Poin Utama:
- Pendaftaran SPMB Tahap I 2026 tingkat SD dan SMP Negeri di Kota Bekasi resmi rampung dengan total 17.000 pendaftar.
- Sebanyak 10.000 siswa dinyatakan lolos seleksi, sementara 7.000 pendaftar lainnya gagal mengamankan kursi di tahap awal.
- Calon peserta didik yang belum diterima dapat mengikuti SPMB Tahap II (Jalur Domisili) pada 6–8 Juli 2026.
- Disdik Pemkot Bekasi mendesak orang tua segera melengkapi berkas kelengkapan dokumen yang sempat kurang di tahap pertama.
Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkot Bekasi resmi merampungkan proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 Tahap I jenjang SD dan SMP Negeri.
Dari total 17 ribu calon peserta didik yang berebut kursi pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026, sebanyak 7 ribu siswa dinyatakan belum berhasil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski tersingkir di seleksi awal, ribuan pendaftar tersebut masih memiliki peluang untuk memperebutkan kuota melalui pendaftaran Tahap II pekan depan.
Berapa Jumlah Pendaftar yang Lolos SPMB Tahap I Kota Bekasi 2026?
Sekitar 10 ribu calon peserta didik telah dinyatakan lolos dan diterima di SD dan SMP Negeri se-Kota Bekasi sesuai daya tampung masing-masing sekolah.
Plt Kepala Disdik Kota Bekasi, Chondro Wibhowo, menjelaskan bahwa seleksi Tahap I yang mencakup Jalur Prestasi Nilai, Akademik, Non-Akademik, Afirmasi, serta Mutasi telah berjalan sesuai prosedur administrasi.
”Alhamdulillah tahap satu kemarin sudah selesai secara proses pendaftarannya. Tercatat sekitar 17 ribuan pendaftar untuk jenjang SD maupun SMP atau sekitar 36 persen dari calon murid baru yang melakukan pra-pendaftaran atau yang sudah memiliki akun,” kata Chondro Wibhowo kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (05/07/2026).
Penerimaan pada tahap pertama ini secara angka memang cukup tinggi, mengingat besarnya antusiasme masyarakat Kota Bekasi untuk memasukkan anak mereka ke sekolah negeri.
”Dari jumlah tersebut, sekitar 10 ribuan sudah diterima. Walupun secara dominasi masih menyasar kepada jenjang SMP Negeri,” sambungnya.
Apa Solusi Bagi Siswa yang Gagal di SPMB Tahap I?
Bagi sekitar 7 ribu pendaftar yang belum berhasil mengamankan kursi, Disdik Pemkot Bekasi memastikan mereka dapat langsung mengikuti seleksi SPMB Tahap II melalui Jalur Domisili.
Kegagalan di tahap awal bukan akhir dari perjuangan, melainkan pergeseran ke jalur seleksi yang menggunakan pendekatan kedekatan tempat tinggal calon siswa dengan sekolah tujuan.
”Jadi sebanyak 7 ribu peserta yang belum lolos seleksi Tahap I bukan berarti gugur dari proses penerimaan, melainkan dapat kembali mendaftar sesuai ketentuan pada tahap berikutnya, dan kepada orang tua calon peserta didik, agar sesegera mungkin untuk turut melengkapi dokumen dan persyaratan yang pada Tahap 1 lalu belum mencukupi,” tegasnya.
Kapan Jadwal dan Syarat SPMB Tahap II Kota Bekasi 2026?
Pendaftaran SPMB Tahap II akan difokuskan secara penuh pada Jalur Domisili. Berikut adalah rincian pelaksanaan yang wajib diperhatikan oleh para orang tua calon peserta didik di Kota Bekasi:
- Waktu Pendaftaran: Senin hingga Rabu, tanggal 6–8 Juli 2026.
- Jalur Seleksi: Jalur Domisili (zonasi jarak tempat tinggal ke sekolah).
- Lokasi Pendaftaran: Laman situs web resmi SPMB Kota Bekasi.
- Tindakan Lanjutan: Orang tua diwajibkan memeriksa ulang dan menyiapkan kelengkapan administrasi yang sebelumnya dinyatakan tidak valid atau kurang.
Apa Langkah Disdik Kota Bekasi Menjamin Transparansi SPMB 2026?
Guna mengantisipasi potensi kecurangan dan praktik percaloan dalam perebutan kursi sekolah negeri yang terbilang kritis ini, Disdik Kota Bekasi memperketat pengawasan di Posko Pelayanan SPMB yang berlokasi di Kantor Disdik Kota Bekasi, Jalan Lapangan Bekasi Tengah, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.
Spanduk besar bertuliskan peringatan “Pengendalian Gratifikasi” dipasang tepat di area pintu masuk layanan untuk menegaskan komitmen budaya bersih dan transparan.
Disdik Kota Bekasi juga mengimbau masyarakat untuk rutin memantau pengumuman resmi dan panduan teknis hanya melalui laman website SPMB Kota Bekasi serta tidak mudah tergiur oleh oknum yang menjanjikan kelulusan di luar sistem resmi.
Rampungnya SPMB Tahap I menjadi evaluasi penting bagi para orang tua untuk lebih cermat menghitung peluang dan kelengkapan berkas jelang pembukaan Jalur Domisili.
Transparansi dan pengawasan publik sangat dibutuhkan agar hak pendidikan anak-anak di Kota Bekasi dapat terpenuhi secara adil tanpa adanya intervensi ilegal.
Bagaimana pengalaman Anda atau kerabat saat mendaftar SPMB Kota Bekasi Tahap I tahun ini? Sampaikan tanggapan, kendala, maupun laporan layanan publik di kolom komentar di bawah, serta bagikan artikel ini kepada orang tua calon siswa lainnya agar tidak ketinggalan jadwal Tahap II! Baca juga berita investigasi layanan pendidikan lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







