Banjir Kiriman Bogor Ancam Warga Bantaran Kali di Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kota Bekasi memantau kenaikan debit air dan tumpukan sampah di Pintu Air Bendung Presdo yang meningkat drastis, Rabu malam (11/02/2026).

Petugas BPBD Kota Bekasi memantau kenaikan debit air dan tumpukan sampah di Pintu Air Bendung Presdo yang meningkat drastis, Rabu malam (11/02/2026).

Poin Utama:

  • Status Siaga: Tinggi Muka Air (TMA) di pertemuan Cileungsi-Cikeas (P2C) mencapai 660 cm (Top Level) pada pukul 23.00 WIB.
  • Wilayah Terdampak: Bantaran Kali Bekasi di Kecamatan Rawalumbu, Bekasi Timur, dan Bekasi Utara.
  • Kendala: Tumpukan sampah kayu dan plastik menghambat aliran di Bendung Presdo.
  • Tindakan: Warga diminta evakuasi mandiri barang berharga sebelum air tiba di hilir.

​Ancaman banjir kiriman dari wilayah hulu Bogor kembali menghantui warga Kota Bekasi, Rabu (11/02/2026) malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat kenaikan drastis Tinggi Muka Air (TMA) di titik pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas (P2C) hingga mencapai level 660 sentimeter pada pukul 23.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berapa Tinggi Muka Air Kali Bekasi Saat Ini?

​Kondisi debit air di Kali Bekasi kini berada dalam status waspada tinggi. Kenaikan TMA di P2C menjadi indikator utama bahwa volume air dalam jumlah besar sedang bergerak menuju hilir Kota Bekasi.

Biasanya, air kiriman ini memiliki jeda waktu perjalanan (travel time) sekitar 3 hingga 4 jam dari titik pertemuan Cileungsi-Cikeas hingga sampai ke permukiman warga di Kota Bekasi.

​Pantauan lapangan di Pintu Air Bendung Presdo, Jalan Mayor M. Hasibuan, Bekasi Timur, menunjukkan arus air yang sangat deras.

Situasi diperparah dengan material sampah kiriman berupa batang kayu dan plastik yang menumpuk di bibir pintu air, berpotensi menghambat aliran dan memicu limpasan air ke jalanan serta rumah warga.

​Wilayah Mana Saja yang Rawan Banjir Kiriman?

​Berdasarkan data historis dan topografi wilayah, luapan Kali Bekasi diprediksi akan berdampak pada sejumlah kecamatan yang dilintasi aliran sungai tersebut. Wilayah yang paling rawan meliputi:

  • Kecamatan Rawalumbu: Terutama area perumahan yang berada di cekungan dekat bantaran.
  • Kecamatan Bekasi Timur: Wilayah Margahayu dan sekitarnya.
  • Kecamatan Bekasi Utara: Kawasan Teluk Pucung hingga perbatasan Babelan.

​BPBD telah menginstruksikan Camat dan Lurah di wilayah tersebut untuk mengaktifkan posko siaga banjir dan memantau perkembangan air per jam.

​Apa Imbauan Wali Kota Bekasi Terkait Siaga Banjir?

​Merespons kondisi kritis ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi langsung mengeluarkan peringatan dini.

Kepala daerah meminta warga tidak lengah, mengingat banjir kiriman seringkali datang saat warga sedang terlelap tidur.

​”Kami meminta warga yang tinggal di bantaran kali dan wilayah rendah agar meningkatkan kewaspadaan. Jangan menunggu air masuk ke rumah untuk bersiap. Amankan dokumen penting, siapkan kebutuhan darurat, dan lakukan langkah antisipasi sejak dini,” kata Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kota Bekasi, Rabu (11/02/2026).

​Tri menegaskan bahwa seluruh aparatur gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri, dan relawan kemanusiaan telah disiagakan di titik-titik rawan untuk membantu proses evakuasi jika diperlukan.

Ia juga menekankan pentingnya warga mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

​Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus memantau pergerakan air dan berupaya membersihkan sampah yang menyumbat pintu air.

Warga diimbau untuk terus memantau informasi resmi dan menghindari aktivitas di pinggir sungai pada malam hari.

Butuh bantuan darurat banjir? Hubungi Call Center BPBD Kota Bekasi atau lapor kondisi terkini di lingkungan Anda melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara
Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah
Parah! Lemah Pengawasan, Mobil Leluasa Masuk jogging track Alun-alun Bekasi
Darurat TPST Bantargebang: Juara 2 Dunia Metana, Pemkot Bekasi & DKI Disebut Cuma ‘Drama’ Proyek?
Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall
Imbas Geliat Ekonomi, 29 Titik Kemacetan Baru Kepung Kota Bekasi
Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:23 WIB

Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara

Senin, 25 Mei 2026 - 12:55 WIB

Awas Mandek! Plh Wali Kota Bekasi Wajibkan ASN Stand By saat Libur Idul Adha 1447 Hijriah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:27 WIB

Parah! Lemah Pengawasan, Mobil Leluasa Masuk jogging track Alun-alun Bekasi

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Bahaya! Berstatus Liar, Pemkot Bekasi Tutup Akses Perlintasan Kereta Grand Mall

Senin, 25 Mei 2026 - 09:40 WIB

Imbas Geliat Ekonomi, 29 Titik Kemacetan Baru Kepung Kota Bekasi

Berita Terbaru

Kepadatan kendaraan roda empat dan truk yang mengular saat melintasi perlintasan sebidang kereta api di Jalan Pahlawan, Kota Bekasi. Pemkot Bekasi kini tengah mengebut proses pembebasan lahan guna merealisasikan proyek Fly Over (FO) Bulak Kapal demi mengurai kemacetan kronis dan mencegah terjadinya kembali kecelakaan kereta api.

Parlementaria

DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Jemput Bola Banpres FO Bulak Kapal

Senin, 25 Mei 2026 - 17:29 WIB

Nawal Husni, Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, menyampaikan desakannya di Gedung DPRD Kota Bekasi agar Wali Kota Bekasi dan BKPSDM mengambil tindakan tegas terhadap tiga ASN yang diduga terlibat kasus narkoba di Kecamatan Bekasi Utara.

Parlementaria

Geger! 3 ASN Bekasi Utara Diduga Terjerat Narkoba, Pecat Saja!

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x