241 Kasus Gangguan Ginjal Akut Tersebar di 22 Provinsi

- Jurnalis

Senin, 24 Oktober 2022 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim B. Yanuarso mengungkapkan hingga saat ini gangguan ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI) sudah mencapai 241 dari 22 provinsi yang tersebar di Indonesia.

“Berdasarkan pelaporan, bulan Oktober itu paling banyak 110, bukan berarti kasusnya melonjak tapi baru dilaporkan di bulan Oktober,” katanya, Minggu (21/10/2022).

Berdasarkan jumlah kelompoknya berdasarkan usia konsisten di 1-5 tahun sebanyak 153 orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nah profil klinisnya ada yang saluran cerna, ada yang demam, saluran nafas dan gejala AKI nya adalah anuria atau tidak ada kencing sama sekali,” lanjutnya.

Berikut Status Gangguan Ginjal Akut di 22 Provinsi

  1. DKI Jakarta
    Meninggal: 28 orang
    Dalam Pengobatan: 22 orang
    Sembuh: 7 0rang
  2. Jawa Barat
    Meninggal: 17 orang
    Dalam Pengobatan: 13 orang
    Sembuh: 3 orang
  3. Aceh
    Meninggal: 21 orang
    Dalam Pengobatan: 6 orang
    Sembuh: 4 orang
  4. Jawa Timur
    Meninggal: 14 orang
    Dalam Pengobatan: 7 orang
    Sembuh: 9 orang
  5. Sumatera Barat
    Meninggal: 13 orang
    Dalam Pengobatan: 5 orang
    Sembuh: 4 orang
  6. Bali
    Meninggal: 10 orang
    Dalam Pengobatan: 2 orang
    Sembuh: 4 orang
  7. Sumatera Utara
    Meninggal: 7 orang
    Dalam Pengobatan: 2 orang
    Sembuh: 3 orang
  8. Banten
    Meninggal: 5 orang
    Dalam Pengobatan: 2 orang
    Sembuh: 3 orang
  9. DI Yogyakarta
    Meninggal: 2 orang
    Dalam Pengobatan: 3 orang
    Sembuh: 1 orang
  10. Jawa Tengah
    Meninggal: 3 orang
    Dalam Pengobatan: 2 orang
    Sembuh: –
  11. Jambi
    Meninggal: 1 orang
    Dalam Pengobatan: 1 orang
    Sembuh: 1 orang
  12. Kalimantan Selatan
    Meninggal: 3 orang
    Dalam Pengobatan: –
    Sembuh: –
  13. Nusa Tenggara Barat
    Meninggal: 2 orang
    Dalam Pengobatan: –
    Sembuh: –
  14. Nusa Tenggara Timur
    Meninggal: 2 orang
    Dalam Pengobatan: –
    Sembuh: –
  15. Sulawesi Tenggara
    Meninggal: 1 orang
    Dalam Pengobatan: 1 orang
    Sembuh: –
  16. Bengkulu
    Meninggal: 1 orang
    Dalam Pengobatan: –
    Sembuh: –
  17. Kalimantan Utara
    Meninggal: –
    Dalam Pengobatan: 1 orang
    Sembuh: –
  18. Kep. Bangka Belitung
    Meninggal: –
    Dalam Pengobatan: 1 orang
    Sembuh: –
  19. Kepulauan Riau
    Meninggal: 1 orang
    Dalam Pengobatan: –
    Sembuh: –
  20. Lampung
    Meninggal: –
    Dalam Pengobatan: 1 orang
    Sembuh: –
  21. Papua
    Meninggal: 1 orang
    Dalam Pengobatan: –
    Sembuh: –
  22. Sumatera Selatan
    Meninggal: 1 orang
    Dalam Pengobatan: –
    Sembuh: –


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keselamatan Harga Mati! Taksi Green SM Gandeng Korlantas Polri
Kemenkes Awasi Hantavirus, Warga Bekasi Diminta Waspada Tikus!
Waspada! 4 Kasus Hantavirus Muncul di Jakarta, Bekasi Aman?
15 Ribu Buruh Bekasi Serbu Jakarta, Tuntut Hapus Outsourcing!
KRL Bekasi Timur-Cikarang Normal, Menhub Pastikan Jalur Aman Beroperasi
Usai Sidak, Kemenhub Dalami Audit Operasional Taksi Green SM
Pasca Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur, Ditjen Hubdat Periksa Pool Taksi Green SM
Pasca Kecelakaan KA, Menhub Pastikan Stasiun Bekasi Timur Buka Siang Ini, Aman?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:31 WIB

Keselamatan Harga Mati! Taksi Green SM Gandeng Korlantas Polri

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:57 WIB

Kemenkes Awasi Hantavirus, Warga Bekasi Diminta Waspada Tikus!

Senin, 11 Mei 2026 - 20:51 WIB

Waspada! 4 Kasus Hantavirus Muncul di Jakarta, Bekasi Aman?

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:46 WIB

15 Ribu Buruh Bekasi Serbu Jakarta, Tuntut Hapus Outsourcing!

Rabu, 29 April 2026 - 16:14 WIB

KRL Bekasi Timur-Cikarang Normal, Menhub Pastikan Jalur Aman Beroperasi

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x