Konstruksi Flyover Bulak Kapal Bekasi Dimulai Agustus 2026!

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, saat ditemui di lingkungan Plaza Pemkot Bekasi, Senin (01/06/2026).

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, saat ditemui di lingkungan Plaza Pemkot Bekasi, Senin (01/06/2026).

Poin Utama:

  • ​Pengerjaan fisik konstruksi Flyover Bulak Kapal ditargetkan mulai bergulir pada awal Agustus 2026.
  • ​Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengucurkan dana awal sebesar Rp20 miliar untuk proses lelang konstruksi.
  • ​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah menanti kepastian tambahan dana Bantuan Presiden (Banpres) dari Pemerintah Pusat.
  • ​Pembayaran ganti rugi pembebasan lahan bagi warga terdampak dirampungkan pada akhir Mei 2026.

​Kabar melegakan akhirnya datang bagi warga Kota Bekasi, khususnya para pengguna jalan yang kerap terjebak kemacetan parah di Simpang Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan bahwa proyek pembangunan fisik Flyover (FO) Bulak Kapal akan segera dieksekusi pada Agustus 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah krusial ini terwujud setelah adanya kepastian kucuran pendanaan tahap awal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

​Kapan Pembangunan Flyover Bulak Kapal Bekasi Dimulai?

​Pelaksanaan konstruksi Flyover Bulak Kapal dipastikan akan dimulai pada bulan Agustus 2026. Sebelum alat berat turun ke lapangan, tahapan lelang proyek bernilai puluhan miliar ini akan dikebut mulai bulan Juli.

​”Nanti awal Juli atau pertengahan Juli, mereka mau proses lelang yang Rp20 miliar. Jadi kemungkinan di awal Agustus itu sudah mulai konstruksi yang pendanaan awal,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (01/06/2026).

Idi juga menambahkan bahwa pihaknya terus mematangkan koordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat.

Sinergi ini diperlukan agar linimasa pengerjaan infrastruktur pemecah kemacetan tersebut tidak meleset dari target.

​Dari Mana Sumber Dana Proyek Flyover Bulak Kapal?

​Untuk tahap awal, pembangunan fisik menggunakan suntikan dana sebesar Rp20 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat.

Di sisi lain, Pemkot Bekasi juga tengah berupaya melobi Pemerintah Pusat guna menutup sisa kebutuhan anggaran proyek berskala masif tersebut.

​Skema bantuan yang diharapkan adalah Bantuan Presiden (Banpres).

Saat ini, Pemkot Bekasi masih menunggu arahan dari Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Arahan tersebut akan menentukan apakah sisa proyek dikerjakan melalui bantuan keuangan langsung, atau diserahkan secara fisik kepada kementerian teknis seperti Kementerian PUPR maupun Kementerian Perhubungan.

​”Sambil kita menunggu lagi kelanjutannya dari pusat atau provinsi. Tapi yang penting kita di bulan Agustus, target kita sudah mulai kerja dari tahapan awal pendanaan secara bertahap,” tegas Idi.

​Bagaimana Progres Pembebasan Lahan Warga Terdampak?

​Sejalan dengan persiapan fisik, urusan pembebasan lahan di area Bulak Kapal dipastikan telah memasuki fase final.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi menargetkan seluruh proses pencairan biaya ganti rugi tuntas pada akhir Mei 2026.

​”Artinya kalau ada sanggahan dari masyarakat, itu apabila ada tambahnya kurang sedikit atau apa, itu yang sedang dinilai kembali,” kata Kepala Disperkimtan Kota Bekasi Widayat Subroto Hardi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui sambungan telepon, Jumat (29/05/2026).

​Terkait progres lahan, kata dia, pihaknya merinci sejumlah fakta di lapangan, seperti:

  • Daftar Nominatif: Pemilik lahan terdampak sudah masuk dalam pengumuman daftar nominatif.
  • Masa Sanggah: Proses saat ini memberikan ruang bagi warga untuk menyanggah hasil perhitungan sebelum kesepakatan final.
  • Penilaian KJPP: Akumulasi nilai ganti rugi sepenuhnya dihitung secara independen oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
  • Target Pencairan: Pekan ini administrasi tuntas dan uang ganti rugi langsung dibayarkan kepada warga.

​Realisasi infrastruktur jalan layang di perbatasan timur Kota Bekasi ini tentu sangat dinantikan oleh masyarakat untuk mengurai benang kusut kemacetan menahun.

​Terus pantau perkembangan terbaru seputar pembangunan Flyover Bulak Kapal dan dinamika tata kota wilayah lainnya hanya di RakyatBekasi.Com. Bagikan artikel ini agar warga Bekasi lainnya mengetahui informasi ini, dan silakan tinggalkan pendapat Anda di kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x