Kejar Tayang PSEL Bantargebang: Ground Breaking 8 Juli, Presiden Prabowo Pilih Bekasi?

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Poin Utama:

  • ​Pengerukan dan pematangan lahan Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) PSEL di Sumurbatu, Bantargebang ditargetkan rampung pada 6-7 Juli 2026.
  • Ground breaking fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik ini dijadwalkan pada Rabu, 8 Juli 2026.
  • ​Presiden RI Prabowo Subianto tengah mempertimbangkan untuk meresmikan PSEL secara langsung, dengan opsi lokasi di Kota Bekasi atau Bali.
  • ​Komisi 2 DPRD Kota Bekasi telah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk memastikan kesiapan teknis lahan bagi konsorsium asal China, Wangneng Environment Co. Ltd.

Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot Bekasi) terus mengebut proses pematangan lahan untuk Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.

Pengerukan lahan ditargetkan selesai maksimal pada Selasa (07/07/2026) demi mengejar jadwal ground breaking pada Rabu, 8 Juli 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, peresmian megaproyek infrastruktur lingkungan ini berpeluang besar dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

​Kapan Ground Breaking PSEL Bantargebang Digelar?

​Pelaksanaan ground breaking atau peletakan batu pertama proyek PSEL Bantargebang secara resmi dijadwalkan pada Rabu, 8 Juli 2026 mendatang.

Saat ini, fokus utama Pemkot Bekasi adalah menyelesaikan proses pengerukan dan pematangan lahan yang menjadi prasyarat utama pembangunan fisik.

​”Jadi kesiapan kota sebetulnya kalau yang dipersyaratkan itu untuk pengerukan lahan. Kan hari ini juga sudah berproses. Kalau engga salah tanggal 6 atau 7 ini sudah selesai. Mungkin hari ini atau besok udah di selesaikan dan juga Ground Breaking rencana tanggal 8 Juli mendatang,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (06/07/2026).

​Apakah Presiden Prabowo Akan Meresmikan PSEL di Kota Bekasi?

​Hingga saat ini, Pemkot Bekasi masih menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah pusat mengenai kepastian kehadiran Presiden Prabowo Subianto.

Terdapat dua opsi lokasi peresmian PSEL yang sedang dipertimbangkan oleh Presiden, yakni langsung di Kota Bekasi atau di wilayah Bali.

​Meski belum ada kepastian lokasi mana yang akan dipilih oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut, pihak Pemkot Bekasi sangat berharap peresmian dapat dilakukan di area Bantargebang.

​”Mungkin saja (bisa di Bekasi atau di Bali untuk pelaksanaan Ground Breaking PSEL). Jadi supaya betul betul nanti bisa di datangi lah, kita berharapnya begitu,” sambung Tri Adhianto.

​Siapa Investor Proyek PSEL Kota Bekasi dan Bagaimana Kesiapannya?

​Proyek strategis ini akan digarap oleh konsorsium asal China. Melalui Danantara, Wangneng Environment Co. Ltd telah ditunjuk sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan PSEL di Kota Bekasi.

Mengawal ketat progres tersebut, Komisi 2 DPRD Kota Bekasi langsung menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke titik lokasi di Ciketing Udik, Bantargebang.

​Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menegaskan bahwa peninjauan bersama seluruh pemangku kepentingan dilakukan untuk memastikan spesifikasi teknis lahan telah memenuhi standar sang investor.

​”Rencananya pelaksanaan Ground Breaking PSEL dilakukan pada 8 Juli mendatang. Harapannya dengan kesiapan yang sedang kita lakukan dapat dilakukan secara matang,” ucap Latu Har Hary melalui keterangannya pada Kamis (02/07/2026).

​Menurut Latu, percepatan dari unsur legislatif dan eksekutif sangat krusial mengingat ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan oleh Pemkot Bekasi.

​”Karena selepas kita berkomunikasi dengan Wangneng ada beberapa PR yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bekasi dari hasil investigasi ialah kepada pematangan lahannya. Harapannya ini bisa selesai, sebelum nanti Ground Breaking di resmikan. Sidak hari ini untuk tinjau kesiapan dan kebutuhan lahan, apakah ketebalan tanah sudah mencukupi, atau secara spesifikasi sudah terpenuhi atau belum, dan itu yang akan kita lihat apa udah dijalankan atau belum secara rekomendasi oleh Pemkot Bekasi,” pungkasnya.

Proyek PSEL Bantargebang diharapkan menjadi solusi konkret dan jangka panjang atas krisis volume sampah di Kota Bekasi, sekaligus mengubahnya menjadi suplai energi listrik yang produktif.

​Bagaimana penilaian Anda terkait kesiapan infrastruktur PSEL di Bantargebang ini? Tinggalkan opini Anda di kolom komentar, dan terus ikuti update terbaru seputar kebijakan publik dan tata kota hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis
Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin
Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:08 WIB

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:32 WIB

Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Berita Terbaru

ARSITEK BANGSA: Suasana lalu lintas dan pepohonan rindang di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, yang mengelilingi Jalan Prof. M. Yamin. Nama jalan bergengsi ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Prof. Mr. Mohammad Yamin, tokoh intelektual serbabisa yang merumuskan ikrar Sumpah Pemuda 1928, pencetus dasar awal Pancasila, sekaligus pelopor sistem hukum uji materi di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Prof M Yamin: Sang Arsitek Sumpah Pemuda

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:24 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x