Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Heryanto AP., M.Si.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Heryanto AP., M.Si.

​Poin Utama:

  • ​Disdamkarmat Kota Bekasi meningkatkan mitigasi kebakaran di TPA Sumurbatu dan TPST Bantargebang akibat ancaman cuaca panas ekstrem El Nino.
  • ​Pemetaan kondisi lapangan tengah dilakukan secara intensif menyusul prakiraan BMKG mengenai musim kemarau yang lebih kering dan panjang.
  • ​Sampah plastik menjadi perhatian khusus karena risiko kebakaran yang merambat ke bawah permukaan (subsurface fire) sangat sulit dipadamkan.

​Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi kini meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu dan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Langkah preventif ini diambil sebagai respons atas potensi cuaca panas ekstrem fenomena El Nino serta prakiraan musim kemarau yang lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya.

​Mengapa Disdamkarmat Kota Bekasi Perketat Pengawasan TPA dan TPST?

​Disdamkarmat Kota Bekasi memperketat pengawasan karena suhu panas ekstrem yang dipicu El Nino berisiko tinggi memicu timbulnya api pada tumpukan sampah yang kering.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, menegaskan bahwa material sampah yang mudah terbakar menuntut penanganan yang lebih ekstra dibandingkan situasi normal.

​”Ditambah lagi dengan material yang mudah terbakar. Yang sangat perlu kita antisipasi sesungguhnya adalah potensi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah,” tegas Heryanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (15/06/2026).

​Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemetaan mendalam terhadap kondisi di wilayah TPA Sumurbatu maupun TPST Bantargebang untuk memitigasi risiko.

“Karena risikonya juga jauh lebih besar. Itulah mengapa kami juga tengah melakukan pemetaan pada kondisi di wilayah TPA maupun TPS,” tuturnya.

Heryanto menjelaskan bahwa kebakaran di lokasi pembuangan sampah memiliki karakteristik berbahaya yang memerlukan penanganan khusus:

  • Risiko Tinggi: Sampah plastik yang terbakar dapat memicu api tidak hanya di permukaan, tetapi menjalar ke bagian bawah tumpukan.
  • Sulit Dipadamkan: Karakteristik kebakaran bawah permukaan (subsurface fire) membuat proses pemadaman menjadi jauh lebih sulit dan kompleks dibanding kebakaran biasa.

“Terlebih untuk sampah plastik, jika sudah terbakar, apinya tidak hanya berada di permukaan atas, melainkan sudah menjalar ke bagian bawah. Ini yang sulit penanganannya dan tidak bisa disamakan dengan kebakaran biasa,” pungkasnya.

​Upaya mitigasi ini, kata dia, diharapkan dapat menekan potensi bencana kebakaran yang berdampak pada kesehatan dan keselamatan warga di sekitar area operasional sampah.

​Tetap waspada terhadap informasi terbaru mengenai penanganan bencana di Kota Bekasi dengan memantau terus kanal berita kami.

Jangan lupa bagikan informasi penting ini kepada kerabat Anda agar kita tetap siaga menghadapi musim kemarau.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air
Rusuh di HNM Jatisampurna: Jam Operasional Dilanggar, Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji!
Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya
Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas
Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi
Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun
Telan APBD Rp5 Miliar, Progres Pembangunan Wall Climbing Patriot Baru Capai 25 Persen
DPRD Minta Belanja Pegawai Ditekan dan Atasi Krisis Guru, Ini Respons Wali Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:06 WIB

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air

Senin, 14 September 2026 - 11:19 WIB

Rusuh di HNM Jatisampurna: Jam Operasional Dilanggar, Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji!

Senin, 14 September 2026 - 10:07 WIB

Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya

Senin, 14 September 2026 - 09:14 WIB

Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas

Senin, 14 September 2026 - 09:03 WIB

Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi

Berita Terbaru

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK. (Foto: antara).

Nasional

Skandal Suap HGB di BPN Kabupaten Bogor: KPK OTT Fahd A Rafiq

Senin, 14 Sep 2026 - 23:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x