Pemkot Bekasi Buka Pengajuan Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Cek Jadwal dan Syarat Pencairannya!

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Poin Utama:

  • Pemkot Bekasi resmi membuka tahapan pengajuan proposal dana hibah Rp100 juta per RW untuk mempercepat pembangunan di tingkat lingkungan.
  • ​Proses pencairan dana ditargetkan terlaksana pada Mei 2026 melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
  • ​Syarat mutlak pengajuan mengharuskan setiap wilayah membentuk Kelompok Masyarakat (POKMAS) di tahap perencanaan.
  • ​Sosialisasi terus dikebut menyasar Camat, Lurah, hingga Ketua RW agar usulan anggaran tepat sasaran sesuai kebutuhan warga.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Sekretariat Daerah (Setda) resmi mengumumkan bahwa program bantuan dana hibah sebesar Rp 100 juta untuk setiap Rukun Warga (RW) kini sudah dapat diajukan oleh para pengurus di tingkat kewilayahan.

​Langkah ini terus didorong oleh Pemkot Bekasi guna mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput, meskipun Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Tahun 2025 saat ini masih dalam proses penyelesaian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Tahapan dan Jadwal Pencairan Dana

​Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Setda Kota Bekasi, Achmad Shovie, menegaskan bahwa pelaksanaan program dana hibah Rp 100 juta per RW ini terus berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Ia merinci, ada empat tahapan utama yang harus dilalui, yakni persiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan penataan.

​”Saat ini kita berada pada tahap perencanaan. Tahap ini tentunya baru bisa berjalan efektif setelah adanya pembentukan Kelompok Masyarakat (POKMAS) yang mengambil peran strategis dalam menyusun proses perencanaan di lingkungannya masing-masing,” ungkap Achmad Shovie kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (27/04/2026).

​Secara prosedural, pengajuan proposal bantuan ini diintegrasikan langsung ke dalam tahap pelaksanaan.

Pemkot Bekasi telah memetakan jadwal agar program ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga.

​”Rencana pelaksanaannya sendiri ditargetkan pada bulan Mei 2026. Nanti untuk proses pencairannya akan dikelola oleh Bidang Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Akan ada mekanisme pengajuan untuk pencairan yang dilakukan melalui early process,” sambung Shovie.

​Peran POKMAS dan Keterlibatan Aparatur Kewilayahan

​Keberhasilan penyerapan dana hibah ini sangat bergantung pada sinergi antara warga dan aparatur pemerintah di wilayah.

Sebagai leading sector penggerak program, Bagian Tata Pemerintahan secara intensif terus melakukan sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan.

​Sosialisasi Masif ke Tingkat Kecamatan dan Kelurahan

​Pemkot Bekasi menginstruksikan agar sosialisasi diperkuat hingga ke tingkat paling bawah. Camat, Lurah, hingga pengurus RW diminta proaktif mendorong warganya agar segera menyusun dan mengajukan proposal bantuan dana hibah sesuai dengan kebutuhan prioritas di lingkungan mereka.

​”Sejak tahun 2025, secara timeline kita sudah melakukan proses sosialisasi yang masif kepada para Camat, Lurah, hingga ke tingkat RW,” jelasnya.

​Ia juga menambahkan bahwa langkah strategis ini merupakan bagian dari cetak biru pembangunan jangka panjang Pemerintah Kota Bekasi.

​”Hal ini pun berlaku sama untuk proyeksi di tahun 2027 mendatang. Tujuannya satu, agar penggunaan dan perencanaan usulan dana hibah tersebut benar-benar tepat sasaran, serta dapat dipergunakan sesuai dengan kebutuhan riil yang diajukan oleh masyarakat,” pungkas Shovie.

​Dengan dibukanya keran pengajuan ini, para pengurus RW diimbau untuk segera merampungkan pembentukan POKMAS dan mematangkan proposal rencana kerja.

Hal ini penting agar saat jadwal pencairan tiba, dana dapat langsung dialokasikan untuk pembangunan fisik maupun pemberdayaan sosial di lingkungan masing-masing.

Bagikan artikel ini ke grup WhatsApp warga atau pengurus RW di lingkungan Anda agar tidak ketinggalan informasi penting terkait persyaratan dan jadwal pencairan dana hibah Pemkot Bekasi! Pastikan lingkungan Anda siap mengajukan proposal bulan ini.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu
Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar
Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar
Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan
​Sempat Tertunda, PSEL Bantargebang Groundbreaking 4 Agustus
Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:47 WIB

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu

Senin, 27 Juli 2026 - 11:12 WIB

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:53 WIB

Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:28 WIB

Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen

Berita Terbaru

SANG PENAKLUK VOC: Suasana aktivitas warga dan padatnya laju kendaraan di sepanjang ruas Jalan Sultan Agung, kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/07/2026). Penamaan jalan protokol strategis di sisi selatan rel kereta api ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Sultan Agung Hanyokrokusumo, raja terbesar Kesultanan Mataram yang secara heroik memimpin invasi militer melawan VOC di Batavia sekaligus mewariskan sistem penanggalan kalender Jawa bagi Nusantara. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sultan Agung: Raja Mataram Penakluk VOC

Senin, 27 Jul 2026 - 12:13 WIB

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, saat memaparkan capaian penarikan piutang pajak daerah sebesar Rp36 miliar di ruang kerjanya, Senin (27/07/2026). Bapenda segera menerjunkan jurusita untuk melakukan eksekusi penyitaan aset dan pemblokiran rekening bagi wajib pajak yang membandel. (Foto: RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Jul 2026 - 11:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x