Anggota TP5 Hadir karena Tetanggaan, Pj Gani Bantah eks Sekda Terafiliasi Parpol

- Jurnalis

Senin, 12 Agustus 2024 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

KOTA BEKASI – Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad memberikan klarifikasi menyoal kehadiran salah satu anggota Tim Percepatan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik (TP5) yakni Rayendra Sukarmadji, yang diketahui beberapa kali menghadiri acara kegiatan partai politik (Parpol) yang berkaitan erat dengan Pilkada Kota Bekasi 2024.

Gani menyebut, adapun kehadiran eks Sekretaris Daerah Kota Bekasi tersebut, kata dia, murni karena undangan dan bukan terafiliasi dari pada Partai Politik (Parpol).

“Oh itu (soal Pak Rayendra) bukan dalam arti dia bukan sebagai berpihak,” ucap Pj Gani saat ditemui RakyatBekasi.com selepas Pelaksanaan Giat Apel Pagi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (12/08/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tercatat, pria yang kerap disapa Bang Roy itu terhitung sudah dua kali nampak hadir dalam acara DPC Partai Amanat Nasional Kota Bekasi yang pada saat itu menyerahkan Surat Tugas dari DPP PAN ke Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Heri Koswara dan H Sholihin (Ri-Sol), Rabu (24/07/2024) lalu.

Tak hanya itu, sebelumnya Bang Roy juga kedapatan hadir di acara Pelantikan dan Rapat Kerja Tim Pemenangan Pilkada Kota Bekasi yang diselenggarakan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Merapi Merbabu pada Rabu (01/05/2024) silam.

Pj Gani mengaku bahwa dirinya sudah meminta keterangan kepada yang bersangkutan. Hasilnya ialah bahwa kedatangan Rayendra Sukarmadji dalam acara Parpol adalah sebagai kolega.

“Saya sudah klarifikasi konfirmasi bahwa itu hanya diundang tetanggaan, tetapi secara ini saya yakinkan saya tanya langsung bahwa beliau tidak berafiliasi kepada salah satu paslon,” ujarnya.

Anggota TP5 Rayendra Sukarmadji hadir di acara Pelantikan dan Rapat Kerja Tim Pemenangan Pilkada Kota Bekasi 2024 Partai Keadilan Sejahtera di Hotel Merapi Merbabu, Rabu (01/05/2024).

Selain itu, pihaknya juga menekankan diri kepada seluruh Aparatur Pemerintah Daerah. Baik, dari sisi ASN maupun Non ASN bilamana hendak berpolitik praktis, agar sediaannya mengundurkan diri dari status kepegawaian Pemerintah Daerah.

Dikarenakan, Pemerintah Kota Bekasi memberikan kesempatan kepada siapapun untuk bisa berkontestasi ataupun hendak menjadi Tim Pemenangan dari salah satu Pasangan Calon (Paslon) Pilkada agar angkat kaki segera dari status kepegawaian Aparatur Pemerintah Daerah.

“Tetap kita lakukan monitoring kepada jajaran kita, kita ingin memberikan kenyamanan kepada semua supaya para ASN ini jangan sampai terkotak-kotak,” jelasnya.

“Baik yang berkehendak mencalonkan atau diusung oleh orang lain, kalau saya patokannya sepanjang yang bersangkutan ada mundur. Ada keinginan dan mundur ya silakan kita kasih kesempatan,” tambahnya.

Mari kita berandai-andai sejenak, apabila seorang kepala dinas, pejabat eselon ataupun pegawai Pemkot Bekasi yang juga sama-sama digaji dan menggunakan fasilitas yang dibiayai oleh APBD Kota Bekasi melakukan hal yang sama, yakni diperbolehkan hadir di acara parpol dengan alasan memenuhi undangan karena tetanggaan, apakah Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad akan bersikap sama seperti sikapnya ke Roy?

Atau, sikap Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad di atas berarti membolehkan mereka yang selama ini dilarang, boleh hadir di acara parpol atau pun paslon Pilkada asalkan diundang dan tetanggaan? Apa Kabar Netralitas ASN?


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:35 WIB

Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x