“Awalnya pak RW laporan ke kita (Babinsa dan Bimaspol). Katanya ada anak warganya dibawa oleh orang tak dikenal,” ucapnya Oki sapaan akrabnya kepada RakyatBekasi, Kamis (20/06/2024).
“Pas ditanya, anak itu mengaku dibawa ke suatu tempat yang ada kuburannya. Ditanya lagi, diapain? Anak itu mengaku dimasukin ke toilet dan disuruh buka baju kemudian kemaluannya diisap oleh pelaku,” katanya.
Setelah pengakuan anak tersebut, pihaknya bersama warga mencari si pelaku dan baru tertangkap dua hari kemudian karena pelaku datang lagi dan si anak masih ingat dan mengenali wajah pelaku. Pelaku langsung ditangkap dan digelandang ke kantor kelurahan untuk diinterogasi warga.
“Ya yang kita tahu pelaku baru melakukan kepada satu anak. Kita juga ga tau apakah ada lagi,” ujarnya.Sementara, pelaku berdomisili di Kelurahan Bekasi Jaya Kecamatan Bekasi Timur, sehingga timbul spekulasi bahwa pelaku ini mencari korban di Perwira karena banyak anak-anak. Kemudian pelaku langsung dilarikan di Polres Metro Bekasi Kota bagian PPA (Perlindungan Anak dan Perempuan) untuk diamankan sebagai langkah antisipasi mengingat sudah ramai warga yang datang. “Mungkin nanti dari PPA akan ada pengembangan lagi. Intinya info dari pak RW, baru satu orang korban dan pelaku sekarang di Polres Metro Bekasi Kota,” tutupnya.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







