Aktivis Pemuda Bekasi: Pernyataan Kontroversial Oknum DPR Memicu Kericuhan Aksi Demonstrasi

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis pemuda dari Bekasi, Syahrul Ramadhan.

Aktivis pemuda dari Bekasi, Syahrul Ramadhan.

Bekasi — Aksi demonstrasi yang berujung ricuh di sejumlah daerah menjadi sorotan tajam, dan menurut pengamat, pemicunya tak lain adalah pernyataan kontroversial dari beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Aktivis pemuda dari Bekasi, Syahrul Ramadhan, angkat bicara dan menegaskan bahwa kemarahan masyarakat yang tumpah di jalanan merupakan efek langsung dari ulah sebagian oknum dewan.

​”Jika suasana ingin kondusif, Syahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, dan sejumlah anggota DPR RI yang melakukan blunder dalam berstatement harus bertanggung jawab,” tegas Syahrul. Ia menuntut agar mereka meminta maaf secara terbuka kepada publik dan mundur dari jabatannya di DPR RI. “Bagaimanapun, ulah merekalah yang menjadi pemicu memanasnya aksi,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Syahrul, para politisi yang mengeluarkan pernyataan sensitif dan tidak berempati terhadap kondisi rakyat telah memicu luapan emosi massa.

Ia menyebutkan bahwa masyarakat merasa muak dengan perilaku para pejabat yang dinilai tidak lagi berpihak pada rakyat, baik di ranah legislatif, eksekutif, maupun yudikatif.

Tuntutan Mundur dan Tanggung Jawab Partai Politik

Syahrul juga mendesak agar partai politik tempat para oknum DPR ini bernaung mengambil langkah tegas.

“Partai politik harus mengambil langkah tegas. PAW mereka,” ujarnya, merujuk pada Pergantian Antar Waktu.

Tuntutan ini mencerminkan rasa frustrasi publik terhadap lambatnya respons dari institusi politik.

Selain itu, Syahrul tidak hanya menyoroti anggota DPR. Ia juga meminta Kapolri untuk turut mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas insiden tragis terlindasnya seorang rekan pengemudi ojek online saat kericuhan berlangsung.

Insiden ini, menurutnya, menambah daftar panjang kekecewaan masyarakat terhadap penegak hukum dan memicu keresahan yang lebih luas.

Mencegah Anarkisme dan Mengingat Sejarah

Syahrul Ramadhan mengingatkan bahwa jika tuntutan ini tidak diindahkan, situasinya bisa semakin memburuk.

“Jangan sampai memicu masyarakat bertindak anarkis dan terjadi kembali seperti peristiwa 1998,” katanya. Ia menekankan pentingnya respons cepat dan tegas dari para pemangku jabatan untuk meredam ketegangan sebelum meluas.

Simak juga: Analisis mendalam tentang dampak pernyataan pejabat publik terhadap stabilitas sosial.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aniesfobia Jelang Pilpres 2029: Mengapa Rezim Takut pada Anies?
Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Dukung Penuh Gerakan Indonesia ASRI Gagasan Presiden Prabowo
Buka Rapimcab PPP Kota Bekasi, Uu Ruzhanul Ulum ‘Pecut’ Nawal Husni Bidik Kursi Wali Kota?
Gerindra Tumbangkan PDIP di Survei Elektabilitas Parpol IPO 2026
Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati
Taktik Bobby Nasution: Sekda Provsu HKBP Hanya Jabat 3 Bulan
Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution Berkantor di Nias Dikritik, Pemborosan APBD?
Siap-Siap! Dapil DPRD Kota Bekasi Berpotensi Berubah di Pemilu Legislatif 2029
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 05:42 WIB

Aniesfobia Jelang Pilpres 2029: Mengapa Rezim Takut pada Anies?

Senin, 7 September 2026 - 20:17 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Dukung Penuh Gerakan Indonesia ASRI Gagasan Presiden Prabowo

Sabtu, 5 September 2026 - 17:14 WIB

Buka Rapimcab PPP Kota Bekasi, Uu Ruzhanul Ulum ‘Pecut’ Nawal Husni Bidik Kursi Wali Kota?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Gerindra Tumbangkan PDIP di Survei Elektabilitas Parpol IPO 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x