Jadi Stimulan Pengawasan Pilkada, Bawaslu Gelar ‘TOT’ PTPS bagi Panwascam se-Kota Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu Kota Bekasi menyelenggarakan Training Of Trainer (TOT) Modul Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dan Pengawasan Logistik serta Pendistribusian bagi Panwascam se-Kota Bekasi di Hotel Ibis Style Bekasi Jatibening, Selasa (05/11/2024).

Bawaslu Kota Bekasi menyelenggarakan Training Of Trainer (TOT) Modul Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dan Pengawasan Logistik serta Pendistribusian bagi Panwascam se-Kota Bekasi di Hotel Ibis Style Bekasi Jatibening, Selasa (05/11/2024).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi menyelenggarakan Training Of Trainer (TOT) Modul Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dan Pengawasan Logistik serta Pendistribusian untuk Panwascam di seluruh Kota Bekasi jelang pelaksanaan Pilkada 27 November mendatang.

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Pusdiklat Bawaslu Kota Bekasi Basan Saiful Nurdin mengatakan bahwa kegiatan pada hari ini merupakan tindak lanjut, selepas pihaknya melantik 3.673 Petugas PTPS se-kota Bekasi.

“Kemudian pentingnya TOT, karena masih ada beberapa Bimtek yang harus kita lakukan di Panwascam masing-masing salah satunya untuk mengupayakan SDM yang unggul. Kita belajar dari Pemilu ataupun Pilkada sebelumnya, yang dimana hampir sama berkaitan kendala soal PTPS yang tidak mampu mengejawantahkan berkaitan dengan teknis yang ada di lapangan,” ucap Basan saat ditemui RakyatBekasi.com di Hotel Ibis Style Bekasi Jatibening, Selasa (05/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bimtek yang dilakukan pada seluruh Panwascam akan berlangsung selama dua hari terhitung mulai hari ini hingga Rabu (06/11/2024) esok.

Dengan, Bimtek diselenggarakan untuk selanjutnya disampaikan ke Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD) dan dilanjutkan langsung dengan Pengawas TPS (PTPS).

Selain itu, pihaknya juga menggarisbawahi bahwa Bimtek terhadap Panwascam sebagai wujud antisipasi dari potensi-potensi gangguan yang mungkin terjadi pada penyelenggaraan Pilkada, agar bisa segera terselesaikan dan tertangani sesegera mungkin.

“Pemilu dan Pilkada itu kan menjadi bagian rutinitas, adanya peristiwa yang kita melihat dari rutinitas sebelumnya. ketika bicara persoalan, ketika bicara sebuah hambatan itu memang berawal dari akar rumput yang kita punya pengawas di tingkat TPS,” katanya.

“Yang di mana kita mau mengupayakan mengedepankan SDM kita agar lebih unggul. Karena memang PTPS seringkali dijadikan wadah, konsultasi. Baik masyarakat maupun KPPS, maupun saksi yang ada di lapangan,” sambungnya.

Sehingga, ketika PTPS tidak bisa mengatasi pertanyaan-pertanyaan di lapangan ini yang menjadi catatan, ini yang menjadi persoalan rekan-rekan PTPS di Pemilu kemarin.

“Baik, antisipasi dari kurangnya Surat Suara ataupun Potensi Pemungutan Suara Lanjutan atau Ulang. Dari
Potensi dini yang lebih diperhatikan, baik dari setiap kejanggalan yang nantinya mungkin akan terjadi,” imbuhnya.

Ke depannya, kata dia, Bimtek ini menjadi modal bagi mereka terkait teknis dan juga tahapan dalam penyelenggaraan Pilkada bisa berjalan baik pada pelaksanaannya mendatang.

“Jangan sampai kemudian menjadi pengawas TPS, tapi tidak mengetahui teknisnya kan begitu. Jangan sampai kemudian ini terjadi pada saat hari H pencoblosan,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Badai OTT Fahd Arafiq Hantam Golkar Kota Bekasi: Bagaimana Nasib Faisal, Adelia dan Rusman?
Bahlil Tegaskan Tak Ada Anak Emas di Musda Golkar Kota Bekasi, Bagaimana Nasib Ranny Usai Suami Terjaring OTT KPK?
Didorong Akar Rumput Pimpin DPD Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Nofel Saleh Hilabi Beri Respons Menyejukkan
​”Suruh Belajar Lagi!” Sentil Citra Lifia Bela Gema Kosgoro Sekaligus Tolak Ranny Fadh
Konstelasi Musda Golkar Kota Bekasi Berubah Drastis Usai OTT KPK, 5 Nama Kuat Panaskan Bursa Ketua
Dicap Red Flag, Kader Muda Tolak Keras Ranny Fahd Pimpin DPD Golkar Kota Bekasi
Hattrick Korupsi! Politisi Golkar Fahd Arafiq Kembali Jadi Tersangka KPK Kasus HGB, Begini Respons Partai
Misteri Keberadaan Nusron Wahid Usai Anak Buahnya Terjerat OTT KPK, Begini Reaksi Golkar!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 23:07 WIB

Badai OTT Fahd Arafiq Hantam Golkar Kota Bekasi: Bagaimana Nasib Faisal, Adelia dan Rusman?

Rabu, 16 September 2026 - 19:27 WIB

Bahlil Tegaskan Tak Ada Anak Emas di Musda Golkar Kota Bekasi, Bagaimana Nasib Ranny Usai Suami Terjaring OTT KPK?

Rabu, 16 September 2026 - 15:59 WIB

Didorong Akar Rumput Pimpin DPD Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Nofel Saleh Hilabi Beri Respons Menyejukkan

Rabu, 16 September 2026 - 14:58 WIB

​”Suruh Belajar Lagi!” Sentil Citra Lifia Bela Gema Kosgoro Sekaligus Tolak Ranny Fadh

Rabu, 16 September 2026 - 12:42 WIB

Konstelasi Musda Golkar Kota Bekasi Berubah Drastis Usai OTT KPK, 5 Nama Kuat Panaskan Bursa Ketua

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x