Poin Utama:
- Turnamen Padel Anatomy 1st Series digelar untuk memperingati World Hypertension Day (Hari Hipertensi Dunia).
- Sebanyak 130 peserta bersaing sengit di kategori Men’s Lower Bronze dan Women’s Beginner.
- Berlokasi di Dr. Padel, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Minggu (17/05/2026).
- Ajang bergengsi ini memperebutkan total hadiah pembinaan senilai puluhan juta rupiah.
Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) berkolaborasi dengan Gekrafs Kota Bekasi sukses menyelenggarakan Turnamen Padel Anatomy 1st Series pada Minggu (17/05/2026).
Bertempat di Dr. Padel, kawasan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, ajang kompetitif ini dihelat serentak sebagai bentuk kampanye peringatan Hari Hipertensi Dunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ratusan peserta tampak sangat antusias memperebutkan total hadiah bernilai puluhan juta rupiah sekaligus mengasah kemampuan mereka di lapangan hijau.
Mengapa Turnamen Padel Anatomy 1st Series Digelar di Kota Bekasi?
Ajang ini menjadi momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan industri olahraga padel yang kian menjamur di kawasan megapolitan.
Pertumbuhan pesat olahraga raket ini menuntut adanya wadah pembinaan yang serius guna menjaring bibit-bibit unggul daerah.
”Olahraga padel saat ini berkembang sangat pesat dan menjadi olahraga yang diminati berbagai kalangan. Oleh karena itu, kita berharap melalui kegiatan seperti ini akan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu membawa nama baik Kota Bekasi hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Misbahudin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di arena Dr. Padel Pekayon, Minggu (17/05/2026).
Misbahudin yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC Gerindra Kota Bekasi tersebut menambahkan bahwa gelaran ini adalah langkah awal yang krusial untuk pemetaan atlet lokal masa depan.
Siapa Saja Peserta yang Mengikuti Kompetisi Padel di Pekayon Ini?
Tercatat sebanyak 130 peserta unjuk gigi dalam kompetisi perdana ini. Mereka terbagi ke dalam dua nomor pertandingan, yakni kategori Men’s Lower Bronze dan Women’s Beginner.
Tingginya jumlah partisipan membuktikan bahwa daya tarik padel tidak hanya terbatas pada hiburan semata, tetapi juga merambah ke ranah prestasi kompetitif.
”Animo masyarakat terhadap padel sangat tinggi dan harus difasilitasi melalui kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan,” terangnya.
Bagaimana Dukungan Gekrafs dan PBPI Terhadap Olahraga Padel Bekasi?
Sinergi antara entitas olahraga dan pelaku ekonomi kreatif menjadi kunci sukses acara ini. Terlihat hadir memantau langsung jalannya turnamen, drg. Siska A. Yofthie selaku Wakil Ketua Umum PBPI Kota Bekasi sekaligus Ketua Umum Gekrafs Kota Bekasi. Dukungan penuh dari para pemangku kepentingan diharapkan mampu menaikkan standar kompetisi lokal.
”Kami berharap turnamen ini bisa memacu pemain, khususnya dari Kota Bekasi untuk terus meningkatkan level permainan mereka,” tutup Bang Misbah sapaan karibnya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan kompetisi ini, Pemkot Bekasi diharapkan dapat terus merespons tren positif dengan mendukung penyediaan infrastruktur olahraga yang memadai.
Jangan lupa bagikan artikel ini kepada komunitas olahragamu dan pantau terus update berita olahraga serta kebijakan lokal terbaru hanya di RakyatBekasi.Com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







