BPBD Sebar Anggota ke Wilayah Terdampak Banjir Imbas Meluapnya Kali Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi melaporkan telah menyebarkan seluruh anggotanya ke wilayah terdampak banjir di Kota Bekasi.

Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat dan sekitarnya, serta kiriman air dari wilayah Bogor pada Senin malam.

Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita, mengatakan bahwa personel BPBD sudah menyebar ke lokasi-lokasi rawan banjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini, fokus penanganan dulu,” ujarnya melalui keterangannya, Selasa (04/03/2025).

Wiratma menjelaskan bahwa aliran Air Kali Bekasi sudah meluap ke permukaan dan melewati batas tanggul.

“Kali Bekasi sedang tinggi. Saat ini, enam kendaraan sudah membawa perahu, dan total perahu yang keluar saat ini ada delapan perahu,” sambungnya.

Ketika ditanyakan lebih lanjut mengenai potensi jebolnya tanggul di beberapa wilayah Kota Bekasi, Wiratma menyatakan bahwa BPBD belum menerima informasi apapun terkait hal itu.

Meski demikian, diketahui bahwa debit air di Aliran Air Kali Bekasi tergolong cukup deras, terutama di wilayah-wilayah yang berdekatan langsung dengan Daerah Aliran Sungai (DAS).

“Untuk wilayah Kota Bekasi aman, tidak ada tanggul yang jebol,” paparnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan BPBD Kota Bekasi hingga pukul 04.40 WIB, kenaikan tinggi muka air di Aliran Air Kali Bekasi masih berada di top level dengan ketinggian air lebih dari 800 cm.

Tinggi muka air di Sungai Cikeas berada di angka 420 cm, Sungai Cileungsi Hulu di angka 250 cm, dan Sungai Cibongas di angka 90 cm.

BPBD Kota Bekasi mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk selalu waspada dan mengikuti informasi tinggi muka air melalui media sosial BPBD Kota Bekasi atau pos-pos komunitas pemantau tinggi muka air.

Masyarakat juga diharapkan untuk menyiapkan Tas Siaga Bencana yang berisi surat-surat penting, barang berharga, dan makanan secukupnya, serta memindahkan barang elektronik dan berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan waspada dalam menghadapi potensi bencana banjir.

BPBD Kota Bekasi terus berupaya memberikan penanganan dan bantuan terbaik bagi warga yang terdampak.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Angkut Paksa Aset Terbengkalai di Lahan Warga Tanpa Izin, Panik Pak?
Fenomena Kesehatan Mental Mengintai Gen Z Bekasi: Antara Tekanan Masa Depan dan Jebakan Diagnosis AI
Harga Sapi Impor Melambung, Pedagang Daging Bekasi Pilih Mogok Tiga Hari
Alamak! Dishub Perpanjang Masa ‘Shut Down’ Layanan Uji KIR Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh
Wali Kota Bekasi Dorong Percepatan Pencairan Dana Rp100 Juta per RW Pasca Audit BPK
FOPERA Endus Potensi Kerugian Negara di RSUD CAM Kota Bekasi
Tanggul Citarum Jebol Rendam Ribuan Rumah di Muara Gembong Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:26 WIB

Pemkot Bekasi Angkut Paksa Aset Terbengkalai di Lahan Warga Tanpa Izin, Panik Pak?

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:17 WIB

Fenomena Kesehatan Mental Mengintai Gen Z Bekasi: Antara Tekanan Masa Depan dan Jebakan Diagnosis AI

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Harga Sapi Impor Melambung, Pedagang Daging Bekasi Pilih Mogok Tiga Hari

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:42 WIB

Alamak! Dishub Perpanjang Masa ‘Shut Down’ Layanan Uji KIR Kota Bekasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:58 WIB

Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh

Berita Terbaru

Tangkapan layar Surat Edaran Nomor 800.1.5/219/BKPSDM.PKA tertanggal 19 Januari 2026.

Bekasi

Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh

Rabu, 21 Jan 2026 - 13:58 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca