Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk bertuliskan

Spanduk bertuliskan "Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Sekarang Juga" terbentang di Jalan Rajawali Raya, Perumnas 1, Bekasi Selatan, Sabtu (25/7/2026) dini hari. (Foto: Dok. Warga)

  • ​Warga RW 002 Perumnas 1 Bekasi Selatan menuntut pencopotan Lurah Kayuringin Jaya dan Kepala BPKAD Kota Bekasi.
  • ​Spanduk protes sempat terbentang di Jalan Rajawali Raya, namun dicopot paksa oleh tiga orang tak dikenal.
  • ​Masalah utama adalah ketidakjelasan pengelolaan Gedung Balai Rakyat yang berlokasi di Jalan Cendrawasih Raya.
  • ​Warga mendesak Pemkot Bekasi menunjukkan dokumen hukum dasar pengelolaan dan penyewaan aset tersebut.

​Warga Bekasi Selatan meluapkan kekecewaan terhadap Pemkot Bekasi dengan memasang spanduk menuntut pencopotan Lurah Kayuringin Jaya dan Kepala BPKAD Kota Bekasi.

Spanduk bertuliskan protes keras itu sempat terbentang di Jalan Rajawali Raya, Perumnas 1, Bekasi Selatan, namun dicopot oleh orang tidak dikenal pada Sabtu (25/07/2026) dini hari.

Permasalahan berakar dari ketidakjelasan pengelolaan Gedung Balai Rakyat yang telah berlangsung hampir setahun. Warga mendesak kepastian hukum dan transparansi terkait aset daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Warga Bekasi Selatan Desak Tindakan Wali Kota Terkait Aset Daerah

​Isu ketidakjelasan pengelolaan Gedung Balai Rakyat di Bekasi Selatan ini menjadi perhatian serius. Warga berharap Wali Kota Bekasi dapat segera turun tangan dan memberikan kepastian hukum.

“Sudah hampir setahun warga RW 002 Perumnas 1 tidak mendapat kejelasan dari Lurah dan Kepala BPKAD atas pengelolaan Gedung Balai Rakyat tersebut,” kata Dhani kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Sabtu (25/07/2026).

​Apa Penyebab Warga Bekasi Selatan Tuntut Pencopotan Lurah Kayuringin Jaya dan Kepala BPKAD?

​Kekecewaan warga Perumnas 1 Bekasi Selatan disebabkan oleh ketidakpuasan pelayanan ASN Pemkot Bekasi, khususnya terkait ketidakjelasan pengelolaan Gedung Balai Rakyat. Spanduk bertuliskan “Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Sekarang Juga” adalah bentuk peringatan keras.

​Di mana Lokasi Masalah Aset Gedung Balai Rakyat Bekasi yang Dipermasalahkan Warga?

​Gedung Balai Rakyat yang menjadi objek permasalahan warga Bekasi Selatan berlokasi di Jalan Cendrawasih Raya No. 1, Perumnas 1 Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan.

Persoalan ketidakjelasan pengelolaan aset daerah di Bekasi Selatan ini telah berlangsung lama dan warga menuntut kepastian.

Dhani memaparkan bahwa sejumlah perwakilan pengurus RT wilayah RW 002, Perumnas 1, Kayuringin Jaya, telah meminta surat Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penguasaan dan pengelolaan Gedung Balai Rakyat kepada Lurah Kayuringin Jaya dan Kepala BPKAD, namun permohonan tersebut tidak kunjung diberikan.

“Pertanyaan mendasarnya sederhana, atas dasar hukum apa sarana fasilitas umum ini dikuasai dan disewakan? Sampai hari ini, tidak ada satu dokumen pun yang bisa menjawab itu,” ujar Dhani.

​Bagaimana Kronologi Pencopotan Spanduk Protes Warga di Bekasi Selatan?

​Spanduk protes warga Bekasi Selatan di Jalan Rajawali Raya sempat terbentang selama satu hari sebelum dicopot paksa pada dini hari.

Dhani memaparkan, dari hasil rekaman CCTV, terdapat tiga orang yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor yang mencopot spanduk tersebut.

“Kejadian pencopotan spanduk pada dini hari tadi saat saya sudah tidur. Warga berharap pihak berwenang dapat mengusut kejadian ini,” imbuh Dhani.

​Kasus ketidakjelasan pengelolaan aset daerah di Bekasi Selatan ini menjadi sorotan masyarakat, menanti tindakan nyata dari Wali Kota Bekasi dan jajarannya untuk memberikan kepastian hukum dan transparansi.

Bagaimana menurut Anda tentang pengelolaan aset daerah di Bekasi? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar! Baca juga berita lainnya tentang pelayanan publik di Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Apresiasi Kebijakan PJJ Pemkot Bekasi, Ingatkan Pentingnya Pemerataan Akses Belajar Daring
Darurat Abu Vulkanik, Wali Kota Bekasi Resmi Terapkan PJJ 2 Hari untuk Siswa SD dan SMP
Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif
Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos
Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026
Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini
Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah
Teror Abu Vulkanik Anak Krakatau Berlanjut, Pemkot Bekasi Siagakan Water Mist Eco Enzyme di Jalan Protokol
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:47 WIB

GMNI Apresiasi Kebijakan PJJ Pemkot Bekasi, Ingatkan Pentingnya Pemerataan Akses Belajar Daring

Senin, 7 September 2026 - 19:59 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Wali Kota Bekasi Resmi Terapkan PJJ 2 Hari untuk Siswa SD dan SMP

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos

Senin, 7 September 2026 - 13:13 WIB

Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x