Misteri Keberadaan Nusron Wahid Usai Anak Buahnya Terjerat OTT KPK, Begini Reaksi Golkar!

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/09/2026).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/09/2026).

  • ​KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kementerian ATR/BPN pada Senin (14/09/2026).
  • ​Menteri ATR/BPN Nusron Wahid absen dan tidak terlihat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR pasca-OTT tersebut.
  • ​Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku tidak mengetahui pasti lokasi Nusron dan menduga ia sedang menjalankan tugas luar.
  • ​KPK telah menetapkan lima tersangka dari 17 orang yang diamankan, melibatkan pejabat kementerian hingga elit politik dan swasta.

​KEBERADAAN MENTERI ATR/BPN NUSRON WAHID kini menjadi sorotan tajam publik setelah dirinya absen dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI pada Selasa (15/09/2026).

Absennya Nusron terjadi tepat sehari pasca Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan mega korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di instansi yang dipimpinnya.

Menanggapi situasi panas ini, pimpinan Partai Golkar mengaku tidak memantau posisi pasti kadernya tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Misteri Keberadaan Nusron Wahid Pasca OTT KPK Kementerian ATR/BPN

​Absennya petinggi kementerian di tengah badai OTT memunculkan beragam spekulasi di tengah masyarakat dan elite politik.

Pihak Partai Golkar, tempat Nusron bernaung, segera memberikan klarifikasi terkait teka-teki keberadaannya.

​”Ya kan kami tidak dalam posisi untuk ngecek tiap hari absen semua kader-kader kami ya. Saya kira Pak Nusron juga pasti ada tugas lain tentunya,” kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).

​Mengapa Menteri Nusron Wahid Absen di RDP Komisi II DPR?

​Ketidakhadiran Menteri Nusron Wahid dalam RDP bersama Komisi II DPR diklaim karena adanya penugasan kedinasan lain di luar agenda parlemen.

Menurut Ahmad Doli Kurnia, absennya seorang menteri dari agenda rapat di Senayan bukanlah sebuah kejanggalan administratif selama kementerian mengirimkan perwakilan yang berkompeten.

​”Yang penting kan perwakilan dari kementerian itu hadir. Saya kira Pak Nusron juga punya masih punya tugas di luar, sehingga tidak bisa hadir di Komisi II gitu,” ungkapnya.

​Apa Harapan Golkar Terkait Kasus Korupsi HGB Ini?

​Partai Golkar sangat berharap agar kasus rasuah pengurusan HGB yang sedang dibongkar KPK ini tidak merembet ke level pimpinan tertinggi di Kementerian ATR/BPN.

Doli menegaskan bahwa informasi yang mengaitkan Nusron dengan kasus ini diharap hanya sebatas isu belaka, seraya mendoakan agar sang menteri bersih dari jerat hukum.

​”Kami berharap tidak ada keterlibatannya dengan Pak Nusron ya. Mudah-mudahan itu juga hanya sekadar informasi, isu lah kira-kira begitu ya. Semoga beliau baik-baik saja dan tidak terlibat dalam masalah ini,” tandasnya.

​Siapa Saja Tersangka OTT KPK di Kementerian ATR/BPN?

​KPK resmi menetapkan lima orang sebagai tersangka usai mengamankan 17 individu dalam operasi senyap lintas wilayah pada Senin (14/09/2026) lalu.

Para tersangka ini berasal dari latar belakang birokrat pemerintahan, politikus terkemuka, mantan kepala daerah, hingga bos perusahaan swasta.

​Berikut adalah daftar lima tersangka yang telah ditetapkan dari hasil gelar perkara KPK:

  • ​Lampri: Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN.
  • ​I Sontang Coin Manurung: Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor.
  • ​Fahd El Fouz Arafiq alias Fahd Arafiq: Ketua DPP Partai Golkar.
  • ​Arif Sugiyanto alias Gus Arif: Mantan Bupati Kebumen.
  • ​Adrianto Pitojo Adhi: Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk.

​Skandal OTT KPK di lingkungan Kementerian ATR/BPN ini dipastikan akan terus dikembangkan oleh penyidik dan berpotensi membuka fakta baru dalam kartel korupsi sektor pertanahan.

Publik kini menanti langkah progresif penegak hukum serta kejelasan transparansi dari kementerian terkait.

​Jangan lewatkan perkembangan terbaru seputar investigasi kasus korupsi pemerintahan dan isu publik lainnya. Bagikan artikel ini, tinggalkan komentar Anda, dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi
Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput
Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup
Tanda Tangan Dicatut Oknum! Senior Golkar Medansatria Bantah Keras Isu Penolakan Plt Ketua PK
Lepas dari PPP, Gus Shol Dapat ‘Karpet Merah’ Pimpin Golkar Kota Bekasi?
Jokowi Safari Politik ke Bekasi, Hasto Lontarkan Sindiran Keras: PDIP Pilih Politik Kemanusiaan!
Prabowo Tunjuk Komjen Suyudi Jadi Calon Kapolri Baru, PDIP Tuntut Reformasi Total Bukan Wacana
Turbulensi Golkar Kota Bekasi: Isu Pemecatan Ketua PK Memanas, Ade Puspitasari Diingatkan ‘Kacang Lupa Kulit’
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Tanda Tangan Dicatut Oknum! Senior Golkar Medansatria Bantah Keras Isu Penolakan Plt Ketua PK

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Lepas dari PPP, Gus Shol Dapat ‘Karpet Merah’ Pimpin Golkar Kota Bekasi?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x