Ketua PAC Pemuda Pancasila Bekasi Selatan Ngaku Acara Tahun Baru Rp44 Juta Termasuk Santunan Anak Yatim

- Jurnalis

Jumat, 27 Desember 2024 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rencana anggaran biaya kegiatan malam tahun baru PAC PP Bekasi Selatan.

Rencana anggaran biaya kegiatan malam tahun baru PAC PP Bekasi Selatan.

Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi menyatakan bahwa Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP Bekasi Selatan, ED, telah menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan internal organisasi atas perilakunya yang viral di media sosial.

Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah beredarnya surat perencanaan anggaran pergantian tahun baru yang dilakukan oleh PAC PP Bekasi Selatan.

Dalam surat perencanaan tersebut, yang diterima oleh Redaksi RakyatBekasi.com, tertera rincian anggaran yang akan digunakan untuk berbagai kegiatan acara, seperti pembuatan proposal, amplop, sewa tenda, sewa kursi, dekorasi, hingga biaya untuk live dangdut. Total anggaran yang diajukan untuk acara malam tahun baru tersebut mencapai Rp 44 juta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi telah memanggil yang bersangkutan, ED, dan telah diberikan sanksi administrasi,” ucap Ketua MPC PP Kota Bekasi, Ariyes Budiman, melalui keterangan resminya yang diterima RakyatBekasi.com, Jumat (27/12/2024).

Ariyes menjelaskan bahwa setelah dikonfirmasi, ED selaku Ketua PAC PP Bekasi Selatan mengaku bahwa proposal tersebut sifatnya sukarela dan tidak memaksa para pelaku usaha.

“Dirinya menyebut bahwa kegiatan tersebut termasuk santunan anak yatim dan pengajian rutin tahunan. Namun, tidak dirinci dalam proposal. ED telah membuat video klarifikasi dan meminta maaf kepada masyarakat yang merasa dirugikan,” sambungnya.

Dalam hal ini, ED menyatakan bahwa ia telah memerintahkan panitia untuk menarik kembali proposal yang telah diedarkan sesuai dengan jumlah proposal yang telah dikeluarkan oleh panitia acara.

“Sekaligus, ED meminta maaf kepada warga masyarakat dan organisasi Pemuda Pancasila karena viralnya proposal tersebut. Dirinya siap menerima sanksi yang diberikan organisasi dalam rangka pembinaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Untung Riswanji, menambahkan bahwa pihaknya belum menerima laporan apapun terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh ormas tersebut.

“Tidak ada laporan dari masyarakat ataupun warga ataupun pengusaha,” terangnya saat dihubungi secara terpisah.

Untung juga menyarankan kepada masyarakat agar mengabaikan surat tersebut jika dimintai sejumlah anggaran oleh pihak ormas.

“Ya kalau memang itu (ada), abaikan dan laporkan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan tidak ada lagi oknum yang menyalahgunakan nama organisasi untuk kepentingan pribadi. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan tindakan serupa.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x