Baut Penyangga Hilang Tak Berbekas, Jembatan Cipendawa Bekasi Ambles

- Jurnalis

Jumat, 26 Januari 2024 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI  – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mengungkapkan penyebab Jembatan Cipendawa ruas Jalan Cipendawa arah Bantar Gebang, ditutup sementara karena terjadi amblas. Kini sekitar lokasi dilakukan rekayasa lalu lintas (lalin) lawan arus (contraflow). Penyebabnya adalah baut-baut baja dari penyangga jembatan hilang, dikarenakan curi oleh orang tak bertanggungjawab.
“Jadi kemarin Kamis (25/01) Tim Unit Reaksi Cepat (URC) kita turun ke lokasi ke setiap lobang untuk melakukan penambalan jalan, tetapi selepas ditambel kok turun terus posisinya. Terus inisiatif untuk mengecek ke bawah jembatan, ternyata bener pas dicek ke bawah baru ketahuan bahwa baut dari sambungan jembatan itu pada hilang,” ucap Sekretaris DBMSDA Kota Bekasi Idi Sutanto kepada RakyatBekasi.com melalui telepon, Jumat (26/01/2024).
Idi menilai, hilangnya baut-baut tersebut disebabkan oleh oknum dari pihak yang tak bertanggungjawab. Sehingga dari hilangnya baut tersebut, kata dia, turut berdampak pada penyangga jembatan yang dapat membahayakan pengendara lalulintas. [irp posts=”8566″ ] “Iya ada orang yang ngambil itu (oknum tak bertanggungjawab), parah banget ambil baut sampe segitu,” kata Idi seraya tak percaya. Akibat hilangnya baut tersebut, lanjut Idi, jembatan tersebut amblas hingga kedalaman 5 hingga 10 Cm.
“Sehingga amblasnya jalan itu turun dan geser beberapa Cm, karena bautnya pada hilang. Jadi baut-baut penyangga diambil semua. Sehingga udah engga ada penyangga, yang membuat jalan turun (amblas),” kata Idi.
Menyikapi kejadian ini, kata Idi, DBMSDA Kota Bekasi per Jumat (26/01) ini telah melakukan beberapa langkah-langkah penanganan untuk segera melakukan proses perbaikan. [irp posts=”8510″ ] Adapun lama perbaikan, lanjutnya, akan memakan waktu 2 hingga 3 pekan lamanya, tergantung dari situasional pengerjaan konstruksi di lokasi. “Kita langsung action turun, karena darurat. Tim URC udah turun, untuk sementara sedang mengganti baut yang hilang, baru nanti dibalikin lagi (posisi amblasnya) disanggah, kemudian atasnya kita eratkan kembali. Semoga lebih cepat untuk perbaikan jembatannya,” tutupnya. (DAP)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadapi Risiko Kebakaran saat Kemarau, Disdamkarmat Bekasi Perkuat Cadangan Air
Pimpin Jabar Pemuda Non-perokok, Wali Kota Bekasi Waswas Soal Vape
Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara
Kecelakaan Maut di Jatiasih: Truk Semen Hantam Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Siswa Trauma Dibully Guru, Kepsek SMKN 1 Kota Bekasi Bungkam
Hasut Pedagang di Masjid, Dirut PTMP Polisikan Provokator Pedagang Pasar Baru Bekasi
Pencemaran Kali Bekasi Mereda, DLH Pastikan Air Kembali Bening
Waspada El Nino, Disdamkarmat Bekasi Larang Warga Bakar Sampah di Lahan Kosong
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hadapi Risiko Kebakaran saat Kemarau, Disdamkarmat Bekasi Perkuat Cadangan Air

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Pimpin Jabar Pemuda Non-perokok, Wali Kota Bekasi Waswas Soal Vape

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Kecelakaan Maut di Jatiasih: Truk Semen Hantam Pohon, Sopir Tewas Terjepit

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Siswa Trauma Dibully Guru, Kepsek SMKN 1 Kota Bekasi Bungkam

Berita Terbaru

Ilustrasi

Politik

Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:17 WIB

PELOPOR DAKWAH NUSANTARA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Sunan Gresik, tak jauh dari kawasan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Minggu (09/08/2026). Penamaan jalan protokol ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik), sesepuh Walisongo perintis pondok pesantren pertama di Nusantara yang sukses menyebarkan Islam melalui pendekatan sosial kemasyarakatan, ekonomi, dan pendidikan pada awal abad ke-15 Masehi. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Bekasi

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x