Ketua Forum Kapus Kota Bekasi Angkat Suara Tentang Tamasya ke Danau Toba

- Jurnalis

Selasa, 26 September 2023 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Viralnya di Media sosial tentang kunjungan Dinas Kesehatan Kota Bekasi ke Sumatera Utara, begini ungkapan Ketua Forum Kepala Puskesmas Kota Bekasi.

dr.Zulkifly Sanusi selaku Ketua Forum Puskesmas Kota Bekasi membeberkan jika kunjungan ke Sumatera Utara sudah diperhitungkan dan direncanakan satu setengah bulan sebelum keberangkatan.

“Kami melakukan kunjungan ke Sumatera Utara bukan semata-mata jalan-jalan saja. Kami melakukan study banding ke Puskesmas yang ada di Sumatera Utara,” ucap dr Zulkifly.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan study banding sendiri adalah kegiatan Forum Kapus (Forum Kepala Puskesmas) yang membawa 30 Kepala Puskesmas Se-Kota Bekasi yang turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan.

“Kunjungan ini untuk meningkatkan kapasitas para Kapus (Kepala Puskesmas-Red) dan peningkatan mutu layanan,” ujarnya

Adapun sedikit penjelasan terkait hasil study banding kami kemarin ke Sumatera Utara akan kami beberkan sebagai transparasi kami terhadap isu yang sedang beredar.

Pada tanggal 21 hari pertama kami langsung mengunjungi Puskesmas Parapat, Dimana Puskesmas Parapat menuju SK Puskesmas Pariwisata.

“Kehadiran kami diterima langsung oleh Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ‘Sarimauli Sadari’ yang didampingi Kepala Puskesmas Parapat Yanti Purba,” terangnya.

Salah satu acuan yang mampu mendapatkan lebel Puskesmas Pariwisata ialah Puskesmas yang berdekatan dengan destinasi wisata dan langsung di SK-kan oleh Kementrian Kesehatan.

Sarana Pra Sarana menerima turis sebagai Puskesmas Pariwisata menjadi salah satu acuan dasar kita melakukan study banding ke Sumatera Utara.

“Jika melihat keadaan tersebut, Kota Bekasi memiliki potensi besar memiliki wisata-wisata yang sedang dibangun maupun digali potensinya di setiap wilayah yang mampu menjadi tempat wisata,” tandasnya.

Hasil study Banding ini pastinya akan menjadi refrensi kami untuk mempersiapkan puskesmas pariwisata di Kota Bekasi, Seperti LKPI Program Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk Menyiapkan Destinasi Wisata baik wisata alam, wisata budaya, wisata olahraga dan wisata kuliner.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak
Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah
Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:55 WIB

Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:21 WIB

Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51 WIB

Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim.

Parlementaria

Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri

Minggu, 26 Jul 2026 - 15:10 WIB

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul, saat memberikan laporan di Gedung DPRD Kota Bekasi. Bapemperda menargetkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Penyimpangan Seksual dapat disahkan dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan. (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

Parlementaria

Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan

Minggu, 26 Jul 2026 - 14:40 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x