Poin Utama:
- Pengerukan dan pematangan lahan Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) PSEL di Sumurbatu, Bantargebang ditargetkan rampung pada 6-7 Juli 2026.
- Ground breaking fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik ini dijadwalkan pada Rabu, 8 Juli 2026.
- Presiden RI Prabowo Subianto tengah mempertimbangkan untuk meresmikan PSEL secara langsung, dengan opsi lokasi di Kota Bekasi atau Bali.
- Komisi 2 DPRD Kota Bekasi telah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk memastikan kesiapan teknis lahan bagi konsorsium asal China, Wangneng Environment Co. Ltd.
Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot Bekasi) terus mengebut proses pematangan lahan untuk Mega Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
Pengerukan lahan ditargetkan selesai maksimal pada Selasa (07/07/2026) demi mengejar jadwal ground breaking pada Rabu, 8 Juli 2026 mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menariknya, peresmian megaproyek infrastruktur lingkungan ini berpeluang besar dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kapan Ground Breaking PSEL Bantargebang Digelar?
Pelaksanaan ground breaking atau peletakan batu pertama proyek PSEL Bantargebang secara resmi dijadwalkan pada Rabu, 8 Juli 2026 mendatang.
Saat ini, fokus utama Pemkot Bekasi adalah menyelesaikan proses pengerukan dan pematangan lahan yang menjadi prasyarat utama pembangunan fisik.
”Jadi kesiapan kota sebetulnya kalau yang dipersyaratkan itu untuk pengerukan lahan. Kan hari ini juga sudah berproses. Kalau engga salah tanggal 6 atau 7 ini sudah selesai. Mungkin hari ini atau besok udah di selesaikan dan juga Ground Breaking rencana tanggal 8 Juli mendatang,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (06/07/2026).
Apakah Presiden Prabowo Akan Meresmikan PSEL di Kota Bekasi?
Hingga saat ini, Pemkot Bekasi masih menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah pusat mengenai kepastian kehadiran Presiden Prabowo Subianto.
Terdapat dua opsi lokasi peresmian PSEL yang sedang dipertimbangkan oleh Presiden, yakni langsung di Kota Bekasi atau di wilayah Bali.
Meski belum ada kepastian lokasi mana yang akan dipilih oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut, pihak Pemkot Bekasi sangat berharap peresmian dapat dilakukan di area Bantargebang.
”Mungkin saja (bisa di Bekasi atau di Bali untuk pelaksanaan Ground Breaking PSEL). Jadi supaya betul betul nanti bisa di datangi lah, kita berharapnya begitu,” sambung Tri Adhianto.
Siapa Investor Proyek PSEL Kota Bekasi dan Bagaimana Kesiapannya?
Proyek strategis ini akan digarap oleh konsorsium asal China. Melalui Danantara, Wangneng Environment Co. Ltd telah ditunjuk sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan PSEL di Kota Bekasi.
Mengawal ketat progres tersebut, Komisi 2 DPRD Kota Bekasi langsung menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke titik lokasi di Ciketing Udik, Bantargebang.
Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menegaskan bahwa peninjauan bersama seluruh pemangku kepentingan dilakukan untuk memastikan spesifikasi teknis lahan telah memenuhi standar sang investor.
”Rencananya pelaksanaan Ground Breaking PSEL dilakukan pada 8 Juli mendatang. Harapannya dengan kesiapan yang sedang kita lakukan dapat dilakukan secara matang,” ucap Latu Har Hary melalui keterangannya pada Kamis (02/07/2026).
Menurut Latu, percepatan dari unsur legislatif dan eksekutif sangat krusial mengingat ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan oleh Pemkot Bekasi.
”Karena selepas kita berkomunikasi dengan Wangneng ada beberapa PR yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bekasi dari hasil investigasi ialah kepada pematangan lahannya. Harapannya ini bisa selesai, sebelum nanti Ground Breaking di resmikan. Sidak hari ini untuk tinjau kesiapan dan kebutuhan lahan, apakah ketebalan tanah sudah mencukupi, atau secara spesifikasi sudah terpenuhi atau belum, dan itu yang akan kita lihat apa udah dijalankan atau belum secara rekomendasi oleh Pemkot Bekasi,” pungkasnya.
Proyek PSEL Bantargebang diharapkan menjadi solusi konkret dan jangka panjang atas krisis volume sampah di Kota Bekasi, sekaligus mengubahnya menjadi suplai energi listrik yang produktif.
Bagaimana penilaian Anda terkait kesiapan infrastruktur PSEL di Bantargebang ini? Tinggalkan opini Anda di kolom komentar, dan terus ikuti update terbaru seputar kebijakan publik dan tata kota hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







