Poin Utama:
- Total Jemaah: Sebanyak 4.400 Calon Jemaah Haji (Calhaj) mengikuti persiapan, terdiri dari 3.700 jalur KBHU dan 700 jalur mandiri.
- Jadwal Keberangkatan: Kota Bekasi ditunjuk sebagai kloter pertama pemberangkatan Embarkasi Jakarta-Bekasi untuk wilayah Jawa Barat.
- Sejarah Baru: Pelaksanaan Haji 2026 menjadi perdana di bawah naungan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang kini berstatus mandiri.
- Fokus Kesehatan: Calhaj diimbau menjaga pola tidur dan makan mengingat jadwal operasional haji sudah dekat.
Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Bekasi mengimbau ribuan Calon Jemaah Haji (Calhaj) untuk memprioritaskan kebugaran fisik menjelang musim haji tahun 2026.
Imbauan ini disampaikan mengingat Kota Bekasi dijadwalkan menjadi kelompok terbang (kloter) pertama yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Jakarta-Bekasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Calhaj Kota Bekasi Wajib Menjaga Kebugaran Fisik?
Kesiapan fisik menjadi syarat mutlak mengingat operasional keberangkatan haji akan segera dimulai dalam waktu dekat.
Hal ini ditegaskan selepas Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (FK KBHU) Kota Bekasi menggelar kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk meningkatkan stamina para jemaah.
”Karena waktu tidak lama lagi operasional keberangkatan akan segera dimulai. Apalagi Kota Bekasi ini ditunjuk sebagai kloter pertama pemberangkatan dari Embarkasi Jakarta Bekasi untuk Jawa Barat,” ucap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bekasi, Rian Fauzi, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (25/01/2026).
Menurut Rian, menjaga pola tidur yang teratur dan asupan gizi seimbang sangat krusial agar jemaah tidak mengalami kelelahan dini sebelum puncak ibadah di Tanah Suci.
Berapa Jumlah Calon Jemaah Haji Kota Bekasi Tahun 2026?
Antusiasme masyarakat Kota Bekasi untuk menunaikan rukun Islam kelima tahun ini sangat tinggi.
Berdasarkan data peserta kegiatan jalan sehat dan senam kebugaran tersebut, tercatat sekitar 4.400 calon jemaah haji yang sedang dalam masa persiapan.
Rincian komposisi jemaah tersebut adalah:
- 3.700 Jemaah: Tergabung dalam Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBHU).
- 700 Jemaah: Belum tergabung dalam KBHU atau berangkat melalui Jalur Mandiri.
Apa Perbedaan Pelaksanaan Haji Tahun 2026 dengan Sebelumnya?
Tahun 2026 menjadi tonggak sejarah baru karena pelaksanaan ibadah haji dikelola langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah yang telah berdiri sebagai lembaga mandiri, terpisah dari Kementerian Agama.
Perubahan nomenklatur ini diharapkan membawa peningkatan kualitas pelayanan bagi para jemaah.
”Ini sejarah baru, mudah-mudahan kami semua di Kementerian Haji Kota Bekasi berjalan lancar untuk pelaksanaan Ibadah Haji. Mohon dukungannya dari semua pihak, agar bisa melaksanakan tugas dan fungsi kami sebaik-baiknya agar penyelenggaraan haji berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang kita harapkan semua,” sambungnya.
Apa Harapan Pemerintah Terhadap Kualitas Jemaah Haji?
Selain kelancaran ritual ibadah, Kemenhaj Kota Bekasi menekankan pentingnya menjaga kemabruran haji pasca kepulangan.
Rian Fauzi menegaskan bahwa tantangan terbesar bagi seorang haji adalah mempertahankan kualitas ibadah dan perilaku setelah kembali ke tanah air.
”Terutama bukan hanya sukses ritual hajinya, tetapi kami mencoba berusaha untuk menjaga kemabrurannya setelah kepulangan dari tanah suci, ini yang paling berat,” pungkasnya.
Dengan persiapan fisik yang matang dan dukungan manajemen baru dari Kementerian Haji dan Umrah, diharapkan seluruh jemaah asal Kota Bekasi dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan prosedur haji, dapat memantau pengumuman resmi di kantor kecamatan setempat atau portal resmi pemerintah.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



































