Dishub Kota Bekasi Bakal Hapus Halte Lama Yang Bersebelahan dengan Halte Modern

- Jurnalis

Jumat, 26 Januari 2024 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halte Bis

Halte Bis

KOTA BEKASI – Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Zeno Bachtiar mengatakan bahwa pihaknya berencana melakukan penghapusan aset kepada bangunan halte lama yang berjejer dengan bangunan halte modern yang baru saja diperkenalkan pada awal tahun 2024.

“Dimana dari dua halte yang berjejer bersamaan, dengan halte yang berkonsep modern. Dari halte yang lama akan ada penghapusan,” ucap Zeno kepada rakyatbekasi.com saat dijumpai di Gedung Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Rabu (24/01/2024) Kemarin.

Dalam hal ini, Dishub Kota Bekasi ini baru saja memperkenalkan 10 halte berkonsep modern yang diantaranya turut dilengkapi papan informasi kota, terkoneksi dengan jaringan Area Traffic Control System (ATCS), USB Charger, fasilitas penyandang disabilitas, CCTV maupun GPS Tracking untuk mengetahui keberadaan bus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

[irp posts=”8570″ ]

Dimana 10 titik halte itu, terletak di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur sebanyak 5 Halte, Jalan Sersan Aswan, Kecamatan Bekasi Timur sebanyak 1 Halte, Jalan Jenderal Sudirman arah Stasiun Kranji, Kecamatan Bekasi Barat sebanyak 1 Halte, Jalan Jenderal Sudirman depan Grand Mall Kecamatan Medan Satria sebanyak 1 Halte dan Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur sebanyak 2 Halte.

[irp posts=”8510″ ]

Pembangunan halte modern yang berdekatan dengan halte lama, kata Zeno, tentunya memiliki kajian yang spesifik dan melihat dari animo pergerakan lalulintas, terutama melihat potensi ramainya penumpang yang hendak mobilisasi di sekitar lokasi.

“Kenapa (halte lama yang berdekatan itu dibangun) di titik yang baru, karena titik yang lama sesuai dengan kajian ke lalulintas pendekatannya pasti pendekatan transport. Itu nanti akan kita hapuskan untuk memaksimalkan fungsi halte yang berikutnya.Pasti dengan proses sesuai kaidah pengelolaan aset barang milik daerah,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, salah satu halte modern yang turut memakan jalur pedestarian yakni Halte yang berada di Jalan Chairil Anwar depan SMPN 2 Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur. Dimana, keadaan di sekitar lokasi halte cukup strategis, karena berdekatan langsung dengan sekolah.

[irp posts=”8566″ ]

Namun sayangnya, tidak tersisa ruang sedikitpun bagi para pejalan kaki. Bilamana hendak melintas atau memasuki halte, maka pejalan kaki mesti masuk terlebih dahulu ke jalur kendaraan yang mana hal itu dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi mereka kaum disabilitas. (DAP)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara
Kecelakaan Maut di Jatiasih: Truk Semen Hantam Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Siswa Trauma Dibully Guru, Kepsek SMKN 1 Kota Bekasi Bungkam
Hasut Pedagang di Masjid, Dirut PTMP Polisikan Provokator Pedagang Pasar Baru Bekasi
Pencemaran Kali Bekasi Mereda, DLH Pastikan Air Kembali Bening
Waspada El Nino, Disdamkarmat Bekasi Larang Warga Bakar Sampah di Lahan Kosong
Ngeri! Lapak Rongsok Gang Selon Ludes Dilalap Jago Merah
Cegah Demo Angkot, DPRD Soroti Rute Baru TransBeken di Bekasi

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Siswa Trauma Dibully Guru, Kepsek SMKN 1 Kota Bekasi Bungkam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Hasut Pedagang di Masjid, Dirut PTMP Polisikan Provokator Pedagang Pasar Baru Bekasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Pencemaran Kali Bekasi Mereda, DLH Pastikan Air Kembali Bening

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Waspada El Nino, Disdamkarmat Bekasi Larang Warga Bakar Sampah di Lahan Kosong

Berita Terbaru

Ilustrasi

Politik

Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:17 WIB

PELOPOR DAKWAH NUSANTARA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Sunan Gresik, tak jauh dari kawasan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Minggu (09/08/2026). Penamaan jalan protokol ini diabadikan secara khusus untuk menghormati Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik), sesepuh Walisongo perintis pondok pesantren pertama di Nusantara yang sukses menyebarkan Islam melalui pendekatan sosial kemasyarakatan, ekonomi, dan pendidikan pada awal abad ke-15 Masehi. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Bekasi

Sejarah Jalan Sunan Gresik: Jejak Pelopor Dakwah Nusantara

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x