Gantikan Posisi Warsim, Pj Gani Tunjuk Ahmad Yani Jadi Plt Kadisdik Kota Bekasi

- Jurnalis

Senin, 5 Agustus 2024 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

KOTA BEKASI – Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad menunjuk Ahmad Yani sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi untuk menggantikan posisi Warsim Suryana sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kadisdik yang telah usai waktu penugasannya.

Adapun, selepas selesainya masa penugasan tersebut, Warsim Suryana kembali ke posisi awal sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

“Sudah (penunjukkan Plt Kadisdik sudah ditunjuk), yang ditugaskan sebagai Plt Kadisdik nya adalah Pak Ahmad Yani,” ucap Raden Gani kepada RakyatBekasi.com saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (05/08/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penugasan Ahmad Yani yang turut menjabat sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan tersebut, kata Gani, diantaranya memiliki pekerjaan rumah untuk segera menyelesaikan tugas dan fungsi (Tupoksi) dari kekosongan Kepala Dinas Pendidikan.

Bangku kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi praktis kosong pasca telah ditinggal oleh Uu Saeful Mikdar yang telah mengundurkan diri dari status Aparatur Sipil Negara (ASN) guna maju sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Kota Bekasi mendatang.

“Tentu tugas Plt (Kadisdik) itu melaksanakan tugas dan kewenangan selaku Kepala Dinas Pendidikan. Salah satunya merapihkan pasca berakhirnya PPDB ini,” sambungnya.

Selain itu, kata dia, masa penugasan Ahmad Yani sendiri sebagai Plt Kadisdik tentunya juga terbilang tentatif. Karena nantinya juga Pemerintah Daerah bakal menunjuk siapa Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang definitif.

“Kalau ini nanti sampai diangkat pejabat definitif, kita belum tahu (kapan penugasan ini akan dimandatkan) bisa tiga bulan lebih atau tidaknya, tergantung mekanisme apakah dia open bidding atau geser itu yang baru, nanti kita akan lihat perkembangannya ke depan,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!
Kejari Bekasi Libatkan Ahli Forensik Bongkar Pungli MCK Pasar Bantargebang
Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:35 WIB

Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:10 WIB

Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:55 WIB

Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!

Berita Terbaru

BAPAK PENDIDIKAN AGAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar Jalan K.H. Wahid Hasyim yang terletak di kawasan Menteng, tidak jauh dari Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Nama jalan strategis ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahid Hasyim, arsitek Piagam Jakarta, ayahanda Gus Dur, sekaligus Menteri Agama pertama Republik Indonesia yang memelopori integrasi kurikulum pendidikan nasional. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan KH Wahid Hasyim: Menteri Agama Pertama RI

Jumat, 17 Jul 2026 - 03:47 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x