- JPO Tol Bekasi Barat di Jalan Ahmad Yani sedang diperbaiki; desain struktur yang semula curam dirombak menjadi model tangga (trap) bertingkat.
- Mayoritas pengelolaan JPO di Kota Bekasi dikendalikan oleh pihak ketiga (swasta), di mana banyak kontrak pengelolaan yang akan segera habis.
- Pemkot Bekasi tengah merumuskan standarisasi teknis keselamatan dan kenyamanan publik yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengelola JPO.
WALI KOTA BEKASI TRI ADHIANTO merespons keras keluhan warga terkait minimnya sarana prasarana serta bahaya utilitas di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tol Bekasi Barat, Jalan Ahmad Yani, dan area Stasiun Kranji.
Pemkot Bekasi kini menginstruksikan perombakan desain JPO yang curam menjadi lebih landai, sekaligus merumuskan aturan standarisasi keselamatan bagi pihak swasta pengelola fasilitas publik tersebut.
Wali Kota Bekasi Evaluasi Menyeluruh Kelayakan JPO
Bagaimana Progres Perbaikan JPO Tol Bekasi Barat?
Saat ini, perbaikan fisik JPO Tol Bekasi Barat telah memasuki tahap konstruksi dengan mengubah desain awal yang terlampau curam menjadi bentuk tangga (trap) agar lebih landai dan aman dilintasi pejalan kaki. Keluhan warga mengenai bahaya jarak JPO dengan kabel utilitas juga menjadi fokus utama pembenahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kan kemarin sudah langsung diperbaiki kan? Kan sudah hari ini sekarang dibikin dalam bentuk trap-trap gitu kan,” ucap Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (10/09/2026).
Mengapa Mayoritas JPO di Kota Bekasi Dikelola Swasta?
Sebagian besar JPO yang tersebar di wilayah Kota Bekasi dibangun dan dikelola melalui skema kerja sama pihak ketiga atau swasta yang bertindak sebagai penanggung jawab penuh.
Dalam hal ini, Pemkot Bekasi memegang peran krusial sebagai pengawas serta pemantau kelayakan fungsi bangunan umum.
”Karena kan pengelolaan jembatan itu, JPO di Kota Bekasi itu kan hampir dimiliki oleh pihak ketiga,” tuturnya.
Terkait dominasi pihak swasta ini, Tri Adhianto menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh kecolongan soal keamanan masyarakat. Standardisasi teknis wajib diterapkan secara mutlak.
”Jadi yang ada adalah bagaimana pemerintah daerah harusnya memiliki terkait dengan teknik apa namanya standardisasi, agar tentu keamanan, kenyamanan dari para pengguna JPO-nya bisa tetap terlindungi,” imbuhnya.
Apa Solusi Jangka Panjang DBMSDA Kota Bekasi terhadap JPO Tua?
Sementara itu Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mengakui bahwa rata-rata kondisi JPO saat ini sudah termakan usia.
Oleh karena itu, Pemkot Bekasi tidak akan memperpanjang kontrak pihak ketiga secara sembarangan sebelum ada penataan dan pembaruan sarana secara komprehensif.
Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, menjelaskan bahwa peremajaan aset akan difokuskan seiring dengan berakhirnya masa perjanjian.
”Jadi memang itu kan rata rata bangunan JPO di Kota Bekasi itu lama dan kebanyakan sudah mau habis secara kontrak oleh pihak ketiga,” katanya.
Idi menambahkan, perombakan akan difokuskan pada JPO-JPO strategis. Berikut adalah beberapa titik JPO yang saat ini menjadi perhatian prioritas penataan ruang publik Pemkot Bekasi:
- JPO di kawasan niaga Metropolitan Mall (Jalan Ahmad Yani).
- JPO yang terintegrasi dengan akses Stasiun Bekasi.
- JPO di sekitar area Gedung Pemkot Bekasi.
”JPO yang baru-baru kan sudah bagus-bagus punya kita. Memang harus, dilakukan penataan yang lebih memadai. Yang baru-baru kan sudah pada rapi. Ini memang yang lama mau habis, dan nanti kita perbarui semua,” tuturnya.
Pihaknya berjanji akan mengutamakan infrastruktur yang berada langsung di pusat kota dan titik sentral pergerakan massa sebagai prioritas pengawasan.
”Ya iya lah itu kita prioritas ke situ. Kita kan tinggal sedikit tuh yang tua-tua, tinggal yang lain baru-baru sudah bagus-bagus, sudah oke lah, sudah lumayan,” pungkasnya.
Infrastruktur publik yang ramah, aman, dan memadai adalah hak setiap pejalan kaki. Pemkot Bekasi diharapkan konsisten memantau proyek revitalisasi ini hingga tuntas, agar tak ada lagi masyarakat yang harus mempertaruhkan keselamatan saat menyeberang jalan.
Bagaimana tanggapan Anda tentang kondisi JPO di Kota Bekasi saat ini? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan terus update informasi terbaru dengan mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini]. Baca juga berita terkait pembangunan infrastruktur lainnya hanya di portal berita kesayangan Anda!
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















