- Eka Chorid Ivo Fauzi resmi menjabat sebagai Kepala Diskominfostandi usai dilantik Wali Kota Bekasi pada Kamis (30/07/2026).
- Akselerasi sistem pemerintahan berbasis digital menjadi prioritas utama di awal masa jabatannya.
- Langkah taktis pertama difokuskan pada pemetaan infrastruktur teknologi dan kualitas SDM di internal dinas.
- Digitalisasi digenjot mutlak guna merespons tuntutan pelayanan publik masyarakat Kota Bekasi yang serba cepat.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi yang baru resmi dilantik, Eka Chorid Ivo Fauzi, menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas.
Akselerasi sistem pemerintahan berbasis digital dan kecepatan merespons kebutuhan warga menjadi fokus utama di awal masa jabatannya.
Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Wali Kota Bekasi guna mewujudkan birokrasi kota yang modern.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akselerasi Digitalisasi Diskominfostandi Pemkot Bekasi
Apa Instruksi Khusus Wali Kota Bekasi kepada Pejabat Baru?
Instruksi Wali Kota Bekasi mewajibkan seluruh pejabat yang menempati pos baru untuk segera beradaptasi dan tidak menunda eksekusi program kemasyarakatan.
Aparatur dituntut bergerak lebih gesit dan responsif dalam memberikan pelayanan publik di wilayahnya.
”Tentunya Bapak Wali Kota meminta kita semua yang sudah dilantik hari ini untuk bekerja secepat mungkin. Cepat beradaptasi dengan kondisi yang ada saat ini, karena tuntutan masyarakat Kota Bekasi memang membutuhkan respons cepat dari aparatur di Pemerintah Kota Bekasi,” kata Eka Chorid Ivo Fauzi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com seusai pelantikan, dikutip Jumat (31/07/2026).
Mengapa Digitalisasi Menjadi Keharusan di Pemkot Bekasi?
Digitalisasi birokrasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan mutlak bagi penyelenggaraan tata kelola pemerintahan.
Sistem berbasis elektronik dinilai sangat krusial untuk menunjang efisiensi kegiatan di lingkungan pemerintahan.
”Memang itu (digitalisasi) salah satu yang menjadi atensi Bapak Wali Kota untuk menunjang kegiatan-kegiatan yang ada di lingkungan Pemkot Bekasi. Hal ini seiring dengan kondisi masyarakat sekarang yang menuntut semuanya berbasis digital,” tambahnya.
Bagaimana Langkah Awal Pemanfaatan AI dan Teknologi Lanjutan?
Terkait inovasi teknologi lanjutan seperti pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI), pimpinan baru ini memilih pendekatan yang lebih taktis dan terukur.
Sebagai langkah pendahuluan, pemetaan komprehensif terhadap kondisi infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) di internal dinas akan diutamakan.
”Kebetulan saya juga baru dilantik hari ini, tentunya saya perlu tahu juga kondisi di (Dinas) Kominfo hari ini seperti apa. Nanti, sebagaimana arahan Bapak Wali Kota, kita dituntut untuk beradaptasi, bergerak dengan cepat untuk memahami persoalan yang ada di OPD yang diamanahkan kepada saya,” tutupnya.
Kehadiran sosok pimpinan baru di pucuk Diskominfostandi ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi keterbukaan informasi publik di Kota Patriot. Visi Smart City Kota Bekasi diproyeksikan akan semakin responsif dan inklusif di masa mendatang.
Bagaimana harapan Anda terhadap kualitas digitalisasi layanan di Kota Bekasi? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini.
Baca terus informasi birokrasi dan pemerintahan terkini secara tajam hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





