ASN “Alergi” Plat Merah? Satpol PP Bekasi Ancam Tarik Mobil Dinas!

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deretan mobil dinas berwarna hitam yang terparkir di kawasan Gedung Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat.

Deretan mobil dinas berwarna hitam yang terparkir di kawasan Gedung Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat.

Poin Utama:

  • ​Satpol PP Kota Bekasi memberikan ultimatum 14 hari bagi ASN yang nekat mengganti plat merah kendaraan dinas menjadi plat hitam/putih (pribadi).
  • ​Sanksi tegas menanti oknum membandel berupa rekomendasi pencabutan hak pinjam pakai kendaraan ke BPKAD Pemkot Bekasi.
  • ​Modus utama penyamaran plat dinas ini diduga kuat untuk memfasilitasi pelesiran atau liburan pribadi saat akhir pekan.
  • ​Masyarakat diimbau proaktif melapor ke Call Center 112 jika menemukan penyalahgunaan aset daerah di jalanan.

​Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi resmi menebar ancaman tegas bagi oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bekasi yang nekat menyulap plat merah kendaraan dinasnya menjadi plat pribadi.

Tak main-main, tenggat waktu 14 hari diberikan untuk mengembalikan plat nomor ke wujud aslinya sebelum sanksi pencabutan kendaraan diberlakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah kritis ini diambil menyusul maraknya temuan penyalahgunaan aset daerah yang diduga kuat demi kepentingan liburan pribadi.

​Apa Sanksi Jika ASN Pemkot Bekasi Tetap Pakai Plat Pribadi di Mobil Dinas?

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sudjana, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan menindak oknum yang seolah “alergi” memamerkan identitas resmi aset daerah tersebut. Teguran keras menjadi langkah awal sebelum palu sanksi diketuk.

​Sanksi terberat yang menanti para pelanggar adalah pencabutan hak pakai kendaraan dinas secara permanen.

​”Makanya kita berikan peneguran pertama, di mana peneguran tersebut diupayakan agar para pelanggar ini diminta untuk mengganti platnya sesegera mungkin,” kata Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sudjana kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lingkungan Kantor Pemkot Bekasi, Selasa (21/04/2026).

​Jika dalam kurun waktu 14 hari teguran tersebut diabaikan, Satpol PP akan langsung berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkot Bekasi.

Surat rekomendasi pencabutan akan diterbitkan bagi oknum pejabat yang masih membandel mempertahankan plat palsunya.

​”Kita minta ke BPKAD untuk surat pencabutan, setelah kita dapati berulang berarti pencabutan. Apabila selama 14 hari atau secara berulang melakukan kesalahan, secara terus menerus,” tegas Nesan.

​Mengapa Fenomena Merubah Plat Merah Kendaraan Dinas Sering Terjadi?

​Modus klasik di balik hilangnya plat merah ini sering kali bermuara pada hasrat kepentingan pribadi, terutama saat akhir pekan atau hari libur nasional.

Para oknum diduga sengaja mengganti plat kendaraan dinas agar lebih leluasa menggunakan fasilitas negara tanpa harus menanggung rasa malu atau pantauan tajam publik.

​”Di mana saat libur biasanya kendaraan dinas itu dipakai untuk liburan. Padahal sekarang pemantauan dari masyarakat dan stakeholder lainnya mungkin sudah tahu mana mobil plat dinas mana bukan, mobil pemerintah atau bukan,” urai Nesan.

​Untuk menekan dan memberantas praktik culas ini, Satpol PP membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya.

Masyarakat yang memergoki aksi penyamaran aset daerah ini di jalanan diimbau untuk tidak diam saja.

Berikut adalah jalur pengaduan yang bisa dimanfaatkan warga:

  • ​Mengirimkan pesan atau aduan melalui platform media sosial resmi milik Satpol PP Kota Bekasi.
  • ​Menghubungi layanan Call Center 112 Pemkot Bekasi (Bebas Pulsa).
  • ​Melampirkan bukti foto yang jelas beserta rincian lokasi spesifik kejadian (misalnya terlihat melintas di Jalan Ahmad Yani atau terparkir di kawasan perbelanjaan Rawalumbu).

​Sudah saatnya aset negara yang dibeli menggunakan keringat dan uang rakyat digunakan sebagaimana mestinya, bukan disamarkan demi memuluskan agenda pelesiran keluarga oknum pejabat.

Pengawasan ketat lintas elemen ini diharapkan mampu mengembalikan marwah Pemkot Bekasi sekaligus mendisiplinkan mental para pemegang kendaraan dinas.

​Apakah Anda pernah melihat langsung mobil dinas Pemkot Bekasi yang tiba-tiba “berubah wujud” menggunakan plat hitam di jalan raya?

Jangan ragu untuk membagikan artikel ini agar semakin banyak warga yang proaktif mengawasi, dan suarakan laporan atau pendapat kritis Anda di kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta
Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027
Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:14 WIB

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:19 WIB

Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x