- Pemkot Bekasi tengah mengebut penyelesaian venue basket dan atletik jelang Porprov Jabar 2026 pada November mendatang.
- Pembangunan Gedung 6 dan Gedung 5 Lantai di Kompleks Stadion Patriot Chandrabhaga telah dinyatakan rampung.
- Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi memperingatkan warga agar tidak melakukan aksi vandalisme.
- Pemeliharaan sarana prasarana merupakan langkah vital untuk mewujudkan visi Bekasi sebagai Kota Sport City.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi saat ini tengah menggenjot penyelesaian sejumlah sarana dan prasarana olahraga berskala besar untuk menyambut ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan bergulir pada bulan November mendatang.
Seiring dengan masifnya pembangunan fisik bernilai miliaran rupiah tersebut, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi mengeluarkan peringatan keras agar seluruh elemen masyarakat turut merawat dan tidak merusak fasilitas publik yang telah didirikan.
Persiapan Maksimal Pemkot Bekasi Menuju Porprov Jabar 2026
Pembangunan infrastruktur olahraga di Kota Bekasi terus dikebut untuk memastikan kesiapan wilayah ini sebagai tuan rumah pesta olahraga tertinggi di Jawa Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Investasi infrastruktur ini diharapkan tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan acara, tetapi juga sukses dalam pemanfaatan jangka panjang bagi warga.
Apa Saja Venue Olahraga yang Sedang Diselesaikan Pemkot Bekasi?
Pemkot Bekasi saat ini berfokus merampungkan venue khusus untuk Cabang Olahraga (Cabor) Basket dan Atletik.
Sebelumnya, progres signifikan terlihat dari rampungnya pembangunan Gedung 6 dan fasilitas 5 Lantai di area Kompleks Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.
Terselesaikannya infrastruktur pendukung ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem atlet yang mumpuni jelang bergulirnya kompetisi.
Mengapa Disperkimtan Kota Bekasi Sangat Mengkhawatirkan Vandalisme?
Pembangunan sarana yang memakan anggaran dan waktu bertahun-tahun jelas membutuhkan kesadaran kolektif warga dalam segi perawatan.
Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, menekankan urgensi peran aktif masyarakat agar tidak menodai pembangunan yang telah susah payah direalisasikan oleh pemerintah.
”Ya, jadi kami harapkan sebetulnya untuk GOR Terpadu. Bagi fasilitas olahraga yang sudah kita bangun hampir 3 sampai 4 tahun ini. Kita bertahap memperbaiki dan membangun GOR, supaya masyarakat juga bisa mempergunakan dengan baik,” kata Widayat Subroto Hardi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (12/08/2026).
Bagaimana Dampak Kerusakan Fasilitas Jelang Event Berskala Provinsi?
Kerusakan akibat aksi vandalisme seperti coretan liar tidak hanya merugikan wajah kota secara estetika, tetapi juga menghambat visi besar menjadikan kawasan ini sebagai Kota Sport City.
Fasilitas tersebut sejatinya dibangun untuk mencetak bibit-bibit atlet lokal dan dimanfaatkan bagi kebugaran masyarakat dalam jangka panjang.
”Karena memang ini untuk masyarakat, hanya saja memang harus dijaga. Jangan ada kegiatan seperti merusak fasilitas umum berupa coret-coretan dan sebagainya itu yang harus dijaga betul, supaya tidak cepat rusak lah, dan tetap indah pada posisinya,” tuturnya.
Keberhasilan Kota Bekasi dalam menyukseskan Porprov Jabar 2026 tentu tidak hanya diukur dari seberapa megah bangunan fisik yang berdiri, melainkan juga dari tingkat kedewasaan warganya dalam merawat dan menjaga aset daerah dari tangan-tangan jahil.
Baca terus perkembangan berita pemerintahan dan politik lokal secara tajam dan akurat hanya di RakyatBekasi.Com.
Bagikan artikel ini, tinggalkan komentar Anda di bawah, dan pastikan Anda mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [sini] agar selalu update dengan informasi terkini!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















