Timbunan Sampah Sumbat Aliran Kali Baru, Warga Medansatria Desak Penanganan Serius dan Solusi Permanen

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Tumpukan sampah yang didominasi limbah domestik kembali menyumbat aliran Kali Baru di Jalan Kali Baru Timur RW 02, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria.

Warga setempat mengeluhkan kondisi ini sebagai masalah tahunan yang disebabkan oleh sampah kiriman dari wilayah hulu dan menuntut adanya penanganan yang lebih serius dan permanen.

​Tumpukan sampah yang memadat di bawah jembatan tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga memicu kekhawatiran akan munculnya wabah penyakit, terutama demam berdarah dengue (DBD).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan Warga: Pengerukan Rutin Tak Menyelesaikan Masalah

Ketua RW 02 Kalibaru, Aris Darmaji, mengungkapkan bahwa gunungan sampah ini telah mengendap selama kurang lebih satu bulan.

Menurutnya, pengerukan atau pematusan oleh dinas terkait sudah menjadi agenda rutin, namun tidak pernah menyelesaikan akar permasalahan.

“Kejadian ini berulang terus. Dalam setahun, pengerukan bisa dilakukan sampai tiga kali. Kalau saya perhatikan, sampah ini mengalir dari arah barat (Kranji) dan tersumbat total di bawah jembatan ini,” ujar Aris kepada awak media di lokasi, Selasa (16/09/2025).

Ia menambahkan, meskipun warga lokal sudah diimbau keras untuk tidak membuang sampah ke kali, volume sampah kiriman dari hulu terlalu besar untuk ditangani secara swadaya.

“Kami sudah berusaha membersihkan, tetapi tidak sanggup. Proses pengerukan oleh tim pematusan pun bisa memakan waktu hingga satu bulan karena sampahnya sudah sangat padat,” keluhnya.

Respons Kelurahan: Dua Solusi Jangka Panjang Diajukan

​Menanggapi keluhan tersebut, Lurah Kalibaru, Fitria Yuni Anggari, membenarkan bahwa penanganan tumpukan sampah di jembatan RW 02 merupakan program rutin bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.

​”Pengerukan memang rutin, bisa 3 hingga 4 kali dalam setahun. Tahun ini saja sudah dua kali kami laksanakan, yaitu pada bulan Februari dan Juni lalu,” kata Fitria.

​Menyadari pengerukan hanya bersifat sementara, pihak Kelurahan Kalibaru telah mengajukan dua usulan solusi jangka panjang kepada DBMSDA untuk memutus siklus masalah sampah kiriman ini:

  1. Pemasangan Jaring Sampah: Mengajukan pemasangan jaring penghalang di wilayah perbatasan antara Kecamatan Bekasi Barat dan Medan Satria untuk menyaring sampah sebelum sampai ke hilir.
  2. Pembongkaran Jembatan Lama: Mengajukan pembongkaran struktur jembatan lama yang rendah dan sempit, yang menjadi titik utama penyumbatan aliran kali.

​”Kami sudah bersurat ke DBMSDA untuk merealisasikan pemasangan jaring dan pembongkaran jembatan. Kami berharap usulan ini bisa segera ditindaklanjuti agar masalah tidak terus berulang dan meresahkan warga,” pungkas Fitria.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aparat Ramah Prostitusi! Panti Pijat Plus-plus Be Glow dan Relax’t Bebas Beroperasi
Tekan Angka Pengangguran di Kota Bekasi, Disnaker Siapkan Program Magang 2027
Diserbu 7 Ribu Pencaker, Disnaker Kota Bekasi Wacanakan Job Fair Lanjutan di Akhir Tahun
Jelang Pensiunnya Sekda Junaedi, Wali Kota Bekasi Segera Bentuk Tim Pansel
Presiden Prabowo Pilih Bali, Ground Breaking PSEL Bantargebang Diundur
Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi
Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas
Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:07 WIB

Aparat Ramah Prostitusi! Panti Pijat Plus-plus Be Glow dan Relax’t Bebas Beroperasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:01 WIB

Tekan Angka Pengangguran di Kota Bekasi, Disnaker Siapkan Program Magang 2027

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:58 WIB

Diserbu 7 Ribu Pencaker, Disnaker Kota Bekasi Wacanakan Job Fair Lanjutan di Akhir Tahun

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:53 WIB

Jelang Pensiunnya Sekda Junaedi, Wali Kota Bekasi Segera Bentuk Tim Pansel

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:42 WIB

Presiden Prabowo Pilih Bali, Ground Breaking PSEL Bantargebang Diundur

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x