Proyek Raksasa Ducting Fiber Optic Bekasi Resmi Dipegang Satu Perusahaan, Ini Faktanya

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

​Poin Utama:

  • ​Nilai Investasi: Mencapai Rp248 Miliar untuk modernisasi jaringan kabel bawah tanah.
  • Pelaksana Tunggal: PT Infrastruktur Cerdas Nusantara, bermitra dengan BUMD PT Mitra Patriot.
  • Lokasi Proyek: Seluruh wilayah administrasi Kota Bekasi.
  • Pengawasan: Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi mengambil langkah tegas dalam menata kesemrawutan jaringan utilitas di ruang publik. Melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), pemerintah daerah kini fokus merampungkan proyek ducting atau penggalian kabel fiber optic (FO) bawah tanah yang pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada satu konsorsium swasta.

Penataan infrastruktur telekomunikasi ini tidak hanya bertujuan mempercantik tata kota, tetapi juga memastikan keamanan bagi warga dari bahaya juntaian kabel udara yang kerap memakan korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Modernisasi Jaringan, Pemkot Bekasi Tunjuk Pelaksana Tunggal

​Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, menjelaskan bahwa untuk memastikan kualitas dan standar pengerjaan, Pemerintah Kota Bekasi telah menunjuk PT Infrastruktur Cerdas Nusantara sebagai pelaksana tunggal. Perusahaan swasta ini memegang hak eksklusif untuk mengeksekusi seluruh pekerjaan galian kabel fiber optic di wilayah Kota Bekasi.

​”Hanya satu perusahaan tersebut yang diizinkan melakukan pekerjaan penggalian. Perusahaan lain tidak diperbolehkan. Hal ini karena PT Infrastruktur Cerdas Nusantara telah resmi menjalin kerja sama dengan PT Mitra Patriot, selaku BUMD Pemerintah Kota Bekasi yang ditunjuk sebagai penanggung jawab pengelola ducting fiber optic,” ungkap Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan resminya, Senin (20/04/2026).

​Sinergi BUMD dan Swasta dalam Proyek Rp248 Miliar

​Proyek penataan utilitas bawah tanah ini menelan nilai investasi yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp248 Miliar. Anggaran ini sepenuhnya merupakan bentuk investasi strategis guna mendukung percepatan transformasi digital dan tata kota modern di Bekasi.

​Pada Senin (20/04/2026), dijadwalkan berlangsung proses penandatanganan kesepakatan kerja sama (MoU) antara Pemerintah Kota Bekasi, BUMD PT Mitra Patriot, dan PT Infrastruktur Cerdas Nusantara. Momen ini sekaligus menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas galian utilitas bawah tanah secara masif.

​Pengawasan Ketat DBMSDA di Lapangan

​Setelah proses administrasi rampung, pihak pelaksana akan segera melakukan eksekusi penggalian di berbagai titik jalan arteri dan protokol.

DBMSDA memastikan akan melakukan pengawasan ketat agar pengerjaan galian tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan dalam waktu yang lama.

​”Setelah penandatanganan ini, pihak swasta sudah bisa langsung bekerja di lapangan. Kami dari DBMSDA akan bertindak penuh sebagai pihak pengawas. Jika ada pihak lain yang melakukan galian selain perusahaan yang telah disetujui oleh Wali Kota Bekasi, pasti akan langsung kami tegur dan tindak tegas,” pungkas Idi Sutanto.

​Menuju Tata Kota yang Lebih Bersih

​Langkah konsolidasi proyek ducting ke dalam satu pintu ini diharapkan dapat meminimalisir praktik galian liar yang seringkali merusak trotoar dan bahu jalan raya.

Dengan dipindahkannya seluruh utilitas ke bawah tanah, wajah Kota Bekasi ditargetkan akan jauh lebih estetik, aman, dan siap menyongsong status sebagai smart city yang terpadu.

Artikel ini merupakan ralat dari artikel sebelumnya yang berjudul: DBMSDA Kota Bekasi Lanjutkan Galian Optik, Moratorium Diabaikan?

Pantau terus perkembangan infrastruktur dan berita terbaru seputar kebijakan Wali Kota Bekasi hanya di rakyatbekasi.com. Jangan lupa bagikan artikel ini agar lebih banyak warga yang mengetahui progres penataan kota kita!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejam! Baru Sembuh Stroke, Pekerja Lanskap PT Airkon Pratama Di-PHK Sepihak
BPKAD Gandeng Satpol PP Bakal Tertibkan Kendaraan Dinas dengan Plat Ganda
Tahap Administrasi Hampir Rampung, Proyek PSEL Bekasi Siap Ground Breaking
Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi Belum Dicairkan!
Dana Mandek! Ambisi Juara Umum Porprov 2026 Cuma Halusinasi?
Makan Gaji Buta! Puluhan ASN Pemkot Bekasi Terciduk Nongkrong
DBMSDA Kota Bekasi Lanjutkan Galian Optik, Moratorium Diabaikan?
Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi Cair Lagi, Cek Syaratnya!

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 12:44 WIB

Kejam! Baru Sembuh Stroke, Pekerja Lanskap PT Airkon Pratama Di-PHK Sepihak

Senin, 20 April 2026 - 12:29 WIB

BPKAD Gandeng Satpol PP Bakal Tertibkan Kendaraan Dinas dengan Plat Ganda

Senin, 20 April 2026 - 11:50 WIB

Tahap Administrasi Hampir Rampung, Proyek PSEL Bekasi Siap Ground Breaking

Senin, 20 April 2026 - 10:36 WIB

Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi Belum Dicairkan!

Senin, 20 April 2026 - 09:58 WIB

Proyek Raksasa Ducting Fiber Optic Bekasi Resmi Dipegang Satu Perusahaan, Ini Faktanya

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi Belum Dicairkan!

Senin, 20 Apr 2026 - 10:36 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca