Wali Kota Bekasi Dukung Kejari Usut Tuntas Skandal Pungli MCK Bantargebang

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wali Kota Bekasi.

Kantor Wali Kota Bekasi.

​Poin Utama:

  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendukung penuh langkah penyidikan dugaan pungli fasilitas MCK di Pasar Bantargebang.
  • ​Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi sebelumnya telah menggeledah kantor Disdagperin dan menyita sejumlah dokumen krusial.
  • ​Pemkot Bekasi menjamin jajaran ASN akan kooperatif memenuhi panggilan tim penyidik untuk memberikan keterangan.

​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan komitmen dan dukungannya terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi dalam mengusut tuntas dugaan pungutan liar (pungli) proyek MCK di Pasar Bantargebang.

Penegasan ini muncul menyusul tindakan proaktif Korps Adhyaksa yang telah menggeledah kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Kejari Geledah Disdagperin Kota Bekasi?

​Kejari Kota Bekasi melakukan penggeledahan untuk mencari dan mengamankan alat bukti terkait dugaan praktik pungli pada pengadaan serta pengelolaan fasilitas MCK. Fasilitas tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari program revitalisasi Pasar Bantargebang yang kini bermasalah.

​”Kalau Pemerintah Daerah pada intinya apapun itu memberikan kepastian hukum. Jadi kita juga menghormati terkait dengan apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (06/07/2026).

​Dari hasil penggeledahan tersebut, tim penyidik kejaksaan telah membawa beberapa dokumen penting. Dokumen ini menjadi amunisi utama untuk mendalami konstruksi perkara ke tahap penyidikan lebih lanjut.

​Bagaimana Sikap Pemkot Bekasi Terkait Kasus Pungli Ini?

​Pemkot Bekasi menegaskan tidak akan menghalangi atau mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) diberikan ruang seluas-luasnya untuk membongkar skandal yang merugikan publik tersebut.

​”Karena bagaimanapun juga komunikasi kita di Forkompinda juga sudah cukup baik. Kita lihat saja perkembangan berikutnya,” jelasnya.

​Keterbukaan dari unsur eksekutif ini diharapkan mampu mempercepat pengungkapan dalang utama di balik praktik pungli. Hal ini penting untuk memulihkan kepercayaan para pedagang di Pasar Bantargebang terhadap tata kelola pemerintah.

​Apakah ASN Pemkot Bekasi Akan Diperiksa Kejari?

​Unsur Pemkot Bekasi dipastikan bersikap kooperatif jika ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipanggil oleh tim penyidik kejaksaan. Kehadiran ASN untuk dimintai keterangan dianggap sebagai wujud nyata sinergi antar-instansi.

​”Kan prosesnya sudah banyak, sudah ada beberapa juga sebelumnya juga dimintai keterangan dan sebagainya. Kalau saya, saya dorong terus lah. Kalau kita mempermudah pekerjaan instansi orang lain tentu pekerjaan kita juga nanti akan dibutuhkan,” tuturnya.

​Kasus dugaan pungli MCK di Pasar Bantargebang kini menjadi ujian bagi integritas birokrasi di Kota Bekasi. Masyarakat menanti ketegasan aparat penegak hukum untuk menyeret para oknum yang terbukti menyalahgunakan wewenang ke meja hijau.

​Apakah Anda pernah menemukan indikasi pungli serupa di wilayah Anda? Bagikan informasi ini dan mari bersama-sama kawal transparansi hukum di lingkungan Pemkot Bekasi. Baca terus kabar terbaru seputar hukum dan kebijakan daerah hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November
Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x