Psikolog Eka Hospital: Stres di Tempat Kerja Bisa Jadi ‘Bom Waktu’, Kenali Tanda dan Cara Mengatasinya

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Psikolog Annisa Axelta M.Psi hadir sebagai pembicara dalam 'Bincang Santai Kesehatan' yang digelar Eka Hospital Bekasi di Kafe Soedi Mampir Bekasi Selatan, Selasa (29/07/2025).

Dokter Psikolog Annisa Axelta M.Psi hadir sebagai pembicara dalam 'Bincang Santai Kesehatan' yang digelar Eka Hospital Bekasi di Kafe Soedi Mampir Bekasi Selatan, Selasa (29/07/2025).

Tekanan pekerjaan yang tinggi, tenggat waktu yang ketat, dan hubungan yang kurang harmonis dengan rekan kerja seringkali memicu stres.

Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa menjadi ‘bom waktu’ yang merusak kesehatan mental dan menurunkan produktivitas.

Isu krusial ini menjadi sorotan utama dalam acara “Bincang Santai Kesehatan” yang diselenggarakan oleh Eka Hospital Bekasi di Kafe Soedi Mampir, Bekasi Selatan, Selasa (29/07/2025). Menghadirkan Psikolog Annisa Axelta, M.Psi., acara ini mengupas tuntas pentingnya kesehatan mental di tempat kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa Kesehatan Mental di Kantor Penting?

Psikolog Eka Hospital Bekasi, Annisa Axelta, menegaskan bahwa kesehatan mental di lingkungan kerja seringkali disepelekan.

Padahal, dampaknya sangat signifikan tidak hanya bagi karyawan secara individu, tetapi juga bagi perusahaan secara keseluruhan.

“Kesehatan mental di tempat kerja merujuk pada kondisi emosional, psikologis, dan sosial seseorang. Ini mencakup kemampuan mengelola stres, berinteraksi positif dengan rekan kerja, dan berkontribusi secara produktif,” jelas Annisa.

Menurutnya, lingkungan kerja yang sehat secara mental terbukti dapat mendukung kesejahteraan karyawan, yang pada akhirnya akan mengurangi tingkat absensi dan meningkatkan produktivitas perusahaan.

Jenis Gangguan Mental yang Sering Muncul

Annisa memaparkan beberapa jenis gangguan kesehatan mental yang umum terjadi dan seringkali dipicu atau diperparah oleh faktor-faktor di lingkungan kerja. Beberapa di antaranya adalah:

  • Stres Kerja: Timbul akibat tekanan dan tuntutan pekerjaan yang berlebihan.
  • Kecemasan (Anxiety): Rasa khawatir berlebihan terhadap berbagai aspek pekerjaan.
  • Depresi: Perasaan sedih mendalam dan kehilangan minat yang berlangsung lama.
  • Burnout: Kondisi kelelahan emosional, fisik, dan mental akibat stres berkepanjangan.
  • Gangguan Panik: Serangan panik mendadak yang disertai gejala fisik intens.

Stres: Bisa Jadi Baik, Tapi Berisiko ‘Bom Waktu’

Dalam paparannya, Annisa memberikan perspektif menarik mengenai stres. Menurutnya, tidak semua stres berdampak buruk. Dalam kadar tertentu, stres dapat menjadi motivator. Namun, jika tidak dikelola, ia bisa berubah menjadi destruktif.

“Sebetulnya stres itu baik, tapi mesti dikelola. Jika dibiarkan, ini bisa menjadi ‘bom waktu’. Salah satu dampak psikologis jangka panjang yang bisa terjadi adalah timbulnya kecemasan kronis melalui pikiran-pikiran negatif,” terangnya.

Langkah Awal Mengelola Stres Kerja

Annisa membagikan beberapa strategi praktis yang bisa diterapkan oleh setiap individu untuk mengantisipasi dan mengelola stres di lingkungan kerja.

  1. Kenali Pemicu Stres: Langkah pertama adalah mengidentifikasi situasi atau faktor apa yang paling sering memicu stres dan kecemasan Anda di kantor.
  2. Terapkan Batasan (Work-Life Balance): Jaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan personal. Hindari membawa pekerjaan ke rumah dan alokasikan waktu untuk istirahat dan hobi.
  3. Lakukan Komunikasi Terbuka: Jika merasa tertekan, bicarakan dengan atasan atau rekan kerja yang dipercaya. Komunikasi yang jujur dapat membantu mencari solusi bersama.
  4. Manfaatkan Dukungan Sosial & Gaya Hidup Sehat: Bersosialisasi dengan teman atau keluarga dapat menjadi penyangga stres. Selain itu, olahraga teratur dan asupan nutrisi seimbang sangat penting untuk menjaga ketahanan mental.

Pentingnya Mencari Bantuan Profesional

Annisa menekankan, apabila gejala gangguan kesehatan mental sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, mencari bantuan profesional adalah langkah yang paling bijaksana.

“Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Penanganan yang komprehensif dan terpadu untuk berbagai masalah kesehatan mental sangat penting untuk mencegah kondisi menjadi lebih buruk,” pungkasnya.

Jika Anda atau rekan kerja Anda mengalami gejala yang mengganggu, segera cari bantuan profesional untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Visited 74 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x