Jelang Pilkada Kota Bekasi, Ini Atensi Sekda Junaedi kepada ASN ‘Petakhilan’

- Jurnalis

Senin, 22 April 2024 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN Pemkot Bekasi Melakukan Kegiatan Halal Bihalal di lingkungan Plaza Pemkot Bekasi.

ASN Pemkot Bekasi Melakukan Kegiatan Halal Bihalal di lingkungan Plaza Pemkot Bekasi.

KOTA BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Junaedi menyampaikan atensinya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Bekasi untuk tidak terjebak dalam politik praktis dalam perhelatan Pilkada serentak 2024 mendatang. Hal tersebut disampaikan Junaedi sebagai bentuk netralitas diri yang dikedepankan agar tidak menjadi bumerang bagi para pegawai.
“Berkaitan dengan Pilkada, seperti apa yang disampaikan oleh pak Pj Wali Kota, bahwa kita harus netral. Sudah ada ketentuan, kita harus lakukan, karena apa? Sebentar lagi berkaitan desk Pilkada sudah disampaikan tinggal pelaksanaan,” ucap dia melalui penyampaian Pidato Apel Pagi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi seperti yang didengarkan RakyatBekasi.com, Senin (22/04/2024).
[irp posts=”10077″ ] Jelang pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi pada 27 November 2024, kata Junaedi, tentunya sudah ramai bermunculan sejumlah nama calon Kepala Daerah kelak. Tak terkecuali nama Kusnanto Saidi yang menjabat sebagai Direktur RSUD Chasbullah Abdul Madjid masuk radar dari bursa Pilkada salah satunya contohnya.
“Sekarang ramai sudah berkaitan dengan nama bermuculan yaitu nama-nama calon, khususnya buat kita adalah sebagai ASN, tidak boleh kita lakukan, kita tetap netral, karena di tahun politik. Karena yang punya keperluan hanya orang orang Partai, kita tetap kerja,” sambungnya.
Sehingga, kata dia, jangan sampai ada ASN Pemkot Bekasi yang mengajukan diri sebagai bakal calon Kepala Daerah. Sebab, hajat Pilkada hanyalah keperluan dari orang-orang Politik.
“Karena apa? Mohon maaf jangan sampai nanti kita belum apa-apa kita berharap. Bagaimana mula jadi pegawai sampai kita pensiun dengan aman dan nyaman selamat. Kecuali takdir Allah,” katanya.
[irp posts=”10069″ ]
“Saya berpesan sekali lagi, jangan ASN ini ngocol (petakilan) kalo kata orang. Kita profesional aja, tetap disiplin dan lainnya. Ya kalau dirinya engga nyalonin diri gapapa, jangan sok sok’an mendeklarasikan diri, mau apa itu engga boleh. Karena hitungannya ASN itu adalah berhenti,” sambungnya.
Atensi yang disampaikannya kepada para ASN, kata dia, agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Terutama (atensi) kepada para Kepala OPD yang masuk sebagai radar dari bursa Pilkada. “Hindarilah politik praktis. Catatannya dia harus berhenti (sebagai ASN, kalau dia ingin maju), Jangan sampai nanti kita belum tentu apa, bikin suasana engga bagus. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap kita jaga,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas
Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok
Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas
Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026
Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan
Belum Final! Dishub Gandeng KAI Kaji Penutupan Perlintasan Grand Mall
APBD 2026 Tercekik, Pemkot Bekasi Evaluasi TPP ASN: Cek Rincian Lengkap per OPD
Skandal Satpol PP Bekasi: 4 Korban Pelecehan Lapor BKPSDM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:55 WIB

Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:09 WIB

Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:07 WIB

Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:21 WIB

Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Belum Final! Dishub Gandeng KAI Kaji Penutupan Perlintasan Grand Mall

Berita Terbaru

Suasana hiruk pikuk lalu lintas yang membelah deretan gedung pencakar langit di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Nama kawasan bisnis paling elite di Indonesia ini diabadikan dari sosok Panglima Besar Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang rela memimpin perang gerilya dari atas tandu dengan kondisi satu paru-paru demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sudirman: Guru Desa Jadi Panglima Gerilya

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x