Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi, Arief Maulana, saat memberikan keterangan terkait rencana penataan ulang pagar kawasan Grand Galaxy City (GGC) yang dinilai menghalangi jarak pandang pengguna jalan di Kota Bekasi, Jumat (17/07/2026).

Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi, Arief Maulana, saat memberikan keterangan terkait rencana penataan ulang pagar kawasan Grand Galaxy City (GGC) yang dinilai menghalangi jarak pandang pengguna jalan di Kota Bekasi, Jumat (17/07/2026).

  • ​Pagar gerbang kawasan Grand Galaxy City (GGC) dinilai membahayakan karena menghalangi jarak pandang pengendara, khususnya di area tikungan.
  • ​Pemkot Bekasi melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) telah melayangkan surat teguran resmi kepada pihak pengembang untuk segera melakukan penyesuaian.
  • ​Penataan ulang tidak sekadar membongkar, tetapi mengkaji ulang dari aspek estetika, keselamatan berkendara, kenyamanan, dan fasilitas pejalan kaki (pedestrian).

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) segera menata ulang pagar di gerbang kawasan Grand Galaxy City (GGC), Kota Bekasi.

Langkah tegas ini diambil lantaran konstruksi pagar tersebut dinilai menghalangi jarak pandang pengguna jalan dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Selain mengutamakan keselamatan berkendara, penataan ini juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi estetika dan kenyamanan pedestrian di kawasan komersial tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa Pemkot Bekasi Akan Menata Ulang Pagar Grand Galaxy City (GGC)?

Pemkot Bekasi memutuskan untuk mengevaluasi dan menata ulang pagar tersebut karena terindikasi kuat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan yang melintas. Pemerintah Daerah juga telah mengambil langkah persuasif dengan menegur pihak pengembang.

​”Jadi yang pertama, dari pagar Galaxy itu kan menghalangi pemandangan untuk pengguna jalan, dan sudah kita kirimkan surat untuk segera dilakukan penyesuaian,” kata Kepala Distaru Kota Bekasi, Arief Maulana kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (17/07/2026).

Apa Saja Aspek yang Dikaji dalam Penataan Pagar GGC Bekasi?

Distaru Kota Bekasi tidak hanya berfokus pada eksekusi pembongkaran fisik pagar, melainkan mempertimbangkan penataan ruang yang lebih komprehensif bagi publik.

​”Kita saat ini sedang membahas terkait dengan ketinggian dan dilihat dari sudut pandang estetikanya. Artinya, membangunnya itu sendiri bukan hanya sekadar membongkar memangkas,” sambung Arief.

​Lebih lanjut, ia merinci ada beberapa pilar utama yang menjadi fokus evaluasi Pemerintah Daerah saat ini terhadap tata ruang pengembang.

​”Pertama estetika, yang kedua kenyamanan, yang ketiga keselamatan pengguna jalan termasuk pejalan kaki. Harus memperhatikan pedestrian dan lain sebagainya. Itu yang saat ini, ya,” jelasnya.

Bagaimana Dampak Pagar GGC Terhadap Arus Lalu Lintas?

Keberadaan tembok dan pagar di gerbang GGC saat ini memberikan dampak langsung terhadap arus mobilitas, terutama menciptakan blind spot (titik buta) yang berisiko tinggi bagi pengendara.

​”Mengganggu terhadap pengguna jalan. Terutama pengguna jalan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Apalagi itu tikungan, ya, itu menghalangi pandangan,” tutur Arief memaparkan kondisi di lapangan.

​Langkah evaluasi dan pengawasan tata ruang oleh Pemkot Bekasi ini diharapkan dapat mendisiplinkan para pengembang agar senantiasa patuh pada regulasi tata ruang daerah demi kenyamanan warga.

​Bagaimana pendapat Anda tentang penataan ulang di kawasan Grand Galaxy City ini? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar, bagikan artikel ini, dan ikuti terus pembaruan berita seputar kebijakan Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAWALI Desak KLH Telusuri Pencemaran Kali Bekasi, Pemkot Terkendala Kewenangan Penindakan
Darurat Ekologi! KAWALI Bongkar Fakta Mengerikan Pencemaran Kali Bekasi, Air Hitam Berbusa Ancaman Serius
Jalur Maut Teror Pengendara Motor: Penutup Saluran Air Sepanjang 2 Km ‘Hilang’, DBMSDA Janji Tindak Cepat
​57 Ribu Anak Kota Bekasi Telah Ikuti BIAS 2026, Kapan Giliran Buah Hati Anda?
Trans Beken Belum Juga Mengaspal, Dishub Bekasi Masih Kaji Aspek Pelayanan dan Manajerial
Terungkap! Sosok Video Viral di Lift Diduga Kades Lambangsari Pipit Haryanti dan Caleg PDIP
SKANDAL REKAMAN CCTV: Diduga Oknum Kades Wanita Tambun Selatan ‘Main Api’ Bareng Politisi
Capaian Imunisasi Anak Tembus 58 Persen, Dinkes Kejar Target 38 Ribu Bayi Hingga Akhir 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:44 WIB

KAWALI Desak KLH Telusuri Pencemaran Kali Bekasi, Pemkot Terkendala Kewenangan Penindakan

Kamis, 3 September 2026 - 13:56 WIB

Darurat Ekologi! KAWALI Bongkar Fakta Mengerikan Pencemaran Kali Bekasi, Air Hitam Berbusa Ancaman Serius

Kamis, 3 September 2026 - 11:19 WIB

Jalur Maut Teror Pengendara Motor: Penutup Saluran Air Sepanjang 2 Km ‘Hilang’, DBMSDA Janji Tindak Cepat

Kamis, 3 September 2026 - 10:26 WIB

Trans Beken Belum Juga Mengaspal, Dishub Bekasi Masih Kaji Aspek Pelayanan dan Manajerial

Kamis, 3 September 2026 - 07:41 WIB

Terungkap! Sosok Video Viral di Lift Diduga Kades Lambangsari Pipit Haryanti dan Caleg PDIP

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x