Pemkot Bekasi Larang OPD Terima Gratifikasi Jelang Hari Raya Idul Fitri 2025

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wali Kota Bekasi.

Kantor Wali Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi secara tegas melarang seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungannya untuk menerima bentuk gratifikasi apapun terkait dengan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Larangan ini dimaksudkan untuk mencegah praktik korupsi dan menjaga integritas para pegawai negeri, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non-ASN, serta Penyelenggara Negara.

Inspektur Daerah Kota Bekasi, Iis Wisynuwati, menyampaikan bahwa larangan tersebut merujuk pada Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor: 700/1324/ITKO. Irban UPD tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi terkait Hari Raya Idul Fitri di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Surat edaran ini ditujukan kepada seluruh pegawai negeri, baik ASN maupun Non-ASN, serta Penyelenggara Negara di lingkungan Kota Bekasi. Kami menghimbau mereka untuk tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun,” ujar Iis dalam keterangannya, Jumat (21/03/2025).

Iis Wisynuwati menjelaskan bahwa larangan ini dikeluarkan untuk memastikan integritas dan profesionalisme para pegawai negeri.

Pemerintah Kota Bekasi berharap aturan ini dipedomani secara ketat oleh seluruh aparatur pemerintah daerah. Larangan ini juga bertujuan untuk mencegah potensi konflik kepentingan yang dapat merugikan pelayanan publik.

“Langkah ini diambil untuk menjaga agar tidak ada praktik yang dapat merusak integritas dan profesionalisme Pegawai Negeri serta Penyelenggara Negara,” jelas Iis.

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa sanksi akan diberikan kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran terhadap aturan ini.

Sanksi tersebut akan merujuk pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 Jo UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi, khususnya pasal 12b. Aturan ini mengatur bahwa penerimaan gratifikasi tanpa pelaporan dapat dikenakan tindak pidana.

Sebagai bentuk pengecualian, pegawai negeri atau Penyelenggara Negara yang menerima gratifikasi dapat melaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam batas waktu maksimal 30 hari kerja, atau kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) dalam batas waktu maksimal 10 hari kerja sesuai pasal 12c UU tersebut.

Pemkot Bekasi berharap kebijakan ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari praktik gratifikasi dan korupsi, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Inspektur Daerah Kota Bekasi juga mengingatkan seluruh pihak untuk mematuhi aturan yang ditetapkan dan menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab.

“Kami berharap aturan ini dapat mendorong kesadaran aparatur pemerintah untuk menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan tata kelola yang bersih dan transparan,” tutup Iis.

Sebagai bagian dari komitmennya dalam pencegahan korupsi, Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya memperkuat pengendalian gratifikasi melalui edukasi dan sosialisasi kepada pegawai negeri serta masyarakat.

Surat Edaran Wali Kota diharapkan menjadi pedoman yang efektif dalam menjaga integritas seluruh aparatur dan Penyelenggara Negara di Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak
Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah
Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun
Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026
Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51 WIB

Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:01 WIB

Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x