LSM Jampidkor Duga Lelang Proyek Building Management GTB Akal-Akalan Dinas Lingkungan Hidup

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aroma Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Ilustrasi aroma Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Lelang proyek Building Management Gedung Teknis Bersama Pemerintah Kota Bekasi yang digelar untuk ketiga kalinya menimbulkan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Perubahan persyaratan dalam lelang tersebut diduga menguntungkan salah satu perusahaan, yaitu PT. Elang Nusa Talenta.

PT. Elang Nusa Talenta sebelumnya telah menggarap proyek Building Management pada tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan tersebut juga memperoleh proyek yang sama dengan mekanisme penunjukan langsung oleh PPK Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi untuk periode Januari dan Februari 2025 dengan nilai Rp200 juta.

Dugaan KKN dalam lelang proyek building management ini menimbulkan kekhawatiran tentang transparansi dan keadilan dalam proses lelang.

Pihak berwenang diharapkan dapat melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan bahwa proses lelang tersebut berjalan secara adil dan transparan.

Ketua LSM Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi dan Anti Korupsi (JAMPIDKOR), Mansyur, mengatakan bahwa lelang proyek building management Gedung Teknis Bersama hanya akal-akalan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi untuk memenangkan PT. Elang Nusa Talenta.

Menurut Mansyur, pada lelang pertama bulan Desember 2024, PT. Elang Nusa Talenta gagal memenuhi syarat administrasi.

Namun, perusahaan tersebut tetap memperoleh proyek building management melalui mekanisme penunjukan langsung.

Pada lelang ketiga ini, PT. Elang Nusa Talenta menjadi perusahaan yang paling besar peluangnya untuk memenangkan lelang karena syarat administrasi telah disesuaikan oleh panitia.

Mansyur melanjutkan bahwa proses lelang yang memasuki masa pembuktian dokumen menyisakan tiga peserta dari total 28 perusahaan, yaitu PT. Elang Nusa Talenta, PT. Eka Mega Cipta, dan PT. Putratama Satya Bhakti.

Namun, dirinya menyebut kemungkinan hanya PT. Elang Nusa Talenta yang diundang untuk pembuktian dokumen.

“Undangan pasti hanya satu, ya kita sudah tahu siapa yang menang. Jelas ini terarah dalam setiap prosesnya,” kata Mansyur.

Mansyur mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, seperti melapor ke Kejaksaan untuk mendalami berbagai dugaan KKN dalam proyek Building Management.

“Kita pantau sampai selesai, hasilnya kan menjadi resume JAMPIDKOR untuk diserahkan ke pihak berwajib,” katanya.

Dugaan KKN ini menimbulkan kekhawatiran tentang integritas proses lelang proyek Building Management dan transparansi dalam pengelolaan proyek-proyek pemerintah.

Diharapkan pihak berwenang dapat melakukan investigasi mendalam untuk memastikan bahwa lelang dilakukan secara adil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Visited 1444 times, 1 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas
PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026
Tegas! Pemkot Bekasi Larang ASN Ngonten di Jam Kerja Pakai Atribut Dinas
Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan
Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega
Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air
Calon Kepala Puskesmas di Kota Bekasi Wajib Miliki STR dan Sertifikasi Izin Praktik
Wacana CFD Alun-Alun Hasibuan Mandek, Dishub Belum Beri Restu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:30 WIB

6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:08 WIB

PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:24 WIB

Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:10 WIB

Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega

Senin, 8 Juni 2026 - 22:32 WIB

Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air

Berita Terbaru

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, dan jajaran pejabat terkait memamerkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) berpredikat WTP usai prosesi penyerahan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (09/06/2026).

Parlementaria

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:42 WIB

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal kepada wartawan usai dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (08/06/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Masuk Istana, Said Iqbal Jamin Hak Demo Buruh Tak Dikebiri

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x