Banjir Bekasi Akibat Kiriman Air Bogor, BPBD Evakuasi Warga di 4 Lokasi Tergenang

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Kota Bekasi evakuasi warga Kampung Lebak Bekasi Utara.

BPBD Kota Bekasi evakuasi warga Kampung Lebak Bekasi Utara.

Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak Senin (07/07/2025) malam menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Bekasi.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, terdapat empat lokasi yang terdampak banjir akibat kiriman air dari Kabupaten Bogor.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, menyebut wilayah terdampak meliputi:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Gang Mawar, Kecamatan Bekasi Timur
  • Kampung Lengkak, Bekasi Timur
  • Kampung Lebak, Bekasi Utara
  • RW 07, RW 08, dan RW 09 Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara

“Kondisi paling parah saat ini terjadi di Kampung Lebak, Bekasi Utara, dengan ketinggian genangan mencapai 50–100 cm,” ujar Priadi saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com, Selasa (08/07/2025).

Langkah Tanggap Darurat dan Evakuasi Warga

Priadi menjelaskan bahwa genangan air di beberapa wilayah mulai berangsur surut. Meski begitu, tim BPBD tetap dalam kondisi siaga penuh, dengan personel dan logistik telah dikerahkan ke lokasi terdampak.

“Kami telah mengirimkan bantuan logistik dan menyiapkan perahu karet di Kampung Lebak untuk mendukung proses evakuasi warga jika diperlukan,” tambahnya.

Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan akibat genangan air serta memastikan keselamatan warga terdampak.

Curah Hujan Tinggi dan Tantangan Rekayasa Cuaca BNPB

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memberikan apresiasi kepada BNPB atas upaya rekayasa cuaca untuk mengendalikan potensi banjir. Namun, ia mengakui bahwa pelaksanaan rekayasa tersebut mengalami kendala teknis.

“BNPB sebenarnya sudah melakukan rekayasa cuaca, tapi baru satu pesawat yang berhasil terbang. Ketika pesawat kedua akan meluncur, situasi sudah gelap dan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan,” ungkap Tri di Gedung Plaza Pemkot Bekasi.

Ia juga menekankan bahwa curah hujan tinggi di wilayah Bogor berkontribusi terhadap melonjaknya debit air ke Bekasi dan DKI Jakarta melalui pintu air.

“Mudah-mudahan hari ini, dengan bantuan rekayasa cuaca, tidak terjadi hujan susulan. Kami ingin mencegah arus air tambahan dari Bogor masuk ke wilayah kami,” pungkasnya.

Visited 134 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?
Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST
Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini
Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas
​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!
Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026
Panti Pijat Plus-Plus Tak Tersentuh Aparat, Ulama Kritik Keras Pemkot Bekasi
15 Gugur! Lima Belas Pejabat Lolos Seleksi Lelang Jabatan Eselon II Pemkot Bekasi, Ini Daftarnya
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?

Senin, 15 Juni 2026 - 13:14 WIB

Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29 WIB

Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Senin, 15 Juni 2026 - 09:06 WIB

Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas

Senin, 15 Juni 2026 - 08:33 WIB

​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!

Berita Terbaru

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Opini

Umat Islam Dominan tapi Didominasi, Ada Apa dengan Ormas?

Senin, 15 Jun 2026 - 19:59 WIB

Dua anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Mubakhi (kiri) dan H. Nawal Husni (kanan), yang resmi bertukar tugas antara Komisi 1 dan Komisi 4 dalam rangka rotasi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (15/06/2026). (Foto: Istimewa/Kolase RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

Penyegaran AKD DPRD Kota Bekasi, Dua Legislator PPP Bertukar Komisi

Senin, 15 Jun 2026 - 15:02 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x