URC DBMSDA Gercep Sedot Genangan di Underpass Bekasi Timur Saat Libur Nataru

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Unit Reaksi Cepat (URC) DBMSDA Kota Bekasi melakukan penyedotan air dan penanganan genangan di Underpass Nonon Shonthanie, Jalan Baru, Bekasi Timur, Kamis malam (25/12/2025).

Petugas Unit Reaksi Cepat (URC) DBMSDA Kota Bekasi melakukan penyedotan air dan penanganan genangan di Underpass Nonon Shonthanie, Jalan Baru, Bekasi Timur, Kamis malam (25/12/2025).

Poin Utama:

  • Lokasi: Underpass Nonon Shonthanie, Jalan Baru, Kecamatan Bekasi Timur.
  • Waktu Kejadian: Kamis malam, 25 Desember 2025 (Libur Nataru).
  • Tindakan: Pengerahan tim URC dan alat penyedot air untuk atasi genangan.
  • Layanan Aduan: Warga dapat melapor melalui Instagram resmi @dbmsdakotabekasi.

​Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Pemkot Bekasi bergerak cepat melakukan penyedotan air di Underpass Nonon Shonthanie, Jalan Baru, Kecamatan Bekasi Timur, yang sempat tergenang akibat curah hujan tinggi pada Kamis malam (25/12/2025).

Bagaimana Kondisi Terkini Underpass Nonon Shonthanie?

​Kepala Dinas BMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, memastikan bahwa situasi di Underpass Nonon Shonthanie kini sudah terkendali pasca penanganan intensif. Menurut Idi, genangan yang sempat menghambat arus lalu lintas di Jalan Baru tersebut terjadi karena intensitas hujan yang tinggi sejak Kamis sore.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Untuk kondisi Underpass Nonon Shonthanie Alhamdulillah sudah kondusif. Kami langsung turunkan tim dan alat untuk melakukan penyedotan air begitu mendapat laporan,” ungkap Idi Sutanto saat dikonfirmasi, Kamis malam (25/12/2025).

Apakah Petugas Tetap Siaga Selama Libur Nataru?

​Meskipun dalam masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Dinas BMSDA menegaskan komitmennya untuk tetap menyiagakan personel. Idi menjelaskan bahwa tim URC bekerja dengan sistem bergilir (shift) untuk memantau titik-titik rawan banjir, seperti permukiman padat penduduk, saluran drainase utama, dan Daerah Aliran Sungai (DAS).

​”Selama libur Nataru, kami tetap menyiagakan tim URC secara bergantian. Setiap laporan dari masyarakat langsung kami tindak lanjuti agar potensi genangan maupun banjir dapat segera diatasi,” tegasnya.

​Langkah taktis yang dilakukan meliputi pembersihan saluran air, pengangkatan sampah dan sedimen, serta mobilisasi pompa air portabel di lokasi kritis.

Ke Mana Warga Bisa Melapor Jika Ada Banjir?

​Dinas BMSDA membuka kanal pengaduan publik untuk mempercepat respons penanganan di lapangan. Idi Sutanto mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif melaporkan kondisi infrastruktur atau genangan di wilayahnya melalui media sosial.

​”Berbagai kegiatan lapangan dan penanganan yang dilakukan URC BMSDA Kota Bekasi selama periode Nataru dapat dipantau melalui akun resmi Instagram @dbmsdakotabekasi,” jelas Idi.

​Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air sebagai langkah pencegahan banjir di musim hujan ini.

Data Pendukung Penanganan:

  • Fokus Area: Permukiman padat, Saluran Sekunder, dan Underpass.
  • Metode: Penyedotan dengan pompa, pengerukan sedimen manual, dan pembersihan sampah sumbatan.
  • Personel: Tim URC bersiaga penuh dengan sistem shift.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya
Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas
Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi
Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun
Telan APBD Rp5 Miliar, Progres Pembangunan Wall Climbing Patriot Baru Capai 25 Persen
DPRD Minta Belanja Pegawai Ditekan dan Atasi Krisis Guru, Ini Respons Wali Kota Bekasi
Ironi Jelang MoU Berakhir: TPST Bantargebang Terbakar Hebat, Alarm Keras untuk Pemkot Bekasi!
Polemik Rute Sky Train: Wali Kota Tolak Melintas di Jalan Ahmad Yani, Redesain JPO Tol Bekasi Barat Terdampak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:07 WIB

Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya

Senin, 14 September 2026 - 09:14 WIB

Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas

Senin, 14 September 2026 - 09:03 WIB

Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi

Senin, 14 September 2026 - 08:26 WIB

Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun

Senin, 14 September 2026 - 08:13 WIB

Telan APBD Rp5 Miliar, Progres Pembangunan Wall Climbing Patriot Baru Capai 25 Persen

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x