Kiamat Sampah Bekasi Berakhir? PSEL Dibangun 7 Minggu Lagi!

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (ketiga dari kiri), bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, jajaran menteri terkait, serta mitra pengembang kompak berpose usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama PSEL tahap pertama di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (21/04/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (ketiga dari kiri), bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, jajaran menteri terkait, serta mitra pengembang kompak berpose usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama PSEL tahap pertama di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (21/04/2026).

Poin Utama:

  • ​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) PSEL tahap pertama di Kemenko Pangan, Jakarta.
  • ​Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) ini ditargetkan groundbreaking maksimal 7 minggu usai diteken.
  • ​PSEL menjadi solusi vital dan mendesak untuk mengatasi overload sampah di Kota Bekasi sekaligus memproduksi energi terbarukan.

Jakarta — Harapan warga Kota Bekasi untuk terbebas dari ancaman darurat sampah tampaknya segera menemukan titik terang.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tahap pertama di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/04/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek ambisius ini ditargetkan tancap gas memulai pembangunannya dalam waktu kurang dari dua bulan.

​Kapan PSEL Kota Bekasi Mulai Dibangun?

​Proyek PSEL Kota Bekasi dipastikan akan memasuki tahap groundbreaking selambat-lambatnya tujuh minggu setelah penandatanganan perjanjian ini.

Tenggat waktu tersebut ditegaskan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang memimpin jalannya agenda bersama para menteri, kepala daerah, serta pengelola PSEL dari berbagai wilayah.

​Bagi Pemkot Bekasi, realisasi proyek ini bukan sekadar seremoni di atas kertas, melainkan manuver krusial untuk menyelamatkan kota.

Bertahun-tahun, volume sampah harian yang dibuang ke kawasan Bantargebang terus membengkak dan membutuhkan solusi pemusnahan yang sistematis melalui teknologi tingkat tinggi.

​Apa Manfaat PSEL Bagi Warga Bekasi?

​Kehadiran PSEL tidak hanya berfungsi mereduksi ribuan ton sampah harian secara drastis, tetapi juga menyulapnya menjadi energi listrik terbarukan yang bernilai ekonomis tinggi.

Sistem ini akan mengubah citra kota yang selama ini identik dengan gunungan sampah menjadi pelopor kemandirian energi bersih.

​”Penandatanganan PKS ini adalah langkah nyata untuk menghadirkan sistem pengolahan sampah yang lebih baik, ramah lingkungan, sekaligus memberikan manfaat energi bagi masyarakat,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai acara di Gedung Kemenko Pangan Jakarta, Selasa (21/04/2026).

​Pemkot Bekasi juga berkomitmen penuh untuk mengamankan iklim investasi dan memangkas birokrasi demi memastikan kelancaran proyek strategis nasional ini.

​”Kami siap menindaklanjuti dengan cepat di tingkat daerah. Dengan target pembangunan yang dimulai dalam waktu dekat, kami ingin memastikan seluruh proses berjalan optimal dan tepat waktu,” tutur Tri.

Masyarakat Kota Bekasi kini menanti realisasi janji tersebut di lapangan. Apakah PSEL benar-benar ampuh mengakhiri mimpi buruk krisis sampah, atau hanya sekadar proyek monumental yang lamban dieksekusi? Waktu tujuh minggu ke depan akan menjadi pembuktian nyata kinerja Pemkot Bekasi.

Bagaimana pendapat Anda tentang proyek PSEL ini? Apakah Anda yakin masalah sampah di Kota Bekasi akan segera tuntas? Tinggalkan komentar Anda di bawah dan bagikan artikel ini agar lebih banyak warga yang ikut mengawal jalannya pembangunan!

Visited 86 times, 3 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat
Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!
Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor
Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan
Pekan Depan, 25 Petugas Dishub Kota Bekasi Digembleng Kemenhub
Tragedi Maut Tewaskan Pedagang di Bekasi, Sopir Mobil MBG Resmi Tersangka
Kenaikan Gaji Semu? RSUD Jatisampurna Diduga Akali Iuran BPJS Kesehatan
Daya Beli Lesu, Libur Panjang Gagal Ramaikan Mall di Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:18 WIB

Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:43 WIB

Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:38 WIB

Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:13 WIB

Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:04 WIB

Tragedi Maut Tewaskan Pedagang di Bekasi, Sopir Mobil MBG Resmi Tersangka

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x