Bapenda Kota Bekasi: Realisasi PAD Tembus 83 Persen, Optimis Lampaui Target 2025

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah.

ilustrasi realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah.

BEKASI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi mencatatkan tren positif dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi menjelang tutup tahun. Memasuki pekan ketiga Desember 2025, capaian pendapatan telah menyentuh angka 83 persen, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

​Peningkatan ini menjadi sinyal optimisme bagi Pemerintah Kota Bekasi dalam mengamankan target pembangunan yang bersumber dari pajak daerah.

Lonjakan Signifikan di Triwulan Akhir 2025

​Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pendapatan (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, mengungkapkan bahwa grafik pendapatan daerah menunjukkan kenaikan tajam dalam satu bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Sebagai perbandingan, pada awal November 2025, realisasi PAD baru berada di angka 65 persen. Namun, berkat strategi intensifikasi yang diterapkan pada triwulan akhir ini, angka tersebut berhasil didongkrak hingga mencapai 83 persen per Minggu (21/12/2025).

​”Jika diakumulasikan dalam rentang waktu 10 bulan, rata-rata kenaikan pendapatan pajak daerah kita sekitar 6,5 persen. Namun, ini menjadi atensi khusus Kepala Badan Pendapatan Daerah untuk terus mem-push Wajib Pajak (WP). Target minimal kita harus bisa tembus 85 persen, dan saat ini posisi sudah aman di 83 persen,” ujar Agustinus dalam keterangannya.

Strategi “Jemput Bola” dan Penyisiran Wajib Pajak

​Kenaikan signifikan ini tidak terjadi secara otomatis. Agustinus menjelaskan bahwa seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendapatan di berbagai sektor tengah bergerak masif melakukan penyisiran terhadap potensi wajib pajak yang belum menunaikan kewajibannya.

​Langkah proaktif atau “jemput bola” menjadi kunci utama dalam mengejar sisa target di penghujung tahun 2025.

​”Kalau kita hanya duduk manis diam saja, tentu tidak akan ada perubahan berarti sampai 31 Desember mendatang. Tapi hasilnya sekarang sudah 83 persen, artinya ada peningkatan signifikan atau setara dengan penambahan sekitar Rp200 Miliar dalam waktu singkat,” jelasnya.

Membangunkan Potensi yang “Tidur”

​Salah satu fokus utama Bapenda saat ini adalah penagihan piutang pajak daerah dan mengaktifkan kembali potensi pendapatan yang selama ini terabaikan. Agustinus mengibaratkan langkah ini sebagai upaya “membangunkan” sumber daya yang selama ini pasif.

​”Segala daya upaya yang kemarin ‘tidur’, ya kita bangunkan semua. Termasuk penagihan piutang pajak daerah yang sangat masif. Kolaborasi antar lini menjadi kunci agar semua kekurangan bisa kita tutup, kita tagih, dan kita kejar,” tegas Agustinus.

Optimisme Melampaui Target Akhir Tahun

​Melihat sisa waktu yang ada sebelum pergantian tahun, Bapenda Kota Bekasi menyuarakan optimisme tinggi. Agustinus meyakini bahwa dengan kerja keras seluruh tim dan kesadaran wajib pajak, target yang telah ditetapkan dalam APBD tidak hanya akan tercapai, tetapi berpotensi terlampaui.

​”Keyakinan 100 persen itu ada. Dengan kolaborasi yang solid, target akan tercapai. Mudah-mudahan hasilnya bisa lebih (surplus) dan saling mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.

​Pemerintah Kota Bekasi terus mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk taat membayar pajak tepat waktu, karena PAD Kota Bekasi merupakan modal utama dalam membiayai infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan bagi warga Kota Bekasi.

Sudahkah Anda menunaikan kewajiban pajak daerah Anda? Mari dukung pembangunan Kota Bekasi dengan membayar pajak tepat waktu sebelum 31 Desember 2025. Cek tagihan dan bayar pajak Anda melalui kanal pembayaran resmi Bapenda Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman
Bahaya! JPO Curam Tol Bekasi Barat Dibiarkan Terbengkalai Tunggu Proyek Sky Train
16 Ribu Calon Siswa Serbu SPMB Kota Bekasi 2026, Daya Tampung SMPN Terbatas!
Rupiah Tembus Rp17.667! Harga Pangan Kota Bekasi Terancam Naik
Proyek Wisata Air Kalimalang Bekasi Molor, Ini Penyebab dan Progresnya
Surati Mensesneg, Pemkot Bekasi Tagih Banpres Flyover Bulak Kapal
Evaluasi BUMD Pemkot dan Pemkab Bekasi: Skill Manajerial Tersandera Loyalitas Buta
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:04 WIB

Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:22 WIB

Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:15 WIB

Bahaya! JPO Curam Tol Bekasi Barat Dibiarkan Terbengkalai Tunggu Proyek Sky Train

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:26 WIB

Rupiah Tembus Rp17.667! Harga Pangan Kota Bekasi Terancam Naik

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:01 WIB

Proyek Wisata Air Kalimalang Bekasi Molor, Ini Penyebab dan Progresnya

Berita Terbaru

Petugas DKPPP Kota Bekasi saat memantau stabilitas ketersediaan dan harga kedelai impor di salah satu pasar tradisional di wilayah Kota Bekasi. Meskipun tren kurs Rupiah terpantau melemah terhadap Dolar AS, pasokan bahan baku tempe dan tahu untuk pelaku UMKM dipastikan tetap dalam kondisi aman, Kamis (21/05/2026). (Ilustrasi/RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:22 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Heryansah, saat memberikan keterangan resmi terkait pengawasan dan rencana kenaikan Dana Hibah RW se-Kota Bekasi. (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

Hibah RW Bekasi Naik Rp150 Juta, DPRD Ingatkan Celah Korupsi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:35 WIB

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman, saat memberikan keterangan pers terkait desakan kepada Dinas Pendidikan untuk memitigasi paparan judi online pada anak, bertempat di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kamis (21/05/2026).

Parlementaria

Darurat Judol Anak, DPRD Kota Bekasi Desak Disdik Bertindak

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:04 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x