Estetika Kota jadi Sorotan, Pemkot Bekasi Bakal Tata Ulang Kabel Fiber Optic Semrawut usai Lebaran

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas DBMSDA sedang melakukan penataan kabel fiber optic di Kota Bekasi, Selasa (17/02/2026).

Petugas DBMSDA sedang melakukan penataan kabel fiber optic di Kota Bekasi, Selasa (17/02/2026).

Poin Utama:

  • Waktu Pelaksanaan: Proyek penataan kabel (ducting) akan dimulai secara masif setelah Hari Raya Idul Fitri 2026 untuk menghindari kemacetan arus mudik.
  • Pelaksana Proyek: Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menunjuk BUMD PT Mitra Patriot untuk mengelola investasi dan pelaksanaan teknis dengan pihak ketiga.
  • Metode: Kabel udara yang semrawut akan diturunkan ke bawah tanah (ducting) demi estetika dan keselamatan warga.
  • Dasar Hukum: Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai payung hukum yang mewajibkan operator menurunkan kabel sedang dalam tahap finalisasi.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan proyek penataan kabel fiber optic yang semrawut di sejumlah ruas jalan utama akan dimulai secara menyeluruh setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Langkah strategis ini diambil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, demi menjaga estetika kota serta menjamin keselamatan pengguna jalan melalui penerapan sistem ducting atau penanaman kabel di bawah tanah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapan Penataan Kabel Fiber Optic di Bekasi Dimulai?

​Realisasi fisik penurunan kabel udara ke bawah tanah ditargetkan berjalan efektif selepas momen Lebaran.

Penundaan eksekusi hingga pasca-Ramadhan ini dilakukan dengan pertimbangan matang, yakni guna mencegah gangguan lalu lintas saat arus mudik dan menyesuaikan ketersediaan tenaga kerja.

​”Jadi untuk kabel-kabel Fiber Optic itu sudah kita lakukan lelang kepada pihak ketiga dan hari ini sudah ditetapkan pelaksanaannya (oleh BUMD PT Mitra Patriot). Oleh karena itu, ini adalah bagian dari investasi,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (17/02/2026).

​Tri menambahkan, pengerjaan di masa sekarang dinilai kurang efektif karena berpotensi mangkrak (stagnant) saat libur panjang hari raya.

​”Karena kalau kita kerjakan sekarang, nanti ada stag nih. Karena menghadapi lebaran tukang dan lain sebagainya banyak yang libur. Mudah-mudahan setelah lebaran secara bertahap mulai dari jalan-jalan utama, kabel-kabel fiber optic akan kita turunkan,” jelasnya.

​Mengapa Kabel Udara Harus Dipindah ke Bawah Tanah?

​Kondisi kabel yang menjuntai tidak beraturan dinilai telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.

Selain merusak wajah kota, kabel-kabel tersebut berisiko tinggi mencelakakan masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas di jalan-jalan padat kendaraan.

​Metode ducting dipilih sebagai solusi jangka panjang agar Kota Bekasi menjadi lebih rapi dan aman, setara dengan standar kota metropolitan modern lainnya.

​Bagaimana Payung Hukum Pelaksanaan Ducting?

​Untuk memperkuat kebijakan ini, Pemkot Bekasi tengah mempercepat penyelesaian regulasi teknis. Regulasi ini nantinya akan “memaksa” operator penyedia layanan internet untuk mematuhi aturan penataan jaringan utilitas terpadu.

​”Kita sambil menunggu terkait dengan Perwal (Peraturan Wali Kota). Kewajiban bagi para operator untuk kemudian menurunkan ke bawah (secara fiber optic melalui ducting). Jadi masih dalam proses Perwal yang tengah dirampungkan dan akan dikerjakan secara masif nanti setelah lebaran,” tegas Tri.

​Program ini direncanakan akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari jalan-jalan protokol sebagai wajah utama Kota Bekasi, sebelum merambah ke wilayah penyangga lainnya.

Pemkot Bekasi berharap dukungan masyarakat dan kesabaran pengguna jalan saat proses konstruksi berlangsung nantinya.

Punya keluhan soal kabel semrawut yang membahayakan di lingkungan Anda? Laporkan lokasi spesifiknya melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau sampaikan di kolom komentar.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Dinilai Cacat Substansi, GAMKI: Jangan Asal Ketok Palu!
Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi
Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi
Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026
KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027
Tembus 80 Persen, KONI Jabar Pastikan Kesiapan Infrastruktur Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi
Sahabat MUI ‘Gedor’ DPRD Kota Bekasi: Segera Sahkan Perda Anti Penyimpangan Seksual!
TEPIS ISU MIRING! Suami Kades Lambangsari Sebut Video Viral di Lift Trik Politik Kotor Jelang Pilkades
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:49 WIB

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Dinilai Cacat Substansi, GAMKI: Jangan Asal Ketok Palu!

Jumat, 4 September 2026 - 20:41 WIB

Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 18:04 WIB

Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 16:37 WIB

Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026

Jumat, 4 September 2026 - 14:28 WIB

Tembus 80 Persen, KONI Jabar Pastikan Kesiapan Infrastruktur Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x