Drainase Cut Mutia Bekasi Amblas, BPJN Targetkan Perbaikan Seminggu
Skandal Upah Pungut Ratusan Juta Camat dan Lurah: GMBI Tuntut Transparansi Pemkot Bekasi
Tragedi Bakar Obat Nyamuk di Kaliabang Tengah: Dua Nyawa Melayang, Kerugian Capai Rp500 Juta
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Awas SiLPA Membengkak! Serapan Anggaran Baru 58 Persen, Wali Kota Bekasi Desak OPD Kebut Belanja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Usai Bongkar 88 Bangli Tanahfit, DBMSDA Kota Bekasi Kebut Normalisasi Kali Irigasi Medansatria

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Syarat Mutlak Perlinsos: Disdukcapil Kota Bekasi Desak Warga Segera Aktivasi IKD untuk Bansos Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Cegah Salah Sasaran, Pemkot Bekasi Rilis Sistem Bansos Digital dan Ajak Warga Jadi Agen “Peduli Tetangga”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Drainase Cut Mutia Bekasi Amblas, BPJN Targetkan Perbaikan Seminggu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x