Jelang Mudik Lebaran 2025, Dishub Petakan Jalur Titik Rawan Macet di Kota Bekasi

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemudik pengguna kendaraan roda dua sedang melintasi Kota Bekasi.

Pemudik pengguna kendaraan roda dua sedang melintasi Kota Bekasi.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah memetakan sejumlah titik ruas jalan yang berpotensi menjadi area rawan kepadatan arus lalu lintas selama pelaksanaan Mudik Lebaran 2025.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pergerakan besar-besaran kendaraan bermotor di wilayah Kota Bekasi, yang diperkirakan akan terjadi mulai H-7 Lebaran.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi, Teguh Indrianto, menyampaikan bahwa titik potensi kemacetan telah dipetakan melalui tiga jalur utama, yakni Jalur Utara, Jalur Tengah, dan Jalur Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penetapan jalur ini bertujuan memberikan panduan bagi pemudik untuk menghindari area yang rawan kemacetan.

Pemetaan Potensi Hambatan di Jalur Utara

Jalur Utara meliputi ruas Jalan Sultan Agung dan Jenderal Sudirman, yang menjadi jalur utama bagi pemudik.

Teguh menyebutkan sejumlah titik potensi hambatan di wilayah ini, di antaranya:

  • Kranji: Kepadatan kendaraan di area ini diperparah dengan proyek di sekitar pusat kota serta adanya perlintasan kereta api.
  • Proyek Bekasi: Lokasi yang berdekatan dengan pusat kota menjadi salah satu penyebab tingginya volume lalu lintas.
  • Pasar Baru Terminal: Aktivitas pasar tumpah menambah kepadatan di sekitar terminal, sehingga menjadi titik rawan kemacetan.

Potensi Kemacetan di Jalur Tengah

Untuk Jalur Tengah, yang meliputi kawasan Kalimalang, Dishub mengidentifikasi potensi hambatan lalu lintas di titik-titik berikut:

  • Sumber Artha: Tingginya volume kendaraan di area ini menjadi penyebab utama kemacetan.
  • Wilayah Galaxy: Kepadatan lalu lintas yang konsisten membuat kawasan ini perlu pengawasan khusus.
  • Simpang BCP: Lokasi ini menjadi pertemuan jalur Utara dan Tengah serta pusat Central Business District (CBD) Kota Bekasi, sehingga sering mengalami kepadatan.

Hambatan di Jalur Selatan

Sementara itu, Jalur Selatan yang berada di sekitar wilayah Narogong memiliki beberapa titik rawan kemacetan, di antaranya:

  • Cipendawa: Penyempitan jalur menjadi penyebab utama hambatan di area ini.
  • Kemang Pratama: Tingginya volume kendaraan memicu kemacetan di kawasan ini.
  • Rawa Panjang: Kepadatan kendaraan terus meningkat, menjadikannya salah satu titik yang perlu penanganan khusus.

Opsi Jalur Alternatif untuk Pemudik

Dishub Kota Bekasi telah memetakan sejumlah jalur alternatif bagi pemudik agar dapat melintasi wilayah Kota Bekasi tanpa terjebak kemacetan. Berikut adalah detail jalur yang telah disiapkan:

Jalur Utara:
        • Jakarta – Jalan Sultan Agung – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Ahmad Yani – Jalan Cut Meutia – Jalan Ir. H. Juanda – Bulak Kapal – Tambun
        • Jakarta – Jalan Sultan Agung – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Cut Meutia – Bulak Kapal – Tambun
        • Jakarta – Jalan Sultan Agung – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Sersan Aswan – Jalan Cut Meutia – Jalan Ir. H. Juanda – Bulak Kapal – Tambun
        Jalur Tengah:
          • Jakarta – Jalan KH Noer Ali – Jalan M. Hasibuan – Jalan Chairil Anwar – Jalan Cempaka (Margahayu) – Jalan Kalimalang – Grand Wisata
          Jalur Selatan:
            • Bogor – Jalan Siliwangi – Jalan Cut Meutia – Jalan Ir. H. Juanda – Bulak Kapal – Tambun

            Kesiapan Menghadapi Arus Mudik H-7

            Mulai H-7 Lebaran, pergerakan kendaraan di Kota Bekasi diperkirakan meningkat secara signifikan.

            Dishub Kota Bekasi telah mempersiapkan langkah antisipasi, termasuk penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan, pemasangan rambu lalu lintas tambahan, serta penyediaan informasi jalur alternatif kepada masyarakat.

            “Kami berharap langkah ini dapat membantu pemudik untuk melintasi wilayah Kota Bekasi dengan lancar dan aman. Dengan pemetaan yang baik dan pengawasan intensif, kami optimis dapat mengurangi potensi kemacetan,” tutup Teguh Indrianto.

            Dengan persiapan yang matang, Dishub Kota Bekasi berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik selama masa Mudik Lebaran 2025.

            Visited 228 times, 3 visit(s) today

            Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

            Berita Terkait

            Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan
            Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega
            Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air
            Calon Kepala Puskesmas di Kota Bekasi Wajib Miliki STR dan Sertifikasi Izin Praktik
            Wacana CFD Alun-Alun Hasibuan Mandek, Dishub Belum Beri Restu
            Miris! Senggol Motor di Mustikajaya, Ibu Diludahi dan Balita Dipukul
            Vespa Rp50 Juta Raib di Parkiran Circle-K, Korban Kecewa Kinerja Polrestro Bekasi Kota
            Pemkot Bekasi Subsidi Rp3 Juta per Siswa, 56 Sekolah Swasta Kini Gratis
            0 0 votes
            Article Rating
            Subscribe
            Notify of

            Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

            0 Comments

            Berita Terkait

            Selasa, 9 Juni 2026 - 11:24 WIB

            Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan

            Selasa, 9 Juni 2026 - 10:10 WIB

            Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega

            Senin, 8 Juni 2026 - 22:32 WIB

            Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air

            Senin, 8 Juni 2026 - 18:26 WIB

            Calon Kepala Puskesmas di Kota Bekasi Wajib Miliki STR dan Sertifikasi Izin Praktik

            Senin, 8 Juni 2026 - 15:55 WIB

            Wacana CFD Alun-Alun Hasibuan Mandek, Dishub Belum Beri Restu

            Berita Terbaru

            error: Content is protected !!
            0
            Would love your thoughts, please comment.x
            ()
            x