Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi aliran air Kali Bekasi di wilayah hilir yang terpantau menyusut drastis hingga memperlihatkan dasar sungai berbatu akibat peralihan menuju musim kemarau, Jumat (17/07/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

Kondisi aliran air Kali Bekasi di wilayah hilir yang terpantau menyusut drastis hingga memperlihatkan dasar sungai berbatu akibat peralihan menuju musim kemarau, Jumat (17/07/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

  • ​Debit air Kali Bekasi di wilayah hilir mengalami penyusutan drastis akibat transisi menuju musim kemarau pada pertengahan Juli 2026.
  • ​Tinggi Muka Air (TMA) terpantau normal, yakni 100 cm di Sungai Cileungsi, 200 cm di Sungai Cikeas, dan 350 cm pada titik temu Kali Bekasi.
  • ​Pemkot Bekasi tengah memetakan wilayah rawan kekeringan dan menyiagakan dua armada tangki penyuplai air bersih.
  • ​Pintu air Bendungan Presdo tidak akan dibuka selama musim kemarau karena ketiadaan curah hujan di hulu Bogor.

​Dampak musim kemarau panjang mulai terasa di wilayah Kota Bekasi dengan menyusutnya debit air di wilayah hilir Kali Bekasi hingga dasar sungai berbatu terlihat jelas.

Fenomena penyusutan yang terpantau pada Jumat (17/07/2026) ini memicu Pemkot Bekasi untuk segera mengambil langkah mitigasi secara komprehensif.

Langkah strategis tersebut melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengantisipasi krisis air bersih dan ancaman kekeringan ekstrem yang diprediksi melanda berbagai daerah di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Debit Air Kali Bekasi Menyusut Drastis?

​Penyusutan debit air Kali Bekasi di wilayah hilir murni disebabkan oleh siklus perubahan cuaca menuju musim kemarau.

Hal ini sejalan dengan peningkatan suhu panas yang tengah melanda Kota Bekasi beberapa waktu terakhir.

​”Ya saat musim kemarau memang posisi debit air diwilayah Hilir agak kering,” kata Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (17/07/2026).

​Sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi menegaskan bahwa Pemkot Bekasi tidak memiliki kewenangan terkait buka-tutup pintu air Bendungan Presdo.

Otoritas penuh berada di tangan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

​”Adapun pintu Bendungan Presdo hanya bisa dibuka, Ketika memasuki Musim Penghujan yang turut dilakukan pemantauan secara intensif dan berkala terkait ketinggian Tinggi Muka Air (TMA). Apabila, dari wilayah Hulu Bogor sedang terjadi dampak hujan,” ujarnya.

Pintu Air Bendungan Presdo di Kota Bekasi yang saat ini ditutup dan beroperasi normal untuk mengontrol Tinggi Muka Air (TMA) selama musim kemarau panjang berlangsung, Jumat (17/07/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

​Ia menambahkan, pintu Bendungan Presdo tidak akan dibuka selama kemarau karena hulu Bogor tidak mengalami hujan.

​”Sehingga tidak perlu ada kekhwatiran terhadap TMA, pada saat musim kemarau dan juga tidak terlalu berpengaruh kepada kita di Kota Bekasi. Namun, apabila sedang terjadi hujan, diwilayah Hulu itu adalah kewaspadaan yang perlu kita lakukan pemantauan,” tuturnya.

​Bagaimana Status Tinggi Muka Air (TMA) Kali Bekasi Saat Ini?

​Berdasarkan pemantauan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) per Jumat pagi (17/07/2026) pukul 07.00 WIB, status level air Kali Bekasi masih berada dalam batas normal. Suplai air utama terpantau tidak menunjukkan status bahaya.

​Berikut adalah rincian data TMA di kawasan hulu dan titik temu:

  • Sungai Cileungsi: Tinggi Muka Air mencapai 100 cm.
  • Sungai Cikeas: Tinggi Muka Air mencapai 200 cm.
  • Titik Temu Kali Bekasi: Tinggi Muka Air berada di level 350 cm.

​Apa Langkah Mitigasi Pemkot Bekasi Hadapi Kemarau Panjang?

​Pemkot Bekasi kini gencar menyisir dan memetakan sejumlah wilayah kelurahan dan kecamatan yang memiliki riwayat serta potensi tinggi terdampak kekeringan. Instruksi kesiapsiagaan telah diturunkan langsung kepada seluruh instansi terkait.

​”Saya sudah bicara dengan BPBD dan juga seluruh OPD yang terlibat harus bersiap-siap, terutama pemadam kebakaran untuk antisipasi kebakaran dan kita antisipasi untuk bersiaga,” kata Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, pada pertengahan Juni lalu.

​Bang Harris sapaan akrabnya, menekankan pentingnya pemetaan wilayah secara dini agar intervensi pemerintah bisa tepat sasaran saat krisis terjadi.

​”InsyaAllah kalau itu memang agak lama secara potensi kekeringan. Makanya kita mulai dari sekarang membuat mapping-mapping, kemudian di mana saja sih (wilayah berpotensi kekeringan). Tapi sedianya Pemkot sudah siap untuk menghadapi itu,” jelasnya.

​Kapan Status Siaga Darurat Kekeringan Ditetapkan?

​Penetapan status darurat kekeringan di Kota Bekasi masih menunggu instruksi dan status resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi memastikan segala regulasi lokal akan segera terbit begitu provinsi membunyikan alarm siaga.

​”Terkait kekeringan, kami juga menunggu status dari Provinsi. Biasanya Provinsi mengeluarkan status siaga darurat, nanti di wilayah sendiri akan menyesuaikan. Jika dari Provinsi sudah mengeluarkan, Tentunya di Kota Bekasi juga akan segera menyesuaikan mengeluarkan Kepwal penetapan status siaga darurat kekeringan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratama Puspita kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (17/07/2026).

​Sebagai langkah taktis, ia memastikan pihaknya telah menggandeng Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi dan Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi untuk menyiagakan bantuan suplai air bersih.

​”Tentunya jika ada masyarakat yang melapor kekurangan air bersih, kami akan siap dropping ke sana. Kami punya dua armada kendaraan untuk suplai air dari PDAM; satu khusus air bersih dengan tangki stainless, dan satu lagi tangki biasa tapi tetap dijaga kebersihannya,” katanya.

​Wilayah Mana Saja yang Terancam Kemarau Panjang Tahun Ini?

​Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis proyeksi bahwa kemarau tahun ini akan lebih kering dengan durasi yang lebih panjang, membentang antara tiga hingga tujuh bulan.

​Berikut adalah wilayah di Indonesia yang diprediksi akan mengalami musim kemarau lebih panjang:

  • ​Sebagian besar Sumatera dan Jawa
  • ​Bali dan Nusa Tenggara Barat
  • ​Sebagian besar Nusa Tenggara Timur
  • ​Sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi
  • ​Maluku dan sebagian besar Maluku Utara
  • ​Sebagian Papua Barat dan Papua Barat Daya
  • ​Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan

Mari Hadapi Kemarau Bersama!

Masyarakat Kota Bekasi diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air bersih dan selalu waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Bagikan artikel ini kepada keluarga atau grup warga RT/RW Anda. Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah ini jika wilayah tempat tinggal Anda sudah mulai merasakan dampak kesulitan air bersih!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin
Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:08 WIB

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:32 WIB

Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:35 WIB

Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x