Poin Utama:
- Sebuah mobil pribadi nekat menerobos jalur pejalan kaki (jogging track) di Alun-alun M. Hasibuan, Bekasi Selatan, pada Minggu (24/05/2026) sore.
- Kendaraan minibus bernopol B 2633 FQT tersebut diduga kuat sengaja digunakan untuk latihan mengemudi di fasilitas publik milik Pemkot Bekasi.
- Satpol PP Kota Bekasi merespons cepat dengan memperketat penjagaan dan mengecam keras tindakan warga yang menyalahgunakan fasilitas olahraga.
Lemahnya pengawasan fasilitas publik kembali menjadi sorotan setelah sebuah mobil pribadi nekat menerobos masuk ke area jogging track di Alun-alun M. Hasibuan, Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan.
Insiden memalukan yang terjadi pada Minggu (24/05/2026) sore ini menuai kritik tajam dari warga, lantaran area tersebut murni diperuntukkan bagi pejalan kaki dan aktivitas olahraga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kendaraan berjenis Daihatsu Sigra hitam dengan pelat nomor B 2633 FQT itu tampak leluasa berkeliling memutari lintasan lari.
Diduga kuat, pengemudi memanfaatkan lengangnya penjagaan dari petugas kawasan untuk menggunakan fasilitas publik tersebut sebagai arena latihan menyetir.
Mengapa Mobil Bisa Masuk ke Jogging Track Alun-alun Bekasi?
Kejadian ini memicu pertanyaan besar terkait standar pengamanan dari dinas terkait di lingkungan Pemkot Bekasi.
Warga setempat sangat menyayangkan mudahnya akses masuk bagi kendaraan roda empat ke area yang seharusnya steril tersebut.
Fasilitas olahraga yang dibangun untuk masyarakat ini seharusnya bebas dari kendaraan bermotor guna menjamin kenyamanan dan keselamatan warga yang sedang berekreasi.
Berikut adalah fakta di lapangan terkait insiden tersebut:
- Kendaraan Terlibat: Minibus Daihatsu Sigra Hitam
- Nomor Polisi: B 2633 FQT
- Lokasi Insiden: Jogging Track Alun-alun M. Hasibuan, Margajaya, Bekasi Selatan
- Waktu Kejadian: Minggu (24/05/2026) Sore
Apa Tanggapan Satpol PP Kota Bekasi Terkait Insiden Ini?
Menanggapi kelengahan ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi berjanji akan langsung mengevaluasi dan memperketat pengamanan di lokasi kejadian.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP Kota Bekasi, Robbie Adriansyah Putra, menegaskan komitmen jajarannya untuk kembali meningkatkan penjagaan.
”Dan kepada masyarakat juga harus mengerti lokasi peruntukkan bahwa lokasi jogging track bukan untuk latihan belajar menyetir, hal dasar seperti itu masa iya tidak mengerti,” kata Robbie Adriansyah Putra kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (25/05/2026).
Lebih lanjut, pihaknya menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk merawat fasilitas publik dan tidak menggunakannya di luar peruntukan yang sah.
”Iya, pengamanan objek vital seperti alun-alun yang digunakan masyarakat untuk sarana olahraga menjadi perhatian khusus dalam pengawasannya,” kata Robbie.
Insiden masuknya mobil ke jalur lari ini menjadi alarm keras bagi Pemkot Bekasi agar tidak abai dalam menjaga aset daerah.
Fasilitas publik yang memadai harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Bagaimana pendapat Anda tentang kejadian ini? Apakah pengawasan di fasilitas umum Kota Bekasi sudah maksimal? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan pastikan untuk membagikan artikel ini agar kesadaran menjaga fasilitas publik semakin meningkat. Baca terus update berita seputar Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














