BNPB Rilis Data 1.177 Korban Meninggal Akibat Bencana di Sumatera

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan keterangan pers perkembangan bencana Sumatera, di Graha BNBP, Jakarta, Minggu (04/01/2026). (Foto: Antara)

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan keterangan pers perkembangan bencana Sumatera, di Graha BNBP, Jakarta, Minggu (04/01/2026). (Foto: Antara)

Poin Utama:

  • Total Korban Meninggal: 1.177 jiwa (bertambah 10 orang per 4 Januari 2026).
  • Korban Hilang: 148 orang masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
  • Jumlah Pengungsi: Mencapai 242.174 jiwa yang tersebar di berbagai posko.
  • Status Wilayah: Sumatera Utara masuk masa transisi darurat, sementara Kabupaten Agam (Sumbar) memperpanjang status tanggap darurat.

​Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera per Minggu (04/01/2026).

Berdasarkan rekapitulasi terbaru, jumlah korban meninggal dunia telah menembus angka 1.177 jiwa, sementara ratusan ribu warga lainnya masih bertahan di pengungsian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berapa Rincian Terbaru Jumlah Korban Jiwa?

​Data kematian akibat bencana ini terus bergerak dinamis seiring dengan proses evakuasi dan verifikasi di lapangan.

Tercatat adanya penambahan jumlah korban meninggal dunia dibandingkan data sehari sebelumnya.

​”Kemarin, rekapitulasi kita di cut off pukul 16.00 WIB adalah 1.167 jiwa, dan hari ini bertambah 10 menjadi 1.177 jiwa yang meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari kepada awak media dalam konferensi pers daring yang dipantau dari Bekasi, Minggu (04/01/2026).

​Abdul merinci bahwa penambahan 10 korban meninggal dunia tersebut berasal dari tiga wilayah berbeda, yakni:

  • Aceh Utara: 3 jiwa.
  • Tapanuli Selatan (Sumut): 5 jiwa.
  • Sumatera Barat: 2 jiwa.

​Bagaimana Status Pencarian Korban Hilang saat Ini?

​Selain korban meninggal, tim SAR gabungan juga masih berupaya keras menemukan warga yang dinyatakan hilang.

Namun, terdapat koreksi data yang signifikan setelah dilakukan verifikasi ulang oleh pihak desa, kecamatan, dan keluarga korban.

​Sebanyak 17 nama telah dihapus dari daftar orang hilang karena telah ditemukan atau terkonfirmasi keberadaannya.

Dengan demikian, total korban yang masih dalam daftar pencarian (DP) saat ini berjumlah 148 jiwa. Tim di lapangan terus menyisir lokasi-lokasi terdampak untuk menemukan korban yang belum terdata.

​Apa Update Terkini Mengenai Pengungsi dan Status Tanggap Darurat?

​Dampak kerusakan infrastruktur dan pemukiman memaksa 242.174 jiwa untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Terkait status kebencanaan, kondisi di setiap provinsi menunjukkan perkembangan yang berbeda:

  • Provinsi Aceh: 10 daerah memperpanjang status tanggap darurat, sementara 8 daerah lainnya sudah memasuki tahap transisi darurat.
  • Provinsi Sumatera Utara: Seluruh kabupaten/kota kini berstatus transisi darurat setelah masa tanggap darurat di dua daerah berakhir dan tidak diperpanjang.
  • Provinsi Sumatera Barat: Mayoritas daerah sudah masuk transisi darurat, kecuali Kabupaten Agam yang masih memperpanjang status tanggap darurat.

​Perpanjangan status di Kabupaten Agam dilakukan karena masih tingginya potensi bencana susulan.

Hingga tiga hari lalu, longsor susulan masih terjadi akibat adanya rekahan tanah yang berisiko tinggi jika diguyur hujan deras.

​BNPB menegaskan akan terus memantau situasi dan mengupayakan langkah mitigasi, khususnya di Kabupaten Agam, untuk meminimalkan risiko korban jiwa tambahan.

Pemerintah Daerah dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.

​Bagi warga Bekasi yang memiliki kerabat di wilayah terdampak atau ingin memantau perkembangan informasi kebencanaan, dapat mengakses kanal resmi BNPB atau terus memantau pembaruan berita di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar
Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif
Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali
OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?
Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!
DPP GMNI Kritik Efisiensi APBN: Jangan Hanya Hemat di Atas Kertas
Antrean Mengular di Sejumlah SPBU? Tenang, Pertamina Jamin Stok BBM Warga Bekasi Aman
Awas Macet! Ini Titik Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Terbaru
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:39 WIB

Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:33 WIB

Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:01 WIB

Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB

OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x