Libatkan Zeni Tempur TNI AD, Jembatan Amblas di Kemang Pratama Mulai Diperbaiki Hari Ini

- Jurnalis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Aceng Solahudin.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Aceng Solahudin.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi melaporkan bahwa perbaikan Jembatan Kemang Pratama, yang amblas setelah diterjang banjir kiriman air dari wilayah Bogor pada Senin (03/03/2025) lalu, mulai dikerjakan pada Sabtu (08/03/2025) hari ini.

Pelaksanaan perbaikan ini dilakukan secara darurat dan sementara, dengan melibatkan pasukan Zeni Tempur (Zipur) TNI AD.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Pratikno, telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk mengevaluasi tingkat kerusakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Aceng Solahudin, menyampaikan bahwa survei awal telah dilakukan pada Jumat (07/03/2025) kemarin oleh personel Zipur.

“Zipur (Zeni Tempur) sudah melakukan survei hari ini. Ada sekitar 10 meter kerusakan yang terdampak. Rencananya, perbaikan akan mulai dilakukan besok (Sabtu, 08/03),” ujar Aceng saat ditemui rakyatbekasi.com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi.

Aceng menambahkan bahwa tim Zipur yang terlibat berjumlah sekitar satu pleton, atau sekitar 100 personel, sesuai dengan laporan sementara yang diterima.

Pelaksanaan perbaikan sementara ini diperkirakan akan berlangsung selama 10 hari ke depan, dalam status tanggap darurat.

“Insyaallah, mulai besok (hari ini) pasukan Zipur akan turun langsung ke lokasi,” lanjutnya.

Kondisi Terkini dan Penanganan Wilayah yang Terdampak Banjir

Selain fokus pada perbaikan Jembatan Kemang Pratama, DBMSDA Kota Bekasi juga mengoordinasikan upaya tanggap darurat di sejumlah kecamatan yang masih terdampak banjir.

Aceng menjelaskan bahwa terdapat lima kecamatan yang menjadi prioritas penanganan, yakni Jatiasih, Bekasi Selatan, Bekasi Utara, Bekasi Timur, dan Bantargebang.

“Kami sedang membersihkan sampah dan lumpur yang tertinggal akibat banjir. Informasi dari camat setempat menunjukkan bahwa lima kecamatan ini masih terdampak. Namun, wilayah Bekasi Barat sudah mulai surut dan relatif bersih,” ungkap Aceng.

Proses tanggap darurat ini akan dilakukan hingga 10 hari ke depan, dengan fokus utama pada pembersihan dan pemulihan infrastruktur.

Pemerintah juga mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat curah hujan yang tinggi diperkirakan akan kembali terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Dampak Banjir dan Upaya Pemulihan

Berdasarkan data dari Pemerintah Kota Bekasi, banjir yang melanda wilayah tersebut mengakibatkan dampak signifikan, dengan 132 titik banjir di delapan kecamatan.

Sebanyak 23 ribu kepala keluarga (KK), atau sekitar 61 ribu warga, terdampak oleh bencana ini. Sementara itu, jumlah korban jiwa belum dilaporkan secara rinci.

Kondisi saat ini menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah yang terdampak banjir telah surut, meskipun masih menyisakan lumpur yang perlu dibersihkan.

Pemerintah Kota Bekasi juga bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengoordinasikan pemulihan jaringan listrik di kawasan terdampak, yang saat ini secara bertahap mulai dinyalakan kembali.

Dengan kerja sama antara Pemerintah Kota Bekasi, TNI AD, dan instansi terkait lainnya, diharapkan penanganan bencana banjir serta perbaikan infrastruktur dapat berjalan dengan cepat dan efektif, sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal. Pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan upaya mitigasi bencana di masa mendatang.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x