Galian Kabel Fiber Optik Semrawut Rusak Pekarangan Pribadi di Jatisampurna Kota Bekasi

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak tumpukan kabel liar tersebut sangat merusak estetika lingkungan serta membahayakan pejalan kaki yang melintas.

Tampak tumpukan kabel liar tersebut sangat merusak estetika lingkungan serta membahayakan pejalan kaki yang melintas.

​Poin Utama:

  • ​Pemasangan kabel fiber optik diduga ilegal beroperasi pada malam hari saat warga tertidur.
  • ​Proyek galian merusak pekarangan pribadi warga tanpa mengantongi izin dari pemilik lahan.
  • ​Warga mendesak Satpol PP Pemkot Bekasi segera turun tangan menertibkan kesemrawutan kabel.

​Praktik pemasangan kabel jaringan internet atau fiber optik yang semrawut dan diduga tanpa izin kembali meresahkan warga Kota Bekasi.

Aksi penggalian di lahan pribadi tersebut dilakukan secara diam-diam pada malam hari sehingga menuai protes keras dari warga di Jalan Alternatif Cibubur Nomor 26, RT 02/RW 07, Kecamatan JatiSampurna, Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Pemasangan Kabel di Bekasi Diprotes Warga?

​Protes ini dipicu oleh aktivitas pekerja penyedia layanan internet yang memasang tiang dan mengacak-acak tanah pekarangan warga tanpa mematuhi etika perizinan.

​”Ini (kalau) ketahuan pak Wali dipotong pak. Kerjanya saat orang pada tidur,” kata Warga Pelapor Ahmad Goen kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (05/07/2026).

​Warga merasa sangat dirugikan karena area yang rencananya akan dijadikan taman justru digali secara asal-asalan.

Selain itu, tumpukan gulungan kabel yang ditinggalkan di lokasi dinilai sangat membahayakan keselamatan warga sekitar yang beraktivitas.

Warga menunjukkan kondisi kabel fiber optik yang dipasang semrawut dan ditumpuk berantakan tanpa izin di area pekarangan di salah satu ruas jalan Kota Bekasi, Minggu (05/07/2026).

Berdasarkan informasi, kabel fiber optik tersebut adalah milik Biznet Branch Bekasi yang kantornya berlokasi di JatiSampurna.

​Apa Dampak Kabel Fiber Optik Semrawut bagi Lingkungan?

​Kondisi kabel yang dipasang tumpang tindih tidak hanya merusak estetika tata kota, tetapi juga memunculkan risiko keselamatan yang fatal bagi publik.

Berdasarkan pantauan dan laporan di lapangan, berikut adalah sejumlah dampak buruk dari praktik tersebut:

  • ​Merusak fasilitas umum dan pekarangan pribadi milik warga.
  • ​Menimbulkan bahaya tersangkut atau korsleting bagi pejalan kaki maupun pengendara.
  • ​Memperburuk tata ruang Kota Bekasi akibat instalasi yang tidak terstandarisasi.

​Bagaimana Tindakan Satpol PP Pemkot Bekasi?

​Merespons temuan ini, masyarakat meminta ketegasan dari aparat penegak Perda, khususnya Satpol PP Kota Bekasi, untuk segera mengecek lokasi kejadian.

Pengecekan menyeluruh terhadap perusahaan penyedia layanan yang melanggar aturan dan menyerobot lahan milik warga sangat mendesak dilakukan.

​Pemerintah daerah diharapkan tidak tutup mata terhadap kontraktor nakal yang kerap beroperasi di luar jam kerja normal guna menghindari pengawasan.

Penertiban ini penting untuk memastikan setiap proyek utilitas mematuhi aturan dan selaras dengan kebijakan penataan kota yang dicanangkan oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

​Kesemrawutan utilitas kabel optik ini menjadi pekerjaan rumah tambahan bagi jajaran Pemkot Bekasi yang harus segera ditindak tegas agar kenyamanan serta keamanan publik tetap terjaga.

Bagaimana kondisi kabel fiber optik di lingkungan sekitar rumah Anda? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar segera mendapat perhatian dari pihak berwenang!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November
Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x