Ironi Jelang MoU Berakhir: TPST Bantargebang Terbakar Hebat, Alarm Keras untuk Pemkot Bekasi!

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penanganan kebakaran menggunakan alat berat ekskavator di area gunungan sampah TPST Bantargebang, Jalan Pangkalan 5, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi pada Minggu malam (13/09/2026)

Suasana penanganan kebakaran menggunakan alat berat ekskavator di area gunungan sampah TPST Bantargebang, Jalan Pangkalan 5, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi pada Minggu malam (13/09/2026)

  • ​Kebakaran hebat melanda zona 2 dan 3 area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang pada Minggu malam (13/09/2026).
  • ​Insiden ini terjadi menjelang habisnya masa kontrak kerja sama (MoU) pengelolaan sampah antara Pemkot Bekasi dan DKI Jakarta pada 26 September 2026.
  • ​Sebanyak enam unit ekskavator dan satu unit buldoser dikerahkan untuk melokalisasi api di kawasan Jalan Pangkalan 5, Kelurahan Ciketing Udik.
  • ​Anggota DPRD Kota Bekasi mendesak Pemkot Bekasi menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi wajib dalam draf perpanjangan MoU.

SEBUAH IRONI mewarnai momen krusial menjelang berakhirnya kerja sama (MoU) pengelolaan sampah antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta pada 26 September mendatang.

Gunungan sampah di zona 2 dan 3 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang berlokasi di Jalan Pangkalan 5, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, justru dilalap si jago merah pada Minggu malam (13/09/2026).

​Evaluasi Menyeluruh TPST Bantargebang Jelang Habisnya MoU

​Mengapa TPST Bantargebang Bisa Terbakar di Tengah Musim Kemarau?

​Cuaca ekstrem dan kemarau panjang yang melanda wilayah Kota Bekasi diduga kuat menjadi pemicu utama munculnya titik api.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suhu udara yang melonjak drastis membuat gas metana di bawah tumpukan sampah menjadi sangat rentan tersulut dan memicu kebakaran.

​”Saya sebagai warga asli di sini sangat khawatir dengan kejadian seperti ini. Walaupun sudah padam, tapi saya takut ada titik api lainnya, karena masih musim kemarau,” tegas Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, H. Anton kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (14/09/2026).

​Anggota DPRD Kota Bekasi sekaligus tokoh masyarakat Bantargebang ini menilai kejadian tersebut bukanlah sekadar bencana musiman.

Ia mendesak agar peristiwa ini dijadikan momentum krusial bagi Pemkot Bekasi untuk memperbaiki sistem operasional dan keamanan yang harus dituangkan secara tegas dalam perpanjangan MoU.

​Bagaimana Proses Pemadaman Api di Zona 2 dan 3?

​Respons cepat segera dilakukan setelah tim gabungan menerima laporan awal dari petugas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta yang bersiaga di lokasi.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi langsung bergerak memutus penjalaran api di gunungan sampah.

​“Benar terjadi kebakaran. Namun, saat ini sudah ditangani, padam, dan kondisi aman,” ungkap Komandan Kompi Disdamkarmat Kota Bekasi, Haryanto.

​Guna melokalisasi api dan mempercepat proses pendinginan, tim gabungan terpaksa menerjunkan sejumlah alat berat.

Langkah taktis ini terbukti efektif dalam mengendalikan situasi di lapangan dengan rincian pengerahan sebagai berikut:

  • ​Pengerahan enam unit alat berat jenis ekskavator.
  • ​Pengerahan satu unit armada buldoser.
  • ​Lokalisasi area di zona tiga yang kini dipastikan aman, terkendali, dan kondusif.

Kejadian ini harus menjadi catatan tebal bagi jajaran Pemkot Bekasi maupun Wali Kota Bekasi yang menjabat, terutama dalam merumuskan draf perpanjangan kerja sama bersama Pemprov DKI Jakarta. Keselamatan warga Bantargebang dan optimalisasi standar keamanan pengelolaan sampah tidak boleh dikompromikan.

​Jangan lewatkan perkembangan terbaru seputar kebijakan publik dan dinamika Kota Bekasi. Bagikan artikel ini, sampaikan aspirasi Anda di kolom komentar, dan pastikan Anda mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan informasi terpercaya!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Minta Belanja Pegawai Ditekan dan Atasi Krisis Guru, Ini Respons Wali Kota Bekasi
Polemik Rute Sky Train: Wali Kota Tolak Melintas di Jalan Ahmad Yani, Redesain JPO Tol Bekasi Barat Terdampak
Darurat Fiskal! Belanja Pemkot Bekasi 2027 Merosot Drastis ke Rp6,69 Triliun, Apa Dampaknya ke Publik?
DBMSDA Kota Bekasi Ultimatum Pengelola JPO Stasiun Kranji: Perbaikan Total atau Kontrak Tidak Diperpanjang!
Tiga JPO di Kota Bekasi Menua dan Rusak Parah, DBMSDA Buru Investor untuk Peremajaan Terintegrasi TOD
Viral di Threads: Keluhan KTP Pemkot Bekasi Direspons Wali Kota Tri Adhianto, Warga Justru Buktikan Kecepatan Aplikasi e-Open
BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?
JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:59 WIB

DPRD Minta Belanja Pegawai Ditekan dan Atasi Krisis Guru, Ini Respons Wali Kota Bekasi

Senin, 14 September 2026 - 07:39 WIB

Ironi Jelang MoU Berakhir: TPST Bantargebang Terbakar Hebat, Alarm Keras untuk Pemkot Bekasi!

Senin, 14 September 2026 - 07:18 WIB

Polemik Rute Sky Train: Wali Kota Tolak Melintas di Jalan Ahmad Yani, Redesain JPO Tol Bekasi Barat Terdampak

Jumat, 11 September 2026 - 10:44 WIB

DBMSDA Kota Bekasi Ultimatum Pengelola JPO Stasiun Kranji: Perbaikan Total atau Kontrak Tidak Diperpanjang!

Jumat, 11 September 2026 - 09:55 WIB

Tiga JPO di Kota Bekasi Menua dan Rusak Parah, DBMSDA Buru Investor untuk Peremajaan Terintegrasi TOD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x